Menu

Mode Gelap
MataHukum ke Presiden Prabowo: Copot Bahlil, Rakyat Tercekik BBM Naik Janji Dihapus, Nyatanya Dikukuhkan Permenaker Baru Dinilai Legitimasi Outsourcing Uchok Khadafi: Sepatu Rp700 Ribu Kemensos Simbol Ketidakpedulian Silaturahmi Makin Erat, Muslim Suryadi Gerakkan FKDM Menuju Indonesia Maju Tolak Kambing Hitam, Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Dirut KAI Dinonaktifkan Padahal Suara Rakyat, BaraNusa Desak Pemerintah Wujudkan Sekolah Gratis

Nasional

Sosok Andi Suci yang Kini Jabat Direktur Penindakan JAM Pidmil Kejagung


					Keterangan foto : Jaksa Agung Muda Pidana Militer (JAM-Pidmil) Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho melantik Kolonel Cpm Andi Suci Agustiansyah sebagai Direktur Penindakan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer di Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kamis 2 Januari 2025. Perbesar

Keterangan foto : Jaksa Agung Muda Pidana Militer (JAM-Pidmil) Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho melantik Kolonel Cpm Andi Suci Agustiansyah sebagai Direktur Penindakan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer di Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kamis 2 Januari 2025.

Teropongistana.com Jakarta – Jaksa Agung Muda Pidana Militer (JAM-Pidmil) Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho melantik Kolonel Cpm Andi Suci Agustiansyah sebagai Direktur Penindakan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer di Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kamis 2 Januari 2025.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 tanggal 6 Desember 2024 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 347 Tahun 2024 tanggal 17 Desember 2024.

Dalam prosesi pelantikan tersebut, JAM-Pidmil menyampaikan apresiasi tinggi kepada pejabat sebelumnya, Laksamana Pertama TNI Effendy Maruapey atas pengabdian dan dedikasi beliau selama menjabat

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Laksamana Pertama TNI Effendy Maruapey, yang telah membawa kemajuan signifikan bagi organisasi kami. Sekaligus, kami menyambut Kolonel Cpm Andi Suci Agustiansyah untuk melanjutkan perjuangan dan pembangunan yang telah dirintis,” kata Jampidmil dalam keteranganya, Kamis 2 Januari 2025.

Pelantikan ini menandai pentingnya regenerasi dan penyegaran dalam struktur organisasi untuk mendukung pencapaian tujuan.

“Mutasi dan promosi bukan hanya tentang pergantian posisi, tetapi juga penyegaran ide dan semangat baru yang diharapkan dapat memperkuat tim,” ucap Jampidmil.

Sebagai Direktur Penindakan, Kolonel Cpm Andi Suci Agustiansyah akan memegang peran vital dalam penanganan perkara koneksitas, termasuk memastikan kecermatan, integritas, dan dedikasi dalam setiap tugas yang dijalankan.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho juga menekankan pentingnya komunikasi, kolaborasi, dan peningkatan profesionalitas untuk memperkuat organisasi.

“Saya berharap Saudara dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kehati-hatian, menjaga dedikasi serta integritas. Laksanakan sumpah jabatan yang telah diucapkan dengan sebaik-baiknya,” pesan JAM-Pidmil kepada pejabat.

Acara pelantikan ini dihadiri para pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAM PIDMIL). Suasana khidmat terasa dalam setiap rangkaian acara, mencerminkan komitmen organisasi terhadap penegakan hukum dan keadilan.

Dengan bergabungnya Kolonel Cpm Andi Suci Agustiansyah, diharapkan organisasi JAM PIDMIL akan semakin solid dan mampu menjawab tantangan di masa depan. JAM-Pidmil menutup prosesi pelantikan dengan harapan seluruh insan organisasi dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Sebagai Direktur Penindakan Jampidmil, Andi memiliki peran strategis dalam melaporkan tugas-tugasnya kepada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (Jampidmil), yang merupakan bagian dari Kejaksaan RI.

Jampidmil saat ini dijabat oleh Mayor Jenderal TNI Mokhamad Ali Ridho. Dalam tugasnya, Kolonel Cpm Andi menunjukkan komitmen tinggi terhadap penegakan hukum dan pengabdian kepada bangsa.

Kolonel Cpm Andi Suci Agustiansyah menjadi perhatian publik saat dipercaya sebagai Komandan Upacara pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI. Upacara tersebut, yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara, dan Panglima TNI. Acara itu menjadi momen bersejarah bagi Andi Suci.

Tidak hanya itu, Andi juga kerap tampil sebagai inspektur upacara di berbagai kegiatan penting lainnya. Salah satunya adalah saat ia menjabat sebagai Dirbinlidpamfik Puspomad, di mana ia memimpin upacara bendera rutin setiap hari Senin di Mapuspomad, Jakarta.

Baca Lainnya

MataHukum ke Presiden Prabowo: Copot Bahlil, Rakyat Tercekik BBM Naik

5 Mei 2026 - 15:21 WIB

Jakarta — Aliansi Muda Garuda Indonesia (Ampgi) Mohamad Menyatakan Bahwa Presiden Prabowo Subianto Sudah Saatnya Mengambil Langkah Tegas Dengan Melakukan Reshuffle Kabinet. Menurut Mereka, Sejumlah Menteri Di Kabinet Saat Ini Justru Menjadi Penghambat Jalannya Pemerintahan Yang Efektif Dan Berintegritas. “Presiden Harus Berani Melepaskan Diri Dari Bayang-Bayang Pemerintahan Sebelumnya. Kabinet Saat Ini Perlu Dibersihkan Dari Tokoh-Tokoh Yang Lebih Sering Membuat Kegaduhan Ketimbang Bekerja Untuk Rakyat,” Tegas Perwakilan Ampgi Mohamad Dalam Pernyataan Resminya, Rabu (22/5). Ampgi Menyoroti Beberapa Nama Yang Dinilai Tidak Menunjukkan Kinerja Optimal Dan Justru Lebih Menonjolkan Kepentingan Pribadi. Salah Satu Yang Menjadi Sorotan Adalah Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia. “Bahlil Kerap Menciptakan Panggung Untuk Dirinya Sendiri, Terkesan Lebih Sibuk Membangun Citra Pribadi Ketimbang Fokus Menjalankan Tugas Negara. Ini Menjadi Beban Bagi Presiden Prabowo,” Lanjutnya. Ampgi Juga Menyatakan Bahwa Reshuffle Bukan Hanya Menjadi Kebutuhan Politik, Tetapi Juga Menjadi Sinyal Penting Bahwa Presiden Prabowo Adalah Pemimpin Yang Mandiri Dan Bukan Sekadar Penerus Kebijakan Pemerintahan Sebelumnya. “Kami Mendesak Agar Menteri-Menteri Yang Terlalu Lekat Dengan Kepentingan Masa Lalu Segera Digantikan Oleh Profesional Yang Kompeten Dan Paham Terhadap Tugas Pokoknya. Jangan Sampai Publik Menganggap Presiden Prabowo Hanya Sekadar Simbol Atau ‘Boneka Politik’,” Pungkasnya.

Janji Dihapus, Nyatanya Dikukuhkan Permenaker Baru Dinilai Legitimasi Outsourcing

5 Mei 2026 - 15:10 WIB

Janji Dihapus, Nyatanya Dikukuhkan Permenaker Baru Dinilai Legitimasi Outsourcing

Uchok Khadafi: Sepatu Rp700 Ribu Kemensos Simbol Ketidakpedulian

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

Uchok Khadafi: Sepatu Rp700 Ribu Kemensos Simbol Ketidakpedulian
Trending di Nasional