Menu

Mode Gelap
KUHAP Baru Berlaku, Keadilan di Kepolisian Masih Sulit Diakses ​ Kajati Jabar: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan Ketahanan Pangan Tak Hanya Produksi, Tapi Butuh Transformasi Digital Kapolda Cup II Resmi Bergulir, Perkuat Soliditas Personel Polri di Papua Barat Daya Melalui Nobar Piala Dunia 2026, Polda Banten Bangun Kedekatan dengan Warga Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Sorong Kota Sambangi dan Santuni Purnawirawan

Nasional

Direktur Eksekutif P3S Desak Evaluasi Menyeluruh Polri Usai Kasus Ojol Tertabrak Polisi Saat Demo 28 Agustus


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta — Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menyoroti insiden ojek online (ojol) yang tewas tertabrak kendaraan polisi saat demonstrasi pada 28 Agustus 2025. Menurutnya, manajemen dan pola pikir di tubuh Polri harus segera diperbaiki.

“Tindakan brutal saat demo, di mana kendaraan yang dibawa anggota Brimob menabrak mati pengemudi ojek, menambah catatan hitam panjang Polri,” ujar Jerry dalam keterangannya, Jumat (29/8).

Jerry menilai, peristiwa ini semakin memperburuk citra kepolisian setelah sebelumnya publik dikejutkan dengan sejumlah kasus besar, seperti pembunuhan Brigadir Joshua oleh Ferdy Sambo, kasus narkoba Irjen Teddy Minahasa, penembakan siswa SMK di Semarang oleh Aipda Robiq, hingga pembunuhan ibu kandung di Cileungsi yang dilakukan Aipda Nikson Pangaribuan.

“Polisi yang bersalah harus dihukum atas perbuatannya. Namun memang, secara etika situasional, dalam kondisi demo, polisi juga menghadapi ancaman serius. Tinggal dilihat, apakah penabrakan tukang ojol ini disengaja atau tidak,” tambahnya.

Jerry juga membandingkan insiden ini dengan tragedi Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang akibat penggunaan gas air mata.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap manajemen keamanan dan cara bertindak Polri sangat penting agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Baca Lainnya

Kajati Jabar: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan

17 Juni 2026 - 20:38 WIB

Kajati Jabar: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan

Ketahanan Pangan Tak Hanya Produksi, Tapi Butuh Transformasi Digital

17 Juni 2026 - 19:49 WIB

Ketahanan Pangan Tak Hanya Produksi, Tapi Butuh Transformasi Digital

Bubarnya Forum Diskusi di Kampus, GMPK Soroti Kemunduran Budaya Berdemokrasi

17 Juni 2026 - 16:34 WIB

Bubarnya Forum Diskusi Di Kampus, Gmpk Soroti Kemunduran Budaya Berdemokrasi
Trending di Nasional