Menu

Mode Gelap
Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam Anggaran OMC DKI Jakarta Naik Tajam, CBA Desak Kejagung Telusuri BNBD dan BMKG FWS Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan di Lebak ke Ranah Hukum Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Inggris dan Swiss Langkah Strategis Indonesia di Mata Dunia Legislator Demokrat Usulkan Lembaga Khusus Awasi Rotasi Jabatan Komisi III DPR RI Setuju Usulan Jaksa Agung Terkait Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Daerah

Gabah Dibeli Rp6.500, Petani Lebak dan Pandeglang Ucapkan Terimakasih Presiden Prabowo


					Keterangan foto : Petani dari Lebak dan Pandeglang, Banten bersyukur pemerintah melalui Perusahaan Umum (Perum) BULOG membeli gabah mereka dengan harga Rp6.500 per kilogram, Jumat (28/2/2025) Perbesar

Keterangan foto : Petani dari Lebak dan Pandeglang, Banten bersyukur pemerintah melalui Perusahaan Umum (Perum) BULOG membeli gabah mereka dengan harga Rp6.500 per kilogram, Jumat (28/2/2025)

Teropongistana.com Lebak – Petani dari Lebak dan Pandeglang, Banten bersyukur pemerintah melalui Perusahaan Umum (Perum) BULOG membeli gabah mereka dengan harga Rp6.500 per kilogram. Kegembiraan itu, telihat ketika Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita ke lokasi menemui petani, Kamis (27/2/2025)

Hal tersebut diceritakan oleh salah seorang petani asal Cikeusik, Pandeglang, Agus (45) tahun. Menurut Agus, hari ini, perasaanya bercampur gembira dan terharu dengan didatangi oleh petinggi dari BULOG yang langsung membeli hasil panen gabah sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Alhamdulilah tadi saya didatangi olen petinggi dari BULOG, beliau langsung membeli harga gabah padi di Kecamatan Cikeusik. Terima kasih Pak Prabowo, Terima kasih Bulog yang telah mau membeli padi dari desa kami,” ucap salah seorang warga Cikeusik Agus saat bercerita, Jumat (28/2/2025)

Namun, Agus tak merinci berapa jumlah ton gabah yang dia jual ke Perum BULOG. Kata Agus untuk jumlah keseluruhan belum dihitung, tapi sekitar puluhan ton ada.

“Untuk harga Rp6.500 per kilogram yang dibeli oleh BULOG. Kami sampai malam ini masih nimbang. Sekitar puluhan ton yang diserap oleh BULOG,” sebut Agus dengan penuh bahagia.

Agus memuji kebijakan pemerintah lewat Perum BULOG yang langsung menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto. Berarti, kata Agus, intruksi dari Presiden sudah dijalankan dengan baik oleh Perum BULOG.

“Berarti intruksi Presiden Prabowo Subianto sudah dijalankan dengan baik oleh Perum BULOG. Semoga daerah lain segera mengikuti. Sukses selalu petani kita,” ucap Agus.

“Alhamdulillah, keluhan petani langsung didengar. Prabowo jos,” tambah Agus.

Hal yang sama dikatakan oleh salah seorang Petani di Wanasalam, Atmo (48) tahun. Menurut Atmo, dia mengaku ikut bahagia, dan juga bersyukur para petani wilayahnya akhirnya tersenyum karena gabah dibeli dengan harga bagus.

“Mantap, kita para petani di Lebak akan komitmen menjaga kualitas gabah agar saling menguntungkan. Senang bercampur lega atas kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah dengan mensejahterakan petani lewat harga beli gabah Rp6.500 per kilogram,” tutur Atmo

Untuk diketahui, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan komitmennya untuk melindungi petani dan mempercepat tercapainya swasembada pangan dengan menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram (kg).

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 14 Tahun 2025 yang menggantikan Keputusan sebelumnya. Selain itu, kebijakan ini juga menghilangkan rafaksi harga gabah, yang selama ini menjadi kendala dalam harga jual gabah petani.

Penetapan HPP GKP yang lebih tinggi diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi petani, sehingga mereka tetap semangat berproduksi untuk mendukung swasembada pangan.

Baca Lainnya

FWS Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan di Lebak ke Ranah Hukum

22 Januari 2026 - 08:53 WIB

Fws Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan Di Lebak Ke Ranah Hukum

Sorotan Anggaran Seragam DPR PBD, Anggota DPD RI Minta Dibuka ke Publik

19 Januari 2026 - 17:52 WIB

Sorotan Anggaran Seragam Dpr Pbd, Anggota Dpd Ri Minta Dibuka Ke Publik

Anak Didik Dikeluarkan, Orang Tua dan Sekolah Saling Buka Kronologi

17 Januari 2026 - 08:51 WIB

Anak Didik Dikeluarkan, Orang Tua Dan Sekolah Saling Buka Kronologi
Trending di Daerah