Menu

Mode Gelap
Uchok Sky Khadafi: Punya Harta Triliunan, Trenggono Jadi Penantang Terkuat Zulhas di PAN Dave Laksono Harap Gencatan Senjata Iran-AS Jaga Stabilitas Ekonomi Global dan Indonesia Gawat, Diduga Tak Berizin Lengkap, Kandang Ayam Broiler di Ciomas Serang Disorot Mahasiswa Matahukum Desak BPK dan KPK Telusuri Penggunaan Fasilitas Negara untuk Partai Politik Ketua DPRD Kota Serang: SiLPA APBD 2025 Rp73,1 Miliar Belum Cukup Tutupi Defisit Anggaran 2026 12 Advokat Baru Resmi Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Papua Barat, La Ode Ghondohi Dorong Penegakan Hukum Berintegritas

Daerah

Kader GP Ansor Seluma Minta Polisi Tangkap Yusuf Manubulu Diduga Penistaan Agama


					Kader GP Ansor Seluma Minta Polisi Tangkap Yusuf Manubulu Diduga Penistaan Agama Perbesar

Teropongistana.com Bengkulu – Kader Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Seluma, Anton Zakaria meminta kepada kepolisian agar segera menindaklanjuti kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Yusuf Manubulu. Anton menyebut, Yusuf Manubulu kontennya telah menyebar luas melalui video dan berbagai platform media sosial yang menyebut allah sama dengan mucikari.

Anton Zakaria menyatakan bahwa konten yang beredar telah menimbulkan rasa kecewa dan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat Seluma. Menurutnya, materi yang disebarkan Yusuf Manubulu mengandung unsur yang dapat dianggap merendahkan dan menghina ajaran agama, yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keharmonisan masyarakat multikultural.

“Kita tidak bisa tinggal diam melihat adanya upaya yang sengaja dilakukan untuk menista agama. Hal ini bukan hanya menyakiti perasaan umat beragama, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan peraturan hukum yang berlaku di Indonesia,” ujar Anton Zakaria, Rabu (18/3/2026)

Dia menambahkan bahwa GP Ansor Seluma telah mengumpulkan bukti berupa rekaman video dan tangkapan layar konten yang menyebar di medsos sebagai bahan laporan kepada pihak berwajib. Selain itu, Anton juga mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan ulang konten tersebut agar tidak memperparah situasi dan lebih fokus pada proses hukum yang akan dilakukan.

“Kami menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang penuh kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Tindakan hukum yang tegas terhadap pelaku sangat penting untuk menjaga kehormatan agama dan keamanan masyarakat,” jelasnya.

Mantan aktivis masyarakat ini juga menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan kepolisian dan berbagai komponen masyarakat dalam menangani kasus ini, termasuk memberikan dukungan informasi jika diperlukan. Dia berharap proses penuntutan dapat berjalan dengan adil dan transparan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan tersebut. Namun, Anton Zakaria menyatakan bahwa dirinya akan terus mengikuti perkembangan kasus dan memastikan bahwa keadilan dapat terwujud untuk menjaga keharmonisan masyarakat Seluma.

Baca Lainnya

Gawat, Diduga Tak Berizin Lengkap, Kandang Ayam Broiler di Ciomas Serang Disorot Mahasiswa

27 Juni 2026 - 19:46 WIB

Gawat, Diduga Tak Berizin Lengkap, Kandang Ayam Broiler Di Ciomas Serang Disorot Mahasiswa

Ketua DPRD Kota Serang: SiLPA APBD 2025 Rp73,1 Miliar Belum Cukup Tutupi Defisit Anggaran 2026

27 Juni 2026 - 15:26 WIB

Ketua Dprd Kota Serang: Silpa Apbd 2025 Rp73,1 Miliar Belum Cukup Tutupi Defisit Anggaran 2026

12 Advokat Baru Resmi Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Papua Barat, La Ode Ghondohi Dorong Penegakan Hukum Berintegritas

27 Juni 2026 - 15:19 WIB

12 Advokat Baru Resmi Diambil Sumpah Di Pengadilan Tinggi Papua Barat, La Ode Ghondohi Dorong Penegakan Hukum Berintegritas
Trending di Daerah