Menu

Mode Gelap
Silaturahmi Makin Erat, Muslim Suryadi Gerakkan FKDM Menuju Indonesia Maju Tolak Kambing Hitam, Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Dirut KAI Dinonaktifkan Padahal Suara Rakyat, BaraNusa Desak Pemerintah Wujudkan Sekolah Gratis Viral Video Pria Berbaju Putih Tarik Upeti PKL Parung: Ke Mana Satpol PP Rakyat Terhimpit Ekonomi, Stafsus Bamsoet Malah Pamer Jet Pribadi Momentum Baru Kejaksaan Jabar, Kajati Lantik Asisten Intel dan Kajari Cirebon

Internasional

Jepang Tawarkan Hadiah Bagi Pendatang Asing yang Berniat Menetap di Pedesaannya


					Keterangan foto : Suasana Pedesaan yang dekat dengan alam berada di Jepang, (Sabtu, 18/1/2025) Perbesar

Keterangan foto : Suasana Pedesaan yang dekat dengan alam berada di Jepang, (Sabtu, 18/1/2025)

TeropongIstana.com, Jakarta | Jepang menawarkan insentif uang sebesar 4,8 juta yen [sekitar Rp 495 juta] bagi mereka yang mau pindah dan menetap di desa-desa untuk membantu revitalisasi daerah pedesaan yang mulai sepi.

Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan pedesaan yang ditinggalkan penduduk muda yang lebih memilih tinggal di kota-kota besar seperti Tokyo dan Kyoto. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan baru bagi pendatang, tetapi juga bisa memberikan dorongan ekonomi bagi desa-desa tersebut.

Beberapa daerah yang bisa dipilih untuk mengikuti program ini termasuk desa nelayan Takahama di Fukui, yang terkenal dengan keindahan pantainya, dan kawasan pegunungan Shimokawa-cho di Hokkaido, tempat di mana Anda bisa menikmati hidup dekat dengan alam. Dengan kesempatan ini, Anda bisa memulai petualangan baru sambil memberikan dampak positif pada ekonomi lokal.

Populasi Jepang pada tahun 2023 adalah 124.370.947 jiwa. Angka ini diperkirakan akan menurun menjadi 105.123.167 jiwa pada tahun 2050.

Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai populasi Jepang:

1. Populasi Jepang terus mengalami penurunan sejak 15 tahun sebelumnya (2015).

2. Populasi anak di Jepang mengalami penurunan selama 43 tahun berturut-turut.

3. Populasi Jepang mengalami penurunan akibat turunnya angka kelahiran.

4. Kepadatan penduduk Jepang pada tahun 2024 adalah 339 orang per Km2.

Baca Lainnya

Minta Damai Ditolak Trump, Iran Terdesak Ekonomi Hancur dan Industri Lumpuh

30 April 2026 - 18:12 WIB

Minta Damai Ditolak Trump, Iran Terdesak Ekonomi Hancur Dan Industri Lumpuh

Reorientasi Strategi Ekonomi di Selat Malaka

27 April 2026 - 18:20 WIB

Paradoks Jalur Urat Nadi Dunia Selat Malaka Merupakan Urat Nadi Perdagangan Global Yang Memikul Beban 25% Distribusi Komoditas Dunia, Namun Bagi Indonesia Posisi Strategis Ini Menghadirkan Paradoks Antara Kedaulatan Wilayah Dan Kemanfaatan Ekonomi. Sebagai Pemilik Garis Pantai Terpanjang, Indonesia Justru Terjebak Dalam Peran &Quot;Penjaga Gerbang&Quot; Yang Memikul Tanggung Jawab Besar Atas Keamanan Jalur Dari Ancaman Pirasi Serta Risiko Kerusakan Ekologis Akibat Limbah Kapal. Sayangnya, Beban Operasional Yang Menjadi Cost Center Bagi Apbn Ini Tidak Berbanding Lurus Dengan Keuntungan Finansial, Karena Status Selat Sebagai Jalur Pelayaran Internasional Membatasi Otoritas Negara Untuk Memungut Retribusi Langsung, Sementara Nilai Tambah Ekonomi Justru Tersedot Ke Pelabuhan Negara Tetangga Yang Memiliki Ekosistem Layanan Lebih Mapan.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Tokyo

12 April 2026 - 22:56 WIB

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto Ke Tokyo Awal April Ini Bukan Sekedar Kunjungan Kehormatan Diplomasi Biasa Atau Sekedar Seremoni “Kulon Newun” Pemimpin Baru. Ini Bukan Merupakan Hal Yang Baru Dalam Kemitraan Ini, Indonesia-Japan Maritime Forum (Ijmf) Yang Di Luncurkan Sejak 2016 Menjadi Wadah Rutin Bagi Kedua Negara Dalam Membahas Isyu Sensitive Dan Strategis
Trending di Internasional