Menu

Mode Gelap
KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader Tolak Masuk Gedung Parlemen, BEM SI Desak DPR Temui Massa Aksi di Luar Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel untuk Pengamanan Unjuk Rasa di Jakarta BEM SI Jakarta Demo di DPR, Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM Komisi II DPR Setujui Pagu Indikatif KPU Rp4,68 Triliun dan Bawaslu Rp3,74 Triliun untuk RAPBN 2027 Kebijakan Presiden Prabowo Dinilai Salah Arah, Matahukum: Rakyat Marah

Nasional

Judol Makin Marak…! Pengamat Minta Menteri Komdigi Dicopot karena Dinilai Gagal Berantas Judi Online


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta — Pengamat media sosial, Egi Hendrawan, menilai Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Mutia Hafid layak dicopot dari jabatannya. Menurutnya, kementerian gagal memberantas maraknya judi online yang kian hari semakin menjamur di berbagai platform media sosial.

“Iklan judi online di media sosial sudah bukan rahasia umum. Pemberantasan jangan hanya sebatas omongan, tapi harus nyata. Kalau serius, seharusnya sudah bisa dilakukan sejak lama,” kata Egi, Jumat (5/9).

Ia menilai, kegagalan pemberantasan judi online dan pinjaman online ilegal (pinjol) membuat masyarakat semakin resah. Banyaknya iklan situs judi maupun konten dewasa yang bebas berseliweran, menurutnya, menunjukkan lemahnya pengawasan dari pemerintah.

“Ini akan berpengaruh pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Seharusnya Mutia Hafid segera melakukan tindakan nyata agar iklan-iklan yang merugikan rakyat tidak terus beroperasi,” tegasnya.

Egi menambahkan, kekisruhan yang bermula dari platform media sosial ini menjadi bukti lemahnya kontrol pemerintah.

“Kalau Komdigi punya niat dan serius, sudah banyak langkah yang bisa diambil,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berusaha mengonfirmasi pihak Kementerian Komdigi terkait pernyataan tersebut.

Baca Lainnya

Tolak Masuk Gedung Parlemen, BEM SI Desak DPR Temui Massa Aksi di Luar

15 Juni 2026 - 20:13 WIB

Tolak Masuk Gedung Parlemen, Bem Si Desak Dpr Temui Massa Aksi Di Luar

Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel untuk Pengamanan Unjuk Rasa di Jakarta

15 Juni 2026 - 19:58 WIB

Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Untuk Pengamanan Unjuk Rasa Di Jakarta

BEM SI Jakarta Demo di DPR, Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM

15 Juni 2026 - 19:41 WIB

Bem Si Jakarta Demo Di Dpr, Desak Pemerintah Turunkan Harga Bbm
Trending di Nasional