Menu

Mode Gelap
Kapal Pertamina Dikuasai WNA: Matahukum Sebut Langgar Asa Cabotage dan Ancaman Kedaulatan Bupati Tangerang Tinjau Normalisasi Kali Cirarab, Fokus Tekan Risiko Banjir Arif Rahman: Saatnya Negara Hadir Lindungi Pekerja Rumah Tangga Lewat UU PPRT Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi dan Infrastruktur Diapresiasi Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan CMNP VS Hary Tanoe dan MNC KPK Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan

Nasional

Revitriyoso Husodo, Relawan GERAK 08 Dukung Niat Baik Prabowo Sebagai Mediator Perdamaian Iran-AS


					Revitriyoso Husodo, Relawan GERAK 08 Dukung Niat Baik Prabowo Sebagai Mediator Perdamaian Iran-AS Perbesar

Teropongistana.com Jakarta – Situasi di Timur Tengah memanas akibat serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran, yang dibalas Iran dengan serangan rudal balistik dan drone ke Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika di negara-negara Teluk. Bandara-bandara tersibuk di Timur Tengah ditutup, dampaknya sejumlah rute penerbangan tidak bisa dioperasikan.

Yang paling mengkhawatirkan, penutupan Selat Hormuz sebagai jalur utama kapal-kapal tanker minyak bumi berdampak pada pasokan energi dunia. Indonesia masih mengimpor sebagian kebutuhan minyak mentah dan LPG dari Timur Tengah, sehingga dalam jangka pendek bisa berpengaruh terhadap ketersediaan pasokan.

Sesaat setelah meletupnya konflik, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi. Indonesia juga menyesalkan gagalnya perundingan nuklir Iran yang berujung pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Semua pihak diharapkan untuk menahan diri dan mengedepankan dialog, serta menghormati kedaulatan wilayah.

“Relawan mendukung penuh Prabowo menjadi mediator konflik antara Iran dan Amerika-Israel,” ungkap Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (Gerak) 08 Revitriyoso Husodo, yang juga merupakan komisaris BUMN PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), melalui press release di Jakarta, pada Rabu (4/3).

Menurut Revitriyoso, langkah Prabowo menjadi perwujudan politik luar negeri bebas aktif dan amanat konstitusi untuk menciptakan perdamaian di dunia. “Dalam 1,5 tahun pemerintahan, Prabowo berhasil membawa kembali Indonesia ke panggung dunia dan menjadi negara yang diperhitungkan,” lanjut Revitriyoso.

Baru-baru ini Prabowo menghadiri KTT perdana Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) bersama negara-negara Muslim, seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA), dan Maroko. Indonesia pun menjadi negara pertama yang menyatakan kesediaan mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, di bawah payung International Stabilization Force (ISF).

“Indonesia berperan aktif dalam mendorong perdamaian dan kemerdekaan Palestina, dengan modal strategis tersebut Indonesia seharusnya juga mampu mengambil peran dalam konflik Iran,” tegas Revitriyoso. Selama ini Indonesia bersahabat baik dengan Amerika, Iran, maupun negara-negara Teluk yang terlibat konflik.

Indonesia baru saja menandatangani kesepakatan tarif dengan Amerika untuk mengamankan ekspor komoditas strategis dan mengimpor sesuai kebutuhan domestik. Selama ini Indonesia juga aktif melobi Arab Saudi, UEA, dan Qatar untuk menanamkan investasi pada proyek-proyek besar.

Hubungan Indonesia dengan Iran terjalin lama, termasuk sebagai sesama anggota Organisasi Kerjasama Ekonomi Negara Berkembang atau Developing-8 (D8), di mana Indonesia saat ini memegang keketuaan.

Selain itu Indonesia juga memiliki kepentingan nasional untuk mencegah konflik tersebut berlarut-larut, yang bisa berdampak pada perekonomian dan stabilitas sosial-politik. “Salah satu perusahaan petrokimia terkemuka bahkan telah menyatakan kondisi force majeur karena terganggunya pasokan bahan baku, lebih jauh hal ini akan berdampak pada devisa dari industri pelayaran” jelas Revitriyoso.

Untuk itu Revitriyoso mengajak kalangan relawan pendukung Prabowo dan masyarakat Indonesia bersatu menyikapi gejolak geopolitik internasional. “Saat ini Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo berada pada posisi yang strategis untuk mengambil peran di tingkat global,” pungkas Revitriyoso. (*)

Baca Lainnya

Kapal Pertamina Dikuasai WNA: Matahukum Sebut Langgar Asa Cabotage dan Ancaman Kedaulatan

21 April 2026 - 21:42 WIB

Kapal Pertamina Dikuasai Wna: Matahukum Sebut Langgar Asa Cabotage Dan Ancaman Kedaulatan

Arif Rahman: Saatnya Negara Hadir Lindungi Pekerja Rumah Tangga Lewat UU PPRT

21 April 2026 - 17:54 WIB

Arif Rahman: Saatnya Negara Hadir Lindungi Pekerja Rumah Tangga Lewat Uu Pprt

Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi dan Infrastruktur Diapresiasi

21 April 2026 - 17:50 WIB

Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi Dan Infrastruktur Diapresiasi
Trending di Nasional