Menu

Mode Gelap
Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja 1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

Nasional

Membangun Masa Depan Pesantren Vokasional, FPTP Gelar Forum Strategis


					Foto (Istimewah). Perbesar

Foto (Istimewah).

Teropongistana.com Jakarta— Menindaklanjuti hasil Konferensi Internasional Transformasi Pesantren, Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) yang diketuai oleh KH Saifullah Mashum menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama mitra strategis: SMK Mitra Industri Bekasi, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, dan Kementerian Perindustrian. FGD ini diselenggarakan di ruang kerja Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinasi Kesejahteraan Rakyat, Jakarta, Rabu (16/7).

FGD ini merupakan bagian dari langkah konkret FPTP untuk memperluas jejaring transformasi pesantren agar terhubung langsung dengan ekosistem pendidikan vokasi dan industri. KH Saefullah Maksum menekankan pentingnya membangun sinergi antara pesantren, sekolah vokasi, dan dunia usaha agar lulusan pesantren tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga produktif secara ekonomi.

“Pesantren tidak boleh tertinggal. Kita ingin pesantren menjadi pusat pembentukan SDM unggul yang mampu menjawab tantangan zaman, termasuk dalam sektor manufaktur dan teknologi. Karena itu, kami hadirkan mitra-mitra strategis seperti Toyota dan SMK Mitra Industri yang sudah terbukti mampu menjembatani dunia pendidikan dan industri,” ujar KH Saefullah Maksum.

Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal membuka FGD ini dengan dukungan penuh inisiatif ini. Ia menilai transformasi pesantren harus dibarengi dengan integrasi kurikulum vokasi dan perluasan jejaring kerja sama dengan sektor industri.

“Ini bukan lagi wacana, tapi langkah nyata. Sinergi ini akan mempercepat lahirnya pesantren vokasi yang mencetak santri unggul, mandiri, dan relevan dengan kebutuhan industri,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PKB KH Maman Imanulhaq menambahkan bahwa pesantren dan SMK bisa menjadi pilar utama pendidikan berbasis karakter dan keterampilan. Ia mendorong agar kementerian teknis seperti Kemenperin dan Kemendikbudristek secara aktif mendukung pesantren dalam membangun infrastruktur pendidikan vokasi yang adaptif dan aplikatif.

FGD ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh Fraksi PKB DPR RI seperti Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid, Abdul Halim Iskandar, Ida Fauziah, Anggia Erma Rini, Dita Indah Sari, Yanuar Prihatin, Lalu Hadrian Ifrani, dan Nur Nadlifah. Semua pihak sepakat bahwa integrasi pesantren dengan pendidikan vokasi dan dunia usaha merupakan jalan strategis menuju kemandirian ekonomi umat dan daya saing bangsa.

Toyota dan SMK Mitra Industri menyampaikan praktik baik kolaborasi mereka, termasuk program magang, sertifikasi industri, dan keterlibatan guru tamu dari dunia usaha. Dirjen Vokasi dan Kemenperin pun menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung akselerasi transformasi pesantren berbasis vokasi.

Baca Lainnya

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar

PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

9 Januari 2026 - 14:29 WIB

Pemuda Pemudi Bela Negara Republik Indonesia (Ppbn Ri) Pada Jumat
Trending di Nasional