{"id":230126,"date":"2025-03-10T02:40:29","date_gmt":"2025-03-09T19:40:29","guid":{"rendered":"https:\/\/teropongistana.com\/?p=230126"},"modified":"2025-03-10T02:40:29","modified_gmt":"2025-03-09T19:40:29","slug":"bahlil-revisi-ulang-disertasi-level-universitas-indonesia-dipertanyakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teropongistana.com\/nasional\/230126\/bahlil-revisi-ulang-disertasi-level-universitas-indonesia-dipertanyakan\/","title":{"rendered":"Bahlil Revisi Ulang Disertasi, Level Universitas Indonesia Dipertanyakan?"},"content":{"rendered":"<p><strong>Teropongistana.com Jakarta<\/strong> &#8211; Peneliti Prof Felix Zulhendri, ikut menanggapi kasus penangguhan kelulusan program doktoral Bahlil Lahadalia di Universitas Indonesia (UI).<\/p>\n<p>Prof Felix membagikan pandangannya melalui akun Thread @felix.zulhendri.phd tentang mahasiswa doktoral Universitas Indonesia yang lulus cumlaude hanya dalam waktu 1 tahun 8 bulan.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: left;\">Disertasi yang dibuat Bahlil ketahuan tidak beres dan memakai cara yang aneh-aneh. Meski demikian, pihak Universitas Indonesia hanya meminta Bahlil membuat atau merevisi disertasinya.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&#8220;Ohhhh. jadi di sini lah level Universitas Indonesia. Mahasiswa doktoral lulus cumlaude 1 tahun 8 bulan,&#8221; tulis Felix, dikutip Threads Sabtu, (8\/3\/2025).<\/p>\n<blockquote><p>Tidak hanya status kelulusan dengan rentan waktu yang sangat singkat, namun Felix juga menyoroti hal di baliknya.<\/p><\/blockquote>\n<p>&#8220;Ketahuan ga beres dan pake yang aneh-aneh, bukan cuman salah mahasiswanya, tapi tim supervisinya juga seperti promotor, examiners dan lain-lain,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Jadi inilah level Universitas Indonesia, Gua jadi tahu.. Very Good,&#8221; pungkasnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Diketahui sebelumnya bahwa Bahlil Lahadalia telah meraih gelar dokter dalam program studi Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia. Bahlil lulus dengan predikat Cumlaude dalam waktu 1 tahun 8 bulan.<\/p>\n<blockquote><p>Adapun sidang terbuka promosi doktor Bahlil dilakukan pada Rabu, (16\/10\/2024).<\/p><\/blockquote>\n<p>Bahlil juga diketahui mengikuti program doktoral di Sekolah Kajian Strategik dan Global (SKSG) UI.<\/p>\n<blockquote><p>Namun karena adanya isu plagiat atas disertasinya, sehingga seorang warganet mencoba mengecek disertasi Bahlil menggunakan Turnitin.<\/p><\/blockquote>\n<p>Hasil dari Turnitin menunjukkan jika similarity index disertasi Bahlil mencapai 95 persen dengan karya milik Mahasiswa asal UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.<\/p>\n<blockquote><p>Dengan bukti tersebut, UI memutuskan untuk menangguhkan kelulusan dokter Bahlil Lahadalia. Keputusan ini diambil UI setelah melaksanakan rapat koordinasi organ UI<\/p><\/blockquote>\n<p>Keputusan ini berdasarkan rilis yang dikirimkan Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UI, KH Yahya Cholil Staquf diterima tepatnya Rabu, 13 November 2024.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Mengingat langkah-langkah yang telah diambil oleh UI, kelulusan BL mahasiswa Program Doktor (S3) SKSG ditangguhkan, mengikuti peraturan rektor Nomor 26 Tahun 2022, selanjutnya akan mengikuti keputusan sidang etik,&#8221; Rilis Yang dikirim KH Yahya Cholil.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sontak unggahan Felix menuai ratusan tanggapan dan like, beberapa setuju dengan pendapat Felix.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Yang aneh itu hukumannya kayak ga berani padahal yang dilakukan itu sangat fatal sekali, seharusnya di DO atau cabut gelar bukan revisi\/ditangguhkan. Bau-bau kepentingan banget,&#8221; komentar netizen.<\/p><\/blockquote>\n<p>&#8220;Katanya kampus keren, integritas, gara-gara dikendalikan oleh elit politik jadi jatuh marwahnya,&#8221; komentar lainnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongistana.com Jakarta &#8211; Peneliti Prof Felix Zulhendri, ikut menanggapi kasus penangguhan kelulusan program doktoral Bahlil&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":230127,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1026],"tags":[5960,6562,6540,6538],"class_list":["post-230126","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-bahlil-lahadalia","tag-disertasi-bahlil","tag-guru-besar-universitas-indonesia","tag-universitas-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/230126","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/comments?post=230126"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/230126\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media\/230127"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media?parent=230126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/categories?post=230126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/tags?post=230126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}