Menu

Mode Gelap
Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI di Pandeglang Dolar Tembus Rp17.500, BaraNusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita 1.066 Kasus Diungkap, Projo: Pemberantasan Narkoba Bukan Sekadar Kejar Angka Peristiwa Memalukan! Formappi: Sosialisasi 4 Pilar MPR Hanya Rutinitas Kosong Beban Operasional Mencekik, DPR Desak Penyesuaian Harga Solar Nelayan

Nasional

Wakil Ketua Komisi II DPR Dukung Penggabungan Empat Kecamatan ke Kota Sukabumi


					Teropongistana.com Sukabumi - Wacana penggabungan Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir) ke dalam wilayah Kota Sukabumi masuk babak baru setelah mendapat perhatian langsung dari Komisi II DPR RI.
Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDIP, Aria Bima. Perbesar

Teropongistana.com Sukabumi - Wacana penggabungan Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir) ke dalam wilayah Kota Sukabumi masuk babak baru setelah mendapat perhatian langsung dari Komisi II DPR RI. Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDIP, Aria Bima.

Teropongistana.com Sukabumi – Wacana penggabungan Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, dan Cireunghas (Susukecir) ke dalam wilayah Kota Sukabumi masuk babak baru setelah mendapat perhatian langsung dari Komisi II DPR RI.

Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi PDIP, Aria Bima, menegaskan bahwa rencana ini bukan sekadar ekspansi peta, tetapi langkah untuk memastikan layanan publik dan perkembangan wilayah berjalan sesuai kebutuhan riil masyarakat.

Menurut Aria, kajian yang dilakukan Pemkot Sukabumi bersama akademisi, termasuk dari Universitas Gadjah Mada, sudah menyeluruh.

Aspek geografis, sosial, ekonomi, birokrasi, pariwisata, hingga pertanian dipertimbangkan secara detail.

Ia menilai hubungan sosial-ekonomi warga di empat kecamatan tersebut dengan Kota Sukabumi sudah terbentuk kuat, sehingga penggabungan wilayah dianggap logis dan realistis.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan bahwa kota membutuhkan tambahan sekitar 1.500 hektare lahan untuk pengembangan kawasan industri, pertanian, dan pendidikan.

Bergabungnya Susukecir disebut menjadi syarat penting akselerasi ekonomi, perluasan investasi, dan penguatan daya saing kota.

Dengan dukungan Komisi II DPR, pembahasan lanjutan akan digelar bersama Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Meski begitu, keputusan final tetap bergantung pada prosedur hukum, kelengkapan kajian teknis, serta aspirasi masyarakat di wilayah terdampak.

Baca Lainnya

Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI di Pandeglang

12 Mei 2026 - 17:32 WIB

Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti Tni Di Pandeglang

Dolar Tembus Rp17.500, BaraNusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik

12 Mei 2026 - 17:13 WIB

Dolar Tembus Rp17.500, Baranusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik

Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita

12 Mei 2026 - 16:56 WIB

Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita
Trending di Nasional