{"id":221340,"date":"2023-05-30T12:25:00","date_gmt":"2023-05-30T05:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/teropongistana.com\/?p=221340"},"modified":"2023-05-30T12:25:00","modified_gmt":"2023-05-30T05:25:00","slug":"lahirnya-varian-baru-kristen-muhammadiyahsimak-penjelasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teropongistana.com\/daerah\/221340\/lahirnya-varian-baru-kristen-muhammadiyahsimak-penjelasannya\/","title":{"rendered":"Lahirnya Varian Baru Kristen Muhammadiyah,Simak Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #993300;\"><strong>TeropongIstana.com,<\/strong><\/span> <em><strong>Jakarta<\/strong><\/em> | Kiprah Muhammadiyah yang semakin kosmopolis melahirkan varian baru, yaitu Kristen Muhammadiyah alias KrisMuha.<\/p>\n<p>Varian baru ini merujuk pada orang Kristen yang menjadi simpatisan Muhammadiyah.<\/p>\n<p>Fenomena unik ini berdasarkan penelitian yang dilakukan Abdul Mu\u2019ti dan Fajar Riza Ulhaq yang kemudian disusun dalam buku utuh dengan judul Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan.<\/p>\n<p><em><strong>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/teropongistana.com\/fk-umsu-terus-cetak-dokter-islami-demi-hadapi-persaingan-era-global\/\">FK UMSU Terus Cetak Dokter Islami Demi Hadapi Persaingan Era Global<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<p>Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tertarik dengan buku ini dan menggelar acara bedah buku.<\/p>\n<p>Bekerjasama dengan Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, acara bedah buku ini digelar pada pada Senin (22\/05) di Kantor Kemendikbudristek, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta.<\/p>\n<p>Menurut Ketua LKKS PP Muhammadiyah, Fajar Riza Ulhaq, buku ini menggambarkan situasi toleransi di daerah-daerah terpencil di Indonesia, terutama di daerah 3 T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal).<\/p>\n<p>Daerah-daerah pinggiran Indonesia yang dimaksud adalah Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT); Serui, Papua, dan Putussibau, Kalimantan Barat (Kalbar).<\/p>\n<p><em><strong>Ini Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/teropongistana.com\/mendag-zulkifli-hasan-hadir-di-musda-muhammadiyah-bogor\/\">Mendag Zulkifli Hasan Hadir di Musda Muhammadiyah Bogor<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<p>Menurut Fajar, fenomena munculnya varian KrisMuha dapat dijelaskan oleh adanya interaksi yang intens antara siswa-siswa Muslim dan Kristen dalam lingkungan pendidikan di sekolah Muhammadiyah.<\/p>\n<p>Namun, perlu dicatat bahwa interaksi tersebut tidak menghilangkan identitas mereka sebagai penganut agama Kristen yang taat.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak menduga ketertarikan dan antusiasme masyarakat (pembaca) terhadap karya ini masih sedemikian besar hingga saat ini, meskipun buku ini pernah diterbitkan 2009 silam.<\/p>\n<p>Inilah kontribusi Muhammadiyah dalam membangun generasi Indonesia yang lebih toleran, inklusif, dan terbiasa hidup bersama dalam perbedaan\u201d, ucap Fajar.<\/p>\n<p><em><strong>Ini Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/teropongistana.com\/imm-fai-umsu-gelar-paket-dakwah-ramadhan-di-karo\/\">IMM FAI UMSU Gelar Paket Dakwah Ramadhan Di Karo<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<p>Selain itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu\u2019ti menyampaikan bahwa pada awalnya, buku ini diterbitkan pada tahun 2009 namun kurang detail dalam hal data-data.<\/p>\n<p>Menurut Mu`ti, buku yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas (Kompas Gramedia) telah mengalami penyempurnaan yang komprehensif dan juga telah diperbaiki dengan baik.<\/p>\n<p>\u201cTerutama pada bagian bab dua dalam buku ini dijelaskan tentang akar pluralisme dalam pendidikan Muhammadiyah di tingkat akar rumput\u201d, kata Mu&#8217;ti.\u00a0<em>(Deni\/red)\u00a0<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TeropongIstana.com, Jakarta | Kiprah Muhammadiyah yang semakin kosmopolis melahirkan varian baru, yaitu Kristen Muhammadiyah alias&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":221342,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3411],"tags":[3019,4355,4353,2998,4354],"class_list":["post-221340","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","tag-aktivis-muhammadiyah","tag-kitab","tag-kristen","tag-muhammadiyah","tag-varian-baru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/221340","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/comments?post=221340"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/221340\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media\/221342"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media?parent=221340"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/categories?post=221340"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/tags?post=221340"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}