{"id":238851,"date":"2026-04-27T06:46:38","date_gmt":"2026-04-26T23:46:38","guid":{"rendered":"https:\/\/teropongistana.com\/?p=238851"},"modified":"2026-04-27T06:46:38","modified_gmt":"2026-04-26T23:46:38","slug":"ribuan-eks-pekerja-sritex-berharap-negara-ambil-alih-dan-jadikan-perusahaan-sebagai-bumn-tekstil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teropongistana.com\/headline\/238851\/ribuan-eks-pekerja-sritex-berharap-negara-ambil-alih-dan-jadikan-perusahaan-sebagai-bumn-tekstil\/","title":{"rendered":"Ribuan Eks Pekerja Sritex Berharap Negara Ambil Alih dan Jadikan Perusahaan Sebagai BUMN Tekstil"},"content":{"rendered":"<p><strong>Teropongistana.com Sukoharjo<\/strong> \u2013 Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan May Day yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, suasana haru sekaligus harapan baru menyelimuti hati ribuan mantan pekerja PT Sri Rejeki Isman Tbk atau yang lebih akrab disebut Sritex. Bagi mereka, momen yang biasanya dirayakan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan hak-hak kaum pekerja, kali ini menjadi waktu yang tepat untuk merenung sekaligus menyampaikan aspirasi mendasar yang telah lama menggantung tanpa kejelasan.<\/p>\n<p>Sebanyak 8.475 orang yang pernah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktu mereka untuk memajukan perusahaan tekstil raksasa yang berpusat di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini, hingga saat ini masih berada dalam situasi yang tidak menentu. Sejak berhentinya seluruh aktivitas operasional dan produksi yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir, kehidupan mereka seolah kehilangan arah. Sumber penghidupan yang selama ini menjadi tumpuan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari keluarga, membiayai pendidikan anak-anak, hingga mempersiapkan masa depan, tiba-tiba terhenti begitu saja. Banyak di antara mereka yang kini harus berjuang mencari nafkah dengan cara yang tidak pasti, sementara nasib aset dan keberlangsungan perusahaan tempat mereka bekerja selama puluhan tahun masih belum menemukan titik terang penyelesaiannya.<\/p>\n<p>Di tengah keprihatinan dan ketidakpastian yang dirasakan, harapan besar kini kembali menguat menjelang peringatan May Day 2026. Para mantan pekerja menyampaikan permohonan yang tulus kepada pemerintah pusat untuk segera turun tangan mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan yang dianggap sangat krusial ini. Menurut mereka, satu langkah strategis yang dinilai paling tepat dan mampu memberikan solusi menyeluruh adalah dengan melakukan proses pengambilalihan atau akuisisi terhadap seluruh aset dan aspek usaha Sritex.<\/p>\n<p>Jika proses tersebut terealisasi, para mantan pekerja berharap perusahaan yang pernah menjadi kebanggaan industri nasional ini nantinya akan dikelola sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak khusus di sektor industri tekstil dan produk turunannya. Mereka juga menaruh harapan agar proses pengelolaan dan pengembangan ke depan dapat dilakukan melalui Danantara, lembaga pengelola investasi negara yang dibentuk pemerintah untuk mengelola aset-aset strategis milik bangsa agar lebih berdaya guna dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.<\/p>\n<p>Mewakili seluruh aspirasi rekan-rekannya, Koordinator Forum Eks Pekerja Sritex Sukoharjo, Agus Wicaksono, menyampaikan bahwa harapan ini bukan sekadar keinginan pribadi atau kelompok semata, melainkan tuntutan yang berlandaskan pada nilai-nilai keadilan dan kewajiban negara untuk melindungi kepentingan rakyatnya.<\/p>\n<p>\u201cSelama puluhan tahun kami bekerja dengan penuh kesetiaan, keringat dan tenaga kami kami curahkan untuk memajukan perusahaan ini hingga menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Banyak dari kami yang menghabiskan masa muda, bahkan sampai pensiun, di sini. Jadi wajar jika kami merasa sangat kehilangan dan prihatin ketika akhirnya perusahaan ini berhenti beroperasi,\u201d ujar Agus dengan nada penuh haru.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, Sritex bukan hanya sekadar tempat bekerja, melainkan telah menjadi bagian dari sejarah hidup ribuan keluarga, serta menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya.<\/p>\n<p>\u201cKetika perusahaan ini berhenti, bukan hanya kami sebagai pekerja yang menderita, tetapi juga para pedagang, pemilik jasa transportasi, dan berbagai lapisan masyarakat lainnya yang selama ini bergantung pada roda ekonomi yang digerakkan oleh Sritex. Oleh karena itu, kami melihat pengambilalihan oleh negara adalah solusi yang paling tepat dan berkelanjutan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Agus, dengan dijadikannya Sritex sebagai BUMN di bawah pengelolaan Danantara, masa depan perusahaan akan lebih terjamin karena dikelola dengan prinsip-prinsip profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.<\/p>\n<p>\u201cKami percaya bahwa pemerintah memiliki kemampuan dan sumber daya yang cukup untuk menghidupkan kembali perusahaan ini. Jika nanti dikelola oleh negara, kami yakin aset-aset yang masih berharga tidak akan dibiarkan rusak atau terbengkalai. Bahkan, industri tekstil yang merupakan sektor strategis akan semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa langkah ini juga akan membuka kembali lapangan pekerjaan yang hilang, sehingga kesejahteraan ribuan keluarga dapat dipulihkan kembali.<\/p>\n<p>\u201cBagi kami, ini bukan sekadar masalah mendapatkan pekerjaan kembali, tetapi juga tentang pengakuan atas kontribusi yang telah kami berikan. Negara hadir untuk melindungi rakyatnya, dan kami berharap hal ini dapat dibuktikan melalui kebijakan yang berpihak kepada kami,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Agus juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini menjadi momen yang sangat tepat untuk menyampaikan aspirasi tersebut, karena hari tersebut menjadi simbol perjuangan dan pemenuhan hak-hak kaum pekerja.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap, May Day tahun ini tidak hanya menjadi hari untuk berkumpul dan menyampaikan orasi, tetapi juga menjadi titik awal di mana pemerintah mendengar dan mewujudkan harapan kami. Kami siap untuk bekerja sama dan memberikan kontribusi terbaik kami jika perusahaan ini nantinya beroperasi kembali di bawah naungan negara,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Para eks pekerja menilai, langkah ini bukan sekadar upaya menyelamatkan satu entitas usaha semata, melainkan juga bentuk kepedulian negara terhadap keberlangsungan industri strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Sritex dikenal sebagai salah satu pelopor industri tekstil yang telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah sangat besar, tidak hanya dari wilayah Sukoharjo saja, tetapi juga dari daerah-daerah sekitarnya. Jika perusahaan ini berhasil dikelola kembali dengan baik di bawah naungan negara, maka diharapkan akan tercipta lapangan pekerjaan baru, mengembalikan roda perekonomian di wilayah tersebut, sekaligus menjaga keberlanjutan warisan industri yang telah dibangun dengan kerja keras selama puluhan tahun.<\/p>\n<p>Selain itu, mereka juga berpendapat bahwa pengelolaan oleh negara akan menjamin prinsip keadilan dan kesejahteraan dapat ditegakkan dengan baik. Seluruh kepentingan yang ada, baik dari sisi usaha maupun dari sisi tenaga kerja, akan mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, aset-aset berharga yang dimiliki perusahaan tidak akan dibiarkan rusak atau terabaikan, melainkan akan dikelola secara profesional demi kemajuan bangsa dan negara.<\/p>\n<p>Bagi para mantan pekerja, permohonan ini merupakan wujud rasa percaya mereka bahwa negara hadir untuk melindungi dan memperjuangkan nasib seluruh warganya, termasuk mereka yang telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun sektor industri tanah air. Mereka berharap peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini tidak hanya diisi dengan seremonial atau orasi semata, tetapi benar-benar menjadi titik balik yang melahirkan kebijakan dan tindakan nyata yang mampu mengakhiri masa-masa sulit yang selama ini mereka alami.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, mereka masih menunggu tanggapan dan kepastian langkah yang akan diambil oleh pemerintah, seraya terus berdoa dan berharap agar aspirasi yang telah disampaikan ini segera mendapatkan perhatian serius dan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah yang tepat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongistana.com Sukoharjo \u2013 Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan May&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":238852,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5622,1026,1],"tags":[8804,8759,8803],"class_list":["post-238851","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-nasional","category-news","tag-hari-buruh-sedunia","tag-may-day","tag-pekerja-sritex"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/238851","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/comments?post=238851"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/238851\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":238853,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/238851\/revisions\/238853"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media\/238852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media?parent=238851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/categories?post=238851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/tags?post=238851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}