{"id":219700,"date":"2023-04-29T07:22:58","date_gmt":"2023-04-29T00:22:58","guid":{"rendered":"https:\/\/teropongistana.com\/?p=219700"},"modified":"2023-05-03T00:14:51","modified_gmt":"2023-05-02T17:14:51","slug":"lebaran-topat-tradisi-masyarakat-pulau-lombok-yang-penuh-makna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teropongistana.com\/budaya\/219700\/lebaran-topat-tradisi-masyarakat-pulau-lombok-yang-penuh-makna\/","title":{"rendered":"Lebaran Topat Tradisi Masyarakat Pulau Lombok Yang Penuh Makna"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\"><span class=\"s1\"><strong><em>Teropongistana.com Nusa Tenggara Barat &#8211;<\/em> <\/strong>Lebaran Idul Fitri tak hanya pada tanggal 1 Syawal saja, tetapi masih berlanjut hingga seminggu ke depan. Ada Lebaran Adat di Bayan dan lebaran topat di Lombok.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Biasanya tradisi lebaran Idul Fitri di Indonesia dirayakan dengan dua sesi. Pertama tradisi silaturahmi dengan menyantap kue-kue lebaran. Kedua tradisi makan ketupat yang biasa diadakan seminggu kemudian.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tradisi tersebut dikenal dengan sebutan lebaran ketupat. Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi tersebut dengan berbagai sebutan dan makna tersendiri. Begitupun dengan warga di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Di Lombok tradisi tersebut dikenal dengan sebutan lebaran topat dan tidak semua warga pulau Lombok merayakannya hanya beberapa Kabupaten saja. Tradisi tersebut dilaksanakan dengan berdoa bersama di masjid (Roah\/dzikir) dan menyantap ketupat bersama-sama. Lebaran topat memiliki filosofi bagi masyarakat Lombok.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Berikut 4 fakta unik mengenai tradisi lebaran topat di Pulau Lombok :<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">1. Apa itu Lebaran Topat?<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kata topat\/tupat dalam bahasa Sasak artinya adalah ketupat. Jadi, lebaran topat dapat diartikan sebagai lebaran ketupat. Lebaran topat merupakan tradisi makan ketupat yang ada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tradisi yang satu ini sudah dilakukan secara turun temurun. Biasanya lebaran topat dilaksanakan satu minggu setelah hari raya Idul Fitri. <\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Lebaran topat juga bisa dilaksanakan setelah menunaikan puasa sunnah Syawal selama 6 hari berturut-turut. Masyarakat Lombok mengenal tradisi ini dengan sebutan lebaran kedua. Dalam tradisi ini, masyarakat melakukan serangkaian agenda.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">2. Ziarah Makam<\/span><\/strong><\/p>\n<div id=\"attachment_219705\" style=\"width: 730px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-219705\" class=\"size-full wp-image-219705\" src=\"https:\/\/teropongistana.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/517FF500-5F9E-4FE9-8DE1-BCCDB9D4B3A5.jpeg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" title=\"\"><p id=\"caption-attachment-219705\" class=\"wp-caption-text\">Ziarah makan<\/p><\/div>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Salah satu agenda yang dilakukan dalam tradisi lebaran topat adalah mengunjungi makam untuk berziarah. Di sana masyarakat Lombok mendoakan agoota keluarga ataupun leluhur penyebar agam Islam di Lombok.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Berziarah dilakukan pada pagi hari, biasanya lokasi makam pada saat lebaran tobat dipadati oleh masyarakat setempat. Biasanya makam yang sering dikunjungi adalah makan Bintaro dan makam Loang Baloq.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain berdoa, masyarakat juga mencuci kepala mereka dengan air yang telah disediakan. Hal tersebut dimaksudkan agar mereka mendapat keberkahan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Kemudian, ada juga tradisi mencukur rambut anak bayi. Tradisi tersebut diyakini akan menjadikan bayi tersebut menjadi anak yang sholeh dan sholehah dan menjadi orang yang berhasil saat dewasa.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">3. Mengunjungi Pantai dan Berebut Ketupat Raksasa<\/span><\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-219703\" src=\"https:\/\/teropongistana.com\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/7E9DC817-CB6C-49B2-99C7-AFE5EB10C611.jpeg\" alt=\"\" width=\"4032\" height=\"3024\" title=\"\"><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Setelah selesai ke pemakaman, masyarakat Lombok kemudian berpindah tempat ke tempat-tempat rekreasi seperti taman atau pantai. Namun, yang paling sering dijadikan titik kumpul adalah pantai.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Di sana, masyarakat sudah membawa bekal berupa makanan ketupat lengkap dengan lauknya. Maka tak heran suasana pantai di Lombok saat lebaran topat sangat ramai oleh wisatawan lokal.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Selain makan bekal yang telah dibawa, di sana juga tersedia ketupat raksasa atau disebut juga ketupat agung.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Jadi, ratusan ketupat dibentuk menggunung. Saat itulah, masyarakat setempat berebut ketupat tersebut. Sebelum perebutan ketupat, Bupati setempat dipersilahkan mengambil terlebih dahulu sebagai simbol tradisi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><strong><span class=\"s1\">4. Filosofi Lebatan Topat<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Setiap tradisi di suatu tempat pasti memiliki filosofi. Begitupun dengan tradisi lebaran topat. Topat atau ketupat sendiri merupakan simbol perayaan hari raya Islam di Jawa sejak pemerintah Demak pada awal abad ke-15.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Pada lebaran topat, ketupat melambangkan nafsu dunia yang dibungkus dengan hati nurani. Sementara anyaman daun kelapa melambangkan tentang kompleksitas masyarakat yang harus diikat dengan tali silaturahmi.<\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Bentuk ketupat yang jajar genjang persegi diceritakan sebagai arah kiblat atau mata angin. Beras menggambarkan nafsu birahi. Jadi, lebaran topat berarti menyambut keberhasilan muslim menjaga nafsunya. (<em><strong>Nanang<\/strong><\/em>)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongistana.com Nusa Tenggara Barat &#8211; Lebaran Idul Fitri tak hanya pada tanggal 1 Syawal saja,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":219707,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2911],"tags":[3874,3875,3876],"class_list":["post-219700","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-budaya","tag-lebaran-topat-tradisi","tag-masyarakat-pulau-lombok","tag-penuh-makna"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/219700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/comments?post=219700"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/219700\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media\/219707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media?parent=219700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/categories?post=219700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/tags?post=219700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}