by

Puluhan Warga Geruduk Kantor Polsek Pabuaran, Ini Penyebabnya

Teropongistana.com – Puluhan warga dari Kampung Pasir Buah, Desa Pamiang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, geruduk kantor Polsek Pabuaran.

 

Menurut informasi dari Tokoh Masyarakat, Kampung Pasir Buah, Suwardi, bahwasannya datang ke kantor Polsek Pabuaran, karena ingin menutut keadilan.

 

Sebab, kata dia, telah meresahkan masyarakat, dengan kejadian maling sering terjadi.

 

Apalagi, sambungnnya, kali ini sang pemilik rumah menjadi seorang tersangka, dan di bawa ke Polsek Pabuaran.

 

“Dengan alasan minjem, dan sudah 2 kali. Makannya, tadi sekitar 80 warga pada pukul 09:00 Wib sampai 12:00 Wib geruduk kantor Polsek Pabuaran,” ungkap Suwardi kepada wartawan, saat di temui di Kampung Pasir Buah, Sabtu 18 Juni 2022.

 

Lanjut Suwardi, hasilnya musyawarah itupun, pihak Polsek Pabuaran berjanji akan mengurus permasalahan yang terjadi, dan diselesaikan.

 

“Tadi, Pak Kanit berjanji ingin musyawarah dengan pelapor. Kanit akan menyerahkan ke warga dan pihak terlapor, seandainnya, masalah ini buntu,” jelas Suwardi.

 

Sementara itu, Pemilik Rumah, yang berada di Kampung Pasir Buah, Desa Pamiang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang, Hasanuddin menjelaskan kronologi, lantaran para warga geruduk kantor Polsek Pabuaran.

 

“Kejadian awal, pada Setengah 2, hari Rabu tanggal 25 Mei 2022. Saat itu, saya belum tidur lagi di kamar, mendengar ada suara megang jendela rumah saya,” kata Hasanuddin.

 

Kemudian, kata Hasanuddin, langsung keluar rumah, dan di senter kecil.

 

“Saya keluar. Saya tegur, woy. Sudah megang jendela, saya senter. Lari jatuh, lari lagi jatuh lagi. Akhirnya ditangkap, dan ditanyain ini siapa. Eh malah mukulin saya,” ungkapnya.

 

“Akhirnya saya berantem, dan hanya kelihatan botak. Besar tinggi,” tegasnya.

 

Kemudian, kata dia, karena dirinya kelelahan, akhirnnya teriak minta tolong, dan warga pada berdatangan.

 

“Karena lelah, saya minta tolong. Teriak maling maling. Disenter sama warga, akhirnya ngaku tangan ke atas dengan menyebut nama inisial M, dan menyebut yang kenal,” jelasnnya.

 

Namun, Hasanuddin mengakui, dirinnya merasa bingung, karena di laporkan kekerasan dan penganiayaan.

 

Padahal, kata dia, rumah ya yang disantroni oleh inisial M.

 

“Saya berharap, biar musyawarah biasa. Inimah, dari inisial M laporin ke saya. Aneh laporan penganiayaan, dan saya hanya ingin kekeluargaan,” tuturnnya.

 

Diketahui, menurut informasi, inisial M adalah Mantan Kades Pamiang, dan beda kampung dengan pemilik rumah.

 

Tempat tinggal pemilik rumah, berada di Kampung Pasir Buah, RT 05, RW 02.

 

Sedangkan inisiap M, Mantan Kepala Desa Tamiang, di Kampung Cilebak, RT 04, RW 02, dan beda RT.

 

Hingga kinipun, dari pihak Polsek Pabuaran belum ada yang dapat di konfirmasi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed