Menu

Mode Gelap
SOKSI Jakarta Timur Gelar Musyawarah Cabang Luar Biasa, Teguhkan Konsolidasi dan Soliditas Organisasi Di Antara Kopi dan Ketakutan: Festival Film Horor 2025 Membaca Arah Sinema Horor Nasional Camelia Petir Tekankan Kekompakan di Puncak HUT ke-1 dan Seminar Nasional Perkuat Organisasi, FWS Sukseskan Rapat Konsolidasi Kepengurusan Kader Pemuda Katolik Bali Cetuskan Teori PARADIXIA Sebagai Dasar Tata Kelola AI Indonesia Menag Dorong Papua Barat Daya Jadi Teladan Kerukunan Antarumat

Nasional

Gerak 08 Banten: Korupsi Musuh Negara, Prabowo Harus Prioritaskan Pemberantasannya


Foto Presiden Prabowo Subianto Perbesar

Foto Presiden Prabowo Subianto

Serang, Banten — Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK 08) Banten, Mohamad Rohim, menegaskan bahwa korupsi merupakan musuh negara yang harus diberantas secara serius dan sistematis. Ia menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto agar menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama dalam agenda pemerintahannya.

“Korupsi adalah musuh negara. Presiden Prabowo harus menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama agar tercipta keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Mohamad Rohim dalam pernyataan resminya, Minggu (30/6).

Menurut Rohim, korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghancurkan berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menyebut dampak korupsi sangat luas dan sistemik, mulai dari terhambatnya pembangunan, meningkatnya ketimpangan sosial, hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat.

“Korupsi menghambat pertumbuhan ekonomi, menurunkan investasi, meningkatkan kemiskinan, serta memperburuk ketimpangan pendapatan. Ini menjadi ancaman serius terhadap stabilitas dan kemajuan negara,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bagaimana korupsi dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga negara, serta melemahkan sistem demokrasi. Korupsi menciptakan ketidakadilan, karena hanya menguntungkan sekelompok kecil elit sementara rakyat banyak dirugikan.

“Pelaku korupsi seringkali menikmati impunitas, dan ini melemahkan penegakan hukum serta kualitas pelayanan publik. Korupsi benar-benar merusak sendi-sendi bangsa,” tegas Rohim.

GERAK 08 Banten menyerukan agar pemberantasan korupsi dilakukan secara kolektif, tidak hanya oleh pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.

“Ini tanggung jawab bersama. Tanpa partisipasi aktif dari rakyat, pemberantasan korupsi tidak akan maksimal. GERAK 08 Banten siap berada di garis depan mendukung Presiden Prabowo membersihkan negeri ini dari para koruptor,” pungkasnya.

Dengan komitmen dan langkah nyata dari semua pihak, diharapkan Indonesia bisa keluar dari cengkeraman korupsi dan menjadi bangsa yang bersih, adil, dan makmur.

Baca Lainnya

Menag Dorong Papua Barat Daya Jadi Teladan Kerukunan Antarumat

13 Desember 2025 - 21:49 WIB

Menag Dorong Papua Barat Daya Jadi Teladan Kerukunan Antarumat

Awas Jangan Melempem, Satgas PKH Diminta Usut Biang Kerok Banjir Bandang di Sumut

12 Desember 2025 - 21:46 WIB

Awas Jangan Melempem, Satgas Pkh Diminta Usut Biang Kerok Banjir Bandang Di Sumut

Kemenag Prioritaskan Logistik dan Pemulihan Layanan Keagamaan Pascabencana Sumatra

12 Desember 2025 - 21:20 WIB

Kemenag Prioritaskan Logistik Dan Pemulihan Layanan Keagamaan Pascabencana Sumatra
Trending di Nasional