Menu

Mode Gelap
Pengamat Minta BIN dan Polri Usut Asal Pendanaan dan Tujuan Sebenarnya Aksi Demo GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran Messi Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Ronaldo Nazario: Pemain Terhebat Sepanjang Masa MTsN 9 Ciamis Tutup Tahun Ajaran dengan Pelepasan Siswa dan Pengukuhan Kenaikan Kelas

Nasional

Wakil Ketua Komisi II DPR Dukung Penggabungan Empat Kecamatan ke Kota Sukabumi


					Teropongistana.com Sukabumi - Wacana penggabungan Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir) ke dalam wilayah Kota Sukabumi masuk babak baru setelah mendapat perhatian langsung dari Komisi II DPR RI.
Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDIP, Aria Bima. Perbesar

Teropongistana.com Sukabumi - Wacana penggabungan Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir) ke dalam wilayah Kota Sukabumi masuk babak baru setelah mendapat perhatian langsung dari Komisi II DPR RI. Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDIP, Aria Bima.

Teropongistana.com Sukabumi – Wacana penggabungan Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir) ke dalam wilayah Kota Sukabumi masuk babak baru setelah mendapat perhatian langsung dari Komisi II DPR RI.

Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDIP, Aria Bima, menegaskan bahwa rencana ini bukan sekadar ekspansi peta, tetapi langkah untuk memastikan layanan publik dan perkembangan wilayah berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat.

Menurut Aria, kajian yang dilakukan Pemkot Sukabumi bersama akademisi, termasuk dari Universitas Gadjah Mada, sudah menyeluruh.

Aspek geografis, sosial, ekonomi, birokrasi, pariwisata, hingga pertanian dipertimbangkan secara detail.

Ia menilai hubungan sosial-ekonomi warga di empat kecamatan tersebut dengan Kota Sukabumi sudah terbentuk kuat, sehingga penggabungan wilayah dianggap logis dan realistis.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan bahwa kota membutuhkan tambahan sekitar 1.500 hektare lahan untuk pengembangan kawasan industri, pertanian, dan pendidikan.

Bergabungnya Susukecir disebut menjadi syarat penting akselerasi ekonomi, perluasan investasi, dan penguatan daya saing kota.

Dengan dukungan Komisi II DPR, pembahasan lanjutan akan digelar bersama Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Meski begitu, keputusan final tetap bergantung pada prosedur hukum, kelengkapan kajian teknis, serta aspirasi masyarakat di wilayah terdampak.

Baca Lainnya

Pengamat Minta BIN dan Polri Usut Asal Pendanaan dan Tujuan Sebenarnya Aksi Demo

19 Juni 2026 - 11:52 WIB

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi Dpr Dan Tunjangan Rp50 Juta

Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun

18 Juni 2026 - 22:40 WIB

Perkuat Pencegahan Dan Pemberantasan Narkoba, Dpr Setujui Tambahan Dana Bnn Rp5,05 Triliun

Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran

18 Juni 2026 - 22:27 WIB

Evaluasi Mbg, Irma Dorong Insentif Sppg Disesuaikan Dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran
Trending di Nasional