Menu

Mode Gelap
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Tersangka Kasus MBG Ikhyar Velayati : MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja LHKPN Dua Pejabat Kemendag Disorot, Muncul Nama Mereka di Kasus Suap Blueray Cargo Disekap dan Dianiaya 3 Tahun, Matahukum: Negara Wajib Lindungi Korban, Tangkap Pelaku Sekarang CBA Sebut Penyidikan KPK di Bea Cukai Janggal, Diduga Lindungi Jaringan Mafia Semakin Kencang Wacana Dua Periode, Ruang Bersaing Figur Koalisi Menuju 2029 Makin Sempit

Nasional

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Gugur Akibat Serangan AS-Israel


					Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei Perbesar

Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Teropongistana.com Jakarta – Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia akibat serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang terjadi akhir pekan lalu di Teheran.

Media pemerintah Iran dan lembaga internasional mengonfirmasi kematian Khamenei, yang juga menyebabkan tewasnya sejumlah anggota keluarganya, termasuk putri, menantu, dan cucu, serta pejabat tinggi seperti Komandan Garda Revolusi Mohammad Pakpour dan Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh. Iran menetapkan masa berkabung selama 40 hari.

Presiden AS Donald Trump menyebut Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah” dan menegaskan operasi militer akan berlanjut hingga tujuan strategis AS dan Israel tercapai.

Kematian Khamenei menimbulkan kekosongan dalam struktur kepemimpinan Iran. Guru besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menjelaskan bahwa menurut konstitusi Iran, bila tidak ada Pemimpin Tertinggi, kekuasaan akan dipegang sementara oleh Presiden, Ketua Mahkamah Agung, dan perwakilan ulama.

“Bila pengganti Ali Khamenei realistis dan tidak mau mengorbankan rakyatnya, bisa saja mereka memilih jalur diplomasi atau menyerah terhadap tekanan AS dan Israel. Namun, jika sosok baru bersikap keras, perang bisa berkepanjangan,” kata Hikmahanto kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Hikmahanto menambahkan, sosok pengganti Khamenei bisa berasal dari rezim saat ini, seperti putranya, atau dari pihak luar rezim, misalnya keturunan terakhir monarki Iran, Reza Pahlavi.

Tokoh yang diharapkan Israel dan AS sebagai pengganti Khamenei, menurut Hikmahanto, harus bersedia bekerja sama dengan Barat, menghentikan pengembangan senjata nuklir, serta tidak lagi membiayai kelompok proxy seperti Hamas, Houthi, dan Hezbollah.

Baca Lainnya

Ikhyar Velayati : MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja

23 Juni 2026 - 16:50 WIB

Ikhyar Velayati : Mbg Meningkatkan Ekonomi Nasional Dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja

LHKPN Dua Pejabat Kemendag Disorot, Muncul Nama Mereka di Kasus Suap Blueray Cargo

22 Juni 2026 - 19:52 WIB

Lhkpn Dua Pejabat Kemendag Disorot, Muncul Nama Mereka Di Kasus Suap Blueray Cargo

Disekap dan Dianiaya 3 Tahun, Matahukum: Negara Wajib Lindungi Korban, Tangkap Pelaku Sekarang

22 Juni 2026 - 17:24 WIB

Disekap Dan Dianiaya 3 Tahun, Matahukum: Negara Wajib Lindungi Korban, Tangkap Pelaku Sekarang
Trending di Nasional