Menu

Mode Gelap
Pengamat Minta BIN dan Polri Usut Asal Pendanaan dan Tujuan Sebenarnya Aksi Demo GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran Messi Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Ronaldo Nazario: Pemain Terhebat Sepanjang Masa MTsN 9 Ciamis Tutup Tahun Ajaran dengan Pelepasan Siswa dan Pengukuhan Kenaikan Kelas

Nasional

Padahal Suara Rakyat, BaraNusa Desak Pemerintah Wujudkan Sekolah Gratis


					Keterangan foto : Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, Senin (4/4/2026) Perbesar

Keterangan foto : Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, Senin (4/4/2026)

Teropongistana.com Jakarta – Gelombang penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan menggelar demonstrasi di depan Kementerian Pendidikan, menilai program tersebut telah menyimpang dan menggeser fokus utama dari dunia pendidikan nasional.

Mahasiswa menyoroti adanya potensi pengalihan anggaran pendidikan yang seharusnya dialokasikan untuk peningkatan kualitas guru, perbaikan fasilitas sekolah, dan kesejahteraan tenaga pendidik, justru dialihkan ke program yang dinilai belum jelas arah dan dampaknya.

Merespons aksi tersebut, Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan mahasiswa.

“Kami mendukung penuh aksi mahasiswa ini. Suara mereka adalah representasi kegelisahan rakyat yang tidak boleh didiamkan. Pendidikan adalah hak dasar rakyat, bukan ladang eksperimen kebijakan yang justru mengorbankan masa depan generasi bangsa,” tegas Adi Kurniawan.

Desak Evaluasi Total, Minta MBG Segera Dibubarkan

Menurut Adi, kebijakan MBG harus dievaluasi secara menyeluruh karena dinilai telah mengaburkan substansi pendidikan itu sendiri. Negara, lanjutnya, seharusnya fokus memprioritaskan akses pendidikan yang gratis dan berkualitas mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera membubarkan program MBG. Anggaran pendidikan harus dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan, bukan dialihkan ke program yang tidak menyentuh akar persoalan,” serunya.

Adi juga menyoroti berbagai persoalan klasik yang masih menjadi beban masyarakat, seperti ketimpangan akses dan mahalnya biaya sekolah. Ia menilai momentum kritik ini harus menjadi titik balik bagi pemerintah untuk kembali pada amanat konstitusi.

“Jika negara serius ingin membangun masa depan, maka pendidikan harus menjadi prioritas utama. Bubarkan MBG, wujudkan pendidikan gratis dan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pengamat Minta BIN dan Polri Usut Asal Pendanaan dan Tujuan Sebenarnya Aksi Demo

19 Juni 2026 - 11:52 WIB

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi Dpr Dan Tunjangan Rp50 Juta

Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun

18 Juni 2026 - 22:40 WIB

Perkuat Pencegahan Dan Pemberantasan Narkoba, Dpr Setujui Tambahan Dana Bnn Rp5,05 Triliun

Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran

18 Juni 2026 - 22:27 WIB

Evaluasi Mbg, Irma Dorong Insentif Sppg Disesuaikan Dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran
Trending di Nasional