Menu

Mode Gelap
Uchok Sky Khadafi: Punya Harta Triliunan, Trenggono Jadi Penantang Terkuat Zulhas di PAN Dave Laksono Harap Gencatan Senjata Iran-AS Jaga Stabilitas Ekonomi Global dan Indonesia Gawat, Diduga Tak Berizin Lengkap, Kandang Ayam Broiler di Ciomas Serang Disorot Mahasiswa Matahukum Desak BPK dan KPK Telusuri Penggunaan Fasilitas Negara untuk Partai Politik Ketua DPRD Kota Serang: SiLPA APBD 2025 Rp73,1 Miliar Belum Cukup Tutupi Defisit Anggaran 2026 12 Advokat Baru Resmi Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Papua Barat, La Ode Ghondohi Dorong Penegakan Hukum Berintegritas

Daerah

Bersama Menteri Sosial, Walkot Sukabumi Bahas Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan dan Sekolah Rakyat


					Foto: Walikota Sukabumi bersama Menteri Sosial. Perbesar

Foto: Walikota Sukabumi bersama Menteri Sosial.

Teropongistana.com Sukabumi – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan terobosan pemerintah dalam memberikan akses pendidikan gratis dan berasrama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program prioritas nasional yang diatur melalui Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 ini mencakup jenjang SD hingga SMA, dengan seluruh biaya pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, hingga layanan kesehatan ditanggung oleh negara.

“Sekolah Rakyat dirancang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat agar anak-anak dari keluarga miskin tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, keterampilan vokasi, dan nilai kebangsaan,” ujar Mensos.

Selain itu, ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi penurunan kemiskinan ekstrem nasional dengan target angka kemiskinan di bawah 5 persen, termasuk melalui bantuan sosial seperti PBI BPJS Kesehatan, bantuan lansia, dan yatim piatu yang terus diperbarui setiap bulan.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai role model nasional dalam implementasi program Kementerian Sosial, khususnya Sekolah Rakyat dan pengentasan kemiskinan.

“Alhamdulillah, kita diterima dengan sangat baik oleh Pak Menteri, dan ternyata program-program yang sudah kita canangkan sudah terintegrasi dengan data nasional,” ujar H. Ayep Zaki.

Ia menjelaskan bahwa Kota Sukabumi telah menyiapkan lahan sebagai langkah awal untuk mendirikan Sekolah Rintisan Sekolah Rakyat yang direncanakan memiliki empat rombongan belajar.

Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menuntaskan persoalan stunting, pengangguran, dan kemiskinan hingga 0 persen, dengan sinergi antara program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial) dan Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah.

Baca Lainnya

Gawat, Diduga Tak Berizin Lengkap, Kandang Ayam Broiler di Ciomas Serang Disorot Mahasiswa

27 Juni 2026 - 19:46 WIB

Gawat, Diduga Tak Berizin Lengkap, Kandang Ayam Broiler Di Ciomas Serang Disorot Mahasiswa

Ketua DPRD Kota Serang: SiLPA APBD 2025 Rp73,1 Miliar Belum Cukup Tutupi Defisit Anggaran 2026

27 Juni 2026 - 15:26 WIB

Ketua Dprd Kota Serang: Silpa Apbd 2025 Rp73,1 Miliar Belum Cukup Tutupi Defisit Anggaran 2026

12 Advokat Baru Resmi Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Papua Barat, La Ode Ghondohi Dorong Penegakan Hukum Berintegritas

27 Juni 2026 - 15:19 WIB

12 Advokat Baru Resmi Diambil Sumpah Di Pengadilan Tinggi Papua Barat, La Ode Ghondohi Dorong Penegakan Hukum Berintegritas
Trending di Daerah