Menu

Mode Gelap
Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam Anggaran OMC DKI Jakarta Naik Tajam, CBA Desak Kejagung Telusuri BNBD dan BMKG FWS Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan di Lebak ke Ranah Hukum Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Inggris dan Swiss Langkah Strategis Indonesia di Mata Dunia Legislator Demokrat Usulkan Lembaga Khusus Awasi Rotasi Jabatan Komisi III DPR RI Setuju Usulan Jaksa Agung Terkait Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Nasional

Alumni UI Kirim Surat Terbuka ke Rektor, Minta Bereskan Polemik Disertasi Bahlil


					Keterangan Foto : Kampus Universitas Indonesia. Perbesar

Keterangan Foto : Kampus Universitas Indonesia.

Teropongistana.com Jakarta – Seorang alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia angkatan 1967 Kartohadiprodjo mengirimkan surat terbuka kepada Rektor UI Heri Hermansyah pada 20 Maret 2025. Dalam surat tersebut, Kartohadiprodjo menyerukan agar rektor mengambil langkah taktis terhadap polemik disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

“Seruan saya, agar Saudara Rektor sebagai pimpinan penyelenggara dan pengelola UI (sesuai Statuta UI) segera mengambil langkah taktis untuk memperbaiki kesalahan yang ada,” kata dia dalam surat yang diterima media, 26 Maret 2025.

Kartohadiprodjo, yang juga merupakan Ketua ILUNI FHUI periode 1984-1993, menyatakan keprihatinan mendalam atas skandal yang terjadi di UI akibat kasus tersebut. Ia juga menyayangkan keputusan empat organ yang hanya meminta perbaikan disertasi bagi Bahlil. “Justru menambah kemerosotan muruah dan mencoreng lebih lanjut nama UI,” ujar dia.

Sebagai informasi, Kartohadiprodjo merupakan anak dari salah satu pendiri UI, yaitu Soediman Kartohadiprodjo. Oleh karena itu, ia mendesak rektor agar memberikan sanksi konkret sesuai dengan pelanggaran berat yang dilakukan dan bukan sekadar melakukan pembinaan.

“Skandal akademik yang dilakukan Saudara Bahlil dan para pelanggar etik dan moral di UI juga mempermalukan kami, para alumni dan guru besar UI, yang telah banyak memberikan darma baktinya tanpa pamrih pada bangsa dan negara,” kata dia.

Selain itu, Kartohadiprodjo juga meminta rektor melakukan pemulihan nama baik dan muruah UI. Momen ini penting sebab kepercayaan publik berada di titik nadir akibat tindakan dan kebijakan pemerintah yang melenceng, penegakan hukum yang korup, dan korupsi yang merajalela.

“Kami sebagai alumnus memiliki hak secara moral untuk menegur dan memperbaiki kampus tempat kami mencari ilmu, karena seumur hidup kami menyandang titel ilmiah dari Universitas Indonesia,” tuturnya.

Sebagai informasi, UI hanya meminta Bahlil Lahadalia memperbaiki disertasinya. Keputusan itu dibuat berdasarkan hasil rapat empat organ UI, yaitu Majelis Wali Amanat, Rektor, Dewan Guru Besar, dan Senat Akademik atas dugaan pelanggaran etik mahasiswa Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) pada 4 Maret 2025.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Rektor UI Heri Hermansyah dalam konferensi pers di Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Maret 2025.

“Memutuskan untuk melakukan pembinaan. Pembinaan kepada promotor, kopromotor, direktur, kepala program studi, dan juga mahasiswa yang terkait sesuai dengan tingkat pelanggaran akademik dan etik yang dilakukan secara proporsional,” kata Heri.

Heri menuturkan perbaikan tersebut harus berdasarkan peningkatan kualitas serta publikasi ilmiah. Dia mengklaim keputusan ini sudah diambil secara transparan dan akan dikeluarkan dalam bentuk Surat Keputusan (SK).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Arie Afriansyah mengatakan perbaikan tersebut berdasarkan ketentuan dan substansi yang akan dilakukan oleh promotor dan kopromotor.

“Perbaikan disertasi sesuai dengan ketentuan dan sisi substansi yang nanti ditentukan oleh promotor dan kopromotor,” ujar dia.

Baca Lainnya

Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam

22 Januari 2026 - 20:32 WIB

Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam

Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Inggris dan Swiss Langkah Strategis Indonesia di Mata Dunia

21 Januari 2026 - 19:26 WIB

Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden Ke Inggris Dan Swiss Langkah Strategis Indonesia Di Mata Dunia

CBA Prediksi Prabowo Lanjutkan Efisiensi Anggaran 2026, Subsidi Energi Terancam Dipangkas

20 Januari 2026 - 19:43 WIB

Cba Prediksi Prabowo Lanjutkan Efisiensi Anggaran 2026, Subsidi Energi Terancam Dipangkas
Trending di Nasional