Teropongistana.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono berharap momentum gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) dapat terus dijaga guna menciptakan stabilitas kawasan serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia.
“Alhamdulillah, rencana damai antara Amerika dan Iran diharapkan membawa dampak positif bagi negara-negara Asia secara keseluruhan, khususnya kawasan Asia Tenggara, serta terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Menurut Dave, konflik di Timur Tengah selama ini telah memengaruhi sejumlah indikator ekonomi, mulai dari nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga harga minyak dunia.
Namun, ia menilai kondisi mulai membaik setelah Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang. Salah satu indikatornya adalah turunnya harga minyak dunia.
“Kita melihat dan merasakan dampaknya. Harga minyak sudah langsung turun. Tadi saya lihat sudah di bawah 70 dolar AS,” katanya.
Dave berharap penurunan harga minyak tersebut segera berdampak positif terhadap penguatan nilai tukar rupiah dan perbaikan kondisi pasar saham nasional. Meski demikian, ia menekankan pentingnya dukungan kebijakan fiskal pemerintah agar stabilitas ekonomi dapat terus terjaga.
“Semoga dalam waktu dekat ini berdampak langsung kepada nilai tukar rupiah terhadap dolar dan kondisi pasar saham, tentu dengan disertai kebijakan-kebijakan fiskal di dalam negeri untuk memastikan situasi kembali stabil,” ujarnya.
Di sisi lain, Dave mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik agar memegang teguh komitmen penghentian serangan sehingga tidak kembali terjadi eskalasi yang dapat mengganggu stabilitas kawasan maupun perekonomian dunia.
“Nah, ini harus juga disertai dengan sekutu-sekutu Amerika, khususnya Israel, jangan sampai melakukan gerakan tambahan. Insya Allah, peran Netanyahu memegang janjinya dan juga Presiden Trump bisa memastikan sehingga tidak ada lagi dinamika yang menggoncangkan dunia,” tutupnya.









