Menu

Mode Gelap
Matahukum Kantongi Informasi A1 dari Internal Kemendag, Desak Kejagung Usut Mafia Izin Impor Dua Dirjen Mundur, Matahukum: Gaya Kerja Menteri KemenPKP Bikin Stres ​ Reorientasi Strategi Ekonomi di Selat Malaka Tagih Pajak Door to Door: Jangan Sampai Jadi Pemicu Konflik Baru CBA Desak Audit dan Pemeriksaan, Abdi Rakyat Tegaskan Tarif di Kemenaker Tak Sesuai Tujuan Pelayanan Publik Kapal Pertamina Diawaki Penuh WNA, Matahukum: Minta Komisi VI DPR Panggil Pimpinan dan Kejagung Usut Kesalahan

Nasional

Direktur P3S Soroti Kasus Penabrakan Ojol, Minta Reformasi Manajemen Polri


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta — Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai manajemen Polri perlu segera dibenahi menyusul insiden penabrakan seorang pengemudi ojek online oleh kendaraan yang dikendarai anggota Brimob saat aksi demonstrasi berlangsung.

“Saya kira manajemen Polri harus dirubah, termasuk mindset mereka. Tindakan brutal saat demo ini menambah panjang catatan hitam Polri,” ujar Jerry dalam keterangannya.

Menurutnya, kasus ini bukan yang pertama kali mencoreng institusi kepolisian. Sebelumnya publik juga dihebohkan dengan sejumlah kasus besar seperti pembunuhan Brigadir Joshua oleh Ferdy Sambo, dugaan peredaran narkoba yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa, penembakan siswa SMK di Semarang oleh Aipda Robiq, hingga kasus pembunuhan ibu kandung di Cileungsi yang dilakukan Aipda Nikson Pangaribuan.

“Polisi yang melakukan tindakan salah harus dihukum atas perbuatannya,” tegas Jerry.

Namun ia juga menyoroti faktor situasional dalam penanganan aksi demonstrasi. “Secara etika situasional, kalau polisi tidak menyelamatkan diri saat demo bisa celaka juga. Tinggal dilihat apakah penabrakan tukang ojol ini disengaja atau tidak,” jelasnya.

Jerry membandingkan peristiwa tersebut dengan tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang akibat tembakan gas air mata. “Itu jelas salah kelola. Jangan sampai Polri terus mengulang kesalahan yang membuat masyarakat kehilangan nyawa,” ujarnya.

Baca Lainnya

Matahukum Kantongi Informasi A1 dari Internal Kemendag, Desak Kejagung Usut Mafia Izin Impor

27 April 2026 - 21:34 WIB

Matahukum Kantongi Informasi A1 Dari Internal Kemendag, Desak Kejagung Usut Mafia Izin Impor

Dua Dirjen Mundur, Matahukum: Gaya Kerja Menteri KemenPKP Bikin Stres ​

27 April 2026 - 21:01 WIB

Dua Dirjen Mundur, Matahukum: Gaya Kerja Menteri Kemenpkp Bikin Stres ​

Tagih Pajak Door to Door: Jangan Sampai Jadi Pemicu Konflik Baru

27 April 2026 - 13:12 WIB

Anggota Komisi Xi Dpr Ri Dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Pkb), Marwan Jafar.
Trending di Nasional