{"id":239886,"date":"2026-05-28T13:16:22","date_gmt":"2026-05-28T06:16:22","guid":{"rendered":"https:\/\/teropongistana.com\/?p=239886"},"modified":"2026-05-28T13:16:22","modified_gmt":"2026-05-28T06:16:22","slug":"utang-pln-terus-menggunung-cba-manajemen-tenang-karena-yakin-negara-yang-tanggung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teropongistana.com\/nasional\/239886\/utang-pln-terus-menggunung-cba-manajemen-tenang-karena-yakin-negara-yang-tanggung\/","title":{"rendered":"Utang PLN Terus Menggunung, CBA: Manajemen Tenang Karena Yakin Negara yang Tanggung"},"content":{"rendered":"<p><strong>Teropongistana.com Jakarta<\/strong> &#8211; Kondisi keuangan PT PLN (Persero) kembali menjadi sorotan publik setelah utang perusahaan listrik negara itu disebut telah menembus angka Rp804,2 triliun pada 2025. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berada di level Rp736,4 triliun.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif\u00a0Center For Budget Analysis,\u00a0Uchok Sky Khadafi, menilai manajemen PLN terlihat terus menambah beban utang tanpa menunjukkan tanda-tanda pengereman yang jelas.<\/p>\n<p>\u201cDirut PLN seperti mengemudikan kendaraan raksasa yang remnya hilang entah ke mana. Kendaraan bernama PLN ini terus melaju kencang menuju jurang, tapi penumpang dan sopirnya malah terlihat tenang,\u201d ujar Uchok Sky dalam keterangannya, Rabu (27\/5\/2026).<\/p>\n<p>Menurut catatan CBA, tren penambahan utang PLN masih terus berlangsung sepanjang 2026. Pada 3 Februari 2026, PLN menerbitkan obligasi berupa Global Medium Term Notes dengan nilai maksimal USD500 juta untuk tenor lima tahun dan USD1 miliar untuk tenor sepuluh tahun.<\/p>\n<p>Tidak berhenti di situ, pada 24 Februari 2026, perusahaan disebut menandatangani perjanjian kredit modal kerja dengan\u00a0PT Bank ICBC Indonesia\u00a0senilai Rp4 triliun.<\/p>\n<p>Kemudian pada 9 Maret 2026, PLN juga menandatangani pinjaman berbasis hasil atau Result Based Loan (RBL) untuk program percepatan transisi energi bersih Indonesia tahap pertama bersama\u00a0KfW\u00a0sebesar USD302 juta.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pada 20 April 2026, PLN kembali meneken perjanjian pinjaman belanja modal dengan\u00a0PT Bank Maspion Indonesia Tbk\u00a0senilai Rp1 triliun.<\/p>\n<p>Uchok menilai, besarnya utang tersebut kontras dengan sikap manajemen yang dinilai tetap tenang menghadapi tekanan keuangan perusahaan. Menurut dia, ketenangan itu muncul karena adanya keyakinan bahwa pemerintah akan tetap menjadi penyangga utama PLN.<\/p>\n<p>\u201cManajemen PLN punya alibi bahwa perusahaan memiliki cadangan fasilitas kredit memadai, adanya jaminan pemerintah untuk pembayaran utang bank terkait, dan pendapatan subsidi dari pemerintah Indonesia atas penyediaan listrik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menyebut alasan tersebut justru menunjukkan adanya potensi pengalihan tanggung jawab kepada negara apabila kondisi keuangan PLN memburuk di masa mendatang.<\/p>\n<p>\u201cLogikanya sederhana, kalau perusahaan tidak kuat bayar maka pemerintah yang tanggung. Kalau akhirnya bangkrut karena utang menumpuk, bebannya kembali ke negara,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Uchok, pola tersebut berpotensi membebani masyarakat karena pada akhirnya tanggung jawab keuangan akan kembali menggunakan dana negara yang bersumber dari pajak rakyat.<\/p>\n<p>\u201cManajemen bebas berutang, bebas ekspansi dan membuat proyek. Tetapi ketika tagihan datang atau keuangan ambles, tanggung jawab akhirnya kembali ke negara dan rakyat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongistana.com Jakarta &#8211; Kondisi keuangan PT PLN (Persero) kembali menjadi sorotan publik setelah utang perusahaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":236835,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1026],"tags":[7188,613],"class_list":["post-239886","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-cba","tag-pln"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/239886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/comments?post=239886"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/239886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":239887,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/posts\/239886\/revisions\/239887"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media\/236835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/media?parent=239886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/categories?post=239886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teropongistana.com\/ti-json\/wp\/v2\/tags?post=239886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}