Menu

Mode Gelap
Diduga Dimobilisasi, BaraNusa Minta Usut Sumber Dana Aksi Pro MBG di Depok Jamin Kualitas, Tim Kodam III Siliwangi Periksa Program Pembangunan di Pandeglang ​ Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis Fotonya Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, CBA: KPK Harus Usut Anggota BPK Nyoman Adhi Suryadnyana Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas

Nasional

Gerak 08, Prabowo Subianto Figur Paling Tepat Menjadi Presiden “Cek Selengkapnya


					Keterangan Poto: Capres Prabowo Subianto. Perbesar

Keterangan Poto: Capres Prabowo Subianto.

Jakarta – Perkembangan muram Situasi geopolitik telah membentuk Krisis multidimensional ditingkatan regional, nasional hingga lokal. Indonesia membutuhkan kepemimpinan nasional yang tegas, independen serta kreatif agar dapat terlepas dari krisis. Bahkan Indonesia berpeluang untuk mengambil kepemimpinan dalam percaturan dunia yang semakin multipolar.

Dampak dari pandemic Covid dasn perang Rudia-Ukraina mengarah kepada situasai Uncertain Time, ‘masa ketidak pastian’. Komunike Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang berlangsung di Bali 5-7 Oktober 2022 menyatakan bahwa dunia menghadapi berbagai krisis: krisis pangan, krisis energi, krisis iklim dan krisis mata uang. Ancaman ini berdampak langsung kondisi pada tingkatan nasional di Indonesia hingga permasalahan lokal di peri kehidupan masyarakat dengan melambungnya harga kebutuhan pokok masyarakat, Jakarta 24/09/2023.

Ditingkatan regional, Konferensi Tingkat Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 yang berlangsung 10-11 Mei 2023, Presiden Joko Widodo menyatakan Indonesia bertekad untuk menjadikan ASEAN Epicentrum of Growth dan Kawasan yang damai stabil dan sejahtera.” Hal ni membutuhkan kesinambungan program luar negeri dengan kepemimpinan yang tegas namun bersahabat.

Untuk merealisasikannya, GERAK 08 mengusulkan strategi pembangunan melalui tahapan-tahapan yang harus diperjuangkan. Pertama menggelorakan persatuan nasional sebagai modal dasar bagi pembangunan nasional. Persatuan antara rakyat dan negara. Untuk itu kita perlu meninggalkan cara-dara berpolitik menggunakan benturan primordial seperti agama suku dan kelompok di masyarakat. Menggantikannya dengan berpolitik yang santun dan konstruktif dengan meninggikan adu konsep adu gagasan bagi kemaslahatan bersama.

Kedua, bangun industrialisasi nasional dari hulu ke hilir berbasiskan tenaga kerja yang terdidik dan teknologi maju. Di hulu Pemerintah sebaiknya meningkatkan bantuan di tingkatan desa dengan tepat sasaran untuk permodalan usaha produksi, sertifikasi, teknologi dan infrastruktur perekonomian rakyat serta sentra-sentra produksi nasional. Sementara di hilir kita harus kreatif menawarkan produk nasional dengan mendatabase profuk dan menbangun pasar digital seluas mungkin. Selain itu, membangun pasar-pasar internasional bagi produksi hulu bekerjasama dengan Kedutaan-kedutaan Besar, ITPC (Indonesian Trade and Promotion Center, KADIN (Kantor Dagang Dan Industri) dan segenap jaringan masyarakat Indonesia di luar negeri seperti buruh migran, pelajar dan pelaku usaha.

Ketiga, membangun situasi kondusif dalam kehidupan bernegara sehingga sehingga terbangun rasa aman, nyaman dan kebersamaan dengan cara merangkul sertas mengakomodir kepentingan masyarakat seluas mungkin.

Keempat, Membangun kekuatan Kawasan Asia Tenggara dengan meneruskan hasil kesepakatan KTT ASEAN serta membangun hubungan dengan semua negara dengan posisi setara dan saling menguntungkan.

Untuk menjawab uraian di atas, sebagai ketua partai yang independen maka sosok Prabowo Subianto adalah figur paling tepat untuk menjadi Presiden periode mendatang dengan siapapun wakilnya. Beliau berada pada ranking tertinggi sebagai Menteri dengan kinerja terbaik menurut IPO (Indonesian Political Opinion) dengan nilai 81,3%. Kepemimpinan yang tegas dengan pengalaman diplomasi internasional yang tidak diragukan lagi akan mampu memimpin Indonesia menghadapi dinamika geopolitik maupun permasalahan krisis multidimensional saat ini di tingkatan nasional maupun lokal di berbagai sektor kehidupan rakyat dan mensejahterakan rakyat Indonesia.

Baca Lainnya

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property

24 Juni 2026 - 17:56 WIB

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund Pt Jaya Real Property

Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis

24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Cetak Talenta Dan Dosen Berdaya Saing Global, Adi Jalin Kerja Sama Strategis

Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas

24 Juni 2026 - 17:21 WIB

Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas
Trending di Nasional