Menu

Mode Gelap
Harga Satuan Rp2,2 Miliar per Unit, Kesesuaian Mobil Derek Dishub DKI Dipertanyakan Kasus Penyekapan Bandung Ditangkap, Wakil Ketua Komisi III DPR: Hukum Seberat-beratnya Diduga Dimobilisasi, BaraNusa Minta Usut Sumber Dana Aksi Pro MBG di Depok Jamin Kualitas, Tim Kodam III Siliwangi Periksa Program Pembangunan di Pandeglang ​ Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis

Nasional

Mahasiswa IBI Kosgoro 1957 Gelar Kampanye Stop Vandalisme di Kebun Raya Bogor


					Foto (Red) Perbesar

Foto (Red)

Teropongistana.com Bogor – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957 menggelar kampanye bertajuk “Stop Vandalisme” di Kebun Raya Bogor.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan melibatkan para pengunjung dalam sosialisasi serta edukasi langsung mengenai bahaya vandalisme terhadap lingkungan alam.

Kampanye dimulai dengan upacara pembukaan yang diawali dengan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Ketua pelaksana Nanda Pratama Tarigan mengatakan, kebun raya bukan hanya ruang hijau semata. Ia adalah rumah bagi ribuan jenis flora, sumber edukasi, tempat konservasi, serta paru-paru kota. Keindahan dan keasriannya adalah warisan yang seharusnya kita jaga, bukan dirusak.

Namun sangat disayangkan, masih sering kita temui coretan-coretan di bangku taman, pepohonan yang dirusak, serta fasilitas yang dicemari oleh aksi vandalisme.

“Saya berharap, dari acara ini akan lahir kesadaran baru. Bahwa menjaga taman bukan hanya tugas petugas kebersihan atau pengelola, melainkan tugas kita semua sebagai warga yang peduli akan lingkungan,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Kampanye, Dr. Hiswanti, S.Sos., M.I.Kom yang juga sekaligus membuka kegiatan secara resmi menyampaikan apresiasi dan berharap agar kampanye ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya kampanye, dilakukan penandatanganan simbolis pada banner kampanye oleh Ibu Dr. Hiswanti bersama Bapak Zainal Arifin, selaku perwakilan dari pihak Kebun Raya Bogor.

Kegiatan inti kampanye berfokus pada sosialisasi kepada para pengunjung mengenai dampak negatif vandalisme, terutama pada fasilitas umum dan flora yang ada di kawasan konservasi. Salah satu contoh kasus yang diangkat adalah kerusakan pada tanaman kaktus di area Taman Mexico akibat aksi coret-coret yang tidak bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa mengedukasi pengunjung agar lebih peduli dalam menjaga keasrian lingkungan. Para pengunjung pun diajak untuk menandatangani banner kampanye sebagai bentuk dukungan dan komitmen terhadap gerakan “Stop Vandalisme”.

Antusiasme pengunjung terlihat dari partisipasi aktif dan tanggapan positif selama kegiatan berlangsung. Banyak dari mereka mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan menyatakan pentingnya menjaga fasilitas umum dari tindakan vandalisme.

Menutup kegiatan, Bapak Zainal Arifin memberikan sambutan dan apresiasinya atas inisiatif kampanye yang digagas oleh mahasiswa.

“Terima kasih kepada teman-teman yang telah menginisiasi kampanye Stop Vandalisme. Mari kita bersama-sama menjaga hutan, melestarikan konservasi alam, dan merawat Kebun Raya serta seluruh ekosistem, baik yang berada di dalam hutan maupun di lingkungan sekitar kita. Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi dapat menjadi inspirasi dan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mencintai dan menjaga lingkungan hidup,” ujarnya.

Kampanye ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam dan menolak segala bentuk vandalisme di ruang publik.

Baca Lainnya

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property

24 Juni 2026 - 17:56 WIB

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund Pt Jaya Real Property

Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis

24 Juni 2026 - 17:42 WIB

Cetak Talenta Dan Dosen Berdaya Saing Global, Adi Jalin Kerja Sama Strategis

Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas

24 Juni 2026 - 17:21 WIB

Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas
Trending di Nasional