Menu

Mode Gelap
Harga Satuan Rp2,2 Miliar per Unit, Kesesuaian Mobil Derek Dishub DKI Dipertanyakan Kasus Penyekapan Bandung Ditangkap, Wakil Ketua Komisi III DPR: Hukum Seberat-beratnya Diduga Dimobilisasi, BaraNusa Minta Usut Sumber Dana Aksi Pro MBG di Depok Jamin Kualitas, Tim Kodam III Siliwangi Periksa Program Pembangunan di Pandeglang ​ Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis

Nasional

Direktur P3S Soroti Kasus Penabrakan Ojol, Minta Reformasi Manajemen Polri


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta — Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai manajemen Polri perlu segera dibenahi menyusul insiden penabrakan seorang pengemudi ojek online oleh kendaraan yang dikendarai anggota Brimob saat aksi demonstrasi berlangsung.

“Saya kira manajemen Polri harus dirubah, termasuk mindset mereka. Tindakan brutal saat demo ini menambah panjang catatan hitam Polri,” ujar Jerry dalam keterangannya.

Menurutnya, kasus ini bukan yang pertama kali mencoreng institusi kepolisian. Sebelumnya publik juga dihebohkan dengan sejumlah kasus besar seperti pembunuhan Brigadir Joshua oleh Ferdy Sambo, dugaan peredaran narkoba yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa, penembakan siswa SMK di Semarang oleh Aipda Robiq, hingga kasus pembunuhan ibu kandung di Cileungsi yang dilakukan Aipda Nikson Pangaribuan.

“Polisi yang melakukan tindakan salah harus dihukum atas perbuatannya,” tegas Jerry.

Namun ia juga menyoroti faktor situasional dalam penanganan aksi demonstrasi. “Secara etika situasional, kalau polisi tidak menyelamatkan diri saat demo bisa celaka juga. Tinggal dilihat apakah penabrakan tukang ojol ini disengaja atau tidak,” jelasnya.

Jerry membandingkan peristiwa tersebut dengan tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang akibat tembakan gas air mata. “Itu jelas salah kelola. Jangan sampai Polri terus mengulang kesalahan yang membuat masyarakat kehilangan nyawa,” ujarnya.

Baca Lainnya

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property

24 Juni 2026 - 17:56 WIB

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund Pt Jaya Real Property

Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis

24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Cetak Talenta Dan Dosen Berdaya Saing Global, Adi Jalin Kerja Sama Strategis

Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas

24 Juni 2026 - 17:21 WIB

Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas
Trending di Nasional