Menu

Mode Gelap
Matahukum: Yang Bicara Masalah Itu Menteri PUPR, Maka Dia Yang Harus Diperiksa! MataHukum: Jangan Lindungi Aspidum Jatim, Usut Tuntas Gratifikasinya Kisah Pilu Rose Lenny: Dari Tidur di Jalanan Hingga Adukan Dugaan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM Rakyat Menjerit, Matahukum Minta DPR Panggil Kepala BGN Terkait Skandal Motor Listrik Pesan Projo: Jaga Optimisme, Kurangi Debat Kusir di Tengah Tekanan Global Ingatkan Bahaya Propaganda, GMPK: Demokrasi Harus Tetap di Rel Konstitusi

Nasional

Pesan Projo: Jaga Optimisme, Kurangi Debat Kusir di Tengah Tekanan Global


					Keterangan foto : Projo Banten siap gabung ke partai Gerindra, Jumat (7/11/2025) Perbesar

Keterangan foto : Projo Banten siap gabung ke partai Gerindra, Jumat (7/11/2025)

Teropongistana.com Jakarta – Ormas pendukung Prabowo-Gibran, PROJO, menyerukan kekompakan dan persatuan dalam menghadapi gejolak global yang berimbas ke dalam negeri.

“Kemerdekaan Indonesia direbut dengan perjuangan, serta pegorbanan. Artinya, kita dikaruniakan sebagai bangsa optimis. Saya meyakini Rakyat kita cerdas, tidak mudah diadu-domba oleh elit-elit jahat!!” kata Ketua Umum DPP PROJO Budi Arie Setiadi dalam siaran pers pada hari ini, Rabu (08/04/2026).

Budi Arie menjelaskan bahwa persoalan akibat perang di Timur Tengah berimbas secara global hingga ke Indonesia. Persoalan di dalam negeri juga terjadi di semua negara. Maka optimisme harus dibangun, antara lain dengan menghilangkan ketakutan namun tetap waspada atas ketidakpastian yang mungkin terjadi.

PROJO memberikan istruksi kepada seluruh elemen kepengurusan dari Nasional hingga desa, untuk tetap menjaga api semangat dan akal sehat masyarajat.

Terkait pertanyaan wartawan kepada dirinya soal ramalan akan terjadi kekacauan antara bulan Juni dan Juli. Budi Arie berpendapat bahwa pernyataan itu berpretensi untuk membuat panik masyarakat dan membangun teror kepada rakyat, yang sebenarnya tidak ada.

“Saya kembali kutip pertanyaan Pak Joko Widodo ya, agar masyarakat jangan takut meskiada pihak-pihak yang sengaja menakut-nakuti. Itu pesan yang perlu terus kita gelorakan di masyarakat.” Tegas Budi Arie.

Budi Arie kembali menyerukan, bahwa semua negara mengalami situasi yang sama sulitnya, bahka bisa lebih sulit. Kurangi debat kusir yang tidak menjadi solusi, yang terpenting adalah membangun optimisme demi terbentuknya jiwa Patriotik dan kesadaran Persatuan Nasional.

“Belajar saat Pandemi Covid-19 Bangsa Indonesia kompak mengatasinya sehingga kita selamat. Kita perlu terus pupuk optimismme karen punya pengalaman keberhasilan menghadapi situasi-situasi krisis dan krusial,“ tutup Budi Arie.

Baca Lainnya

Matahukum: Yang Bicara Masalah Itu Menteri PUPR, Maka Dia Yang Harus Diperiksa!

9 April 2026 - 19:22 WIB

Matahukum: Yang Bicara Masalah Itu Menteri Pupr, Maka Dia Yang Harus Diperiksa!

MataHukum: Jangan Lindungi Aspidum Jatim, Usut Tuntas Gratifikasinya

9 April 2026 - 17:04 WIB

Matahukum: Jangan Lindungi Aspidum Jatim, Usut Tuntas Gratifikasinya

Kisah Pilu Rose Lenny: Dari Tidur di Jalanan Hingga Adukan Dugaan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM

8 April 2026 - 22:51 WIB

Kisah Pilu Rose Lenny: Dari Tidur Di Jalanan Hingga Adukan Dugaan Pelanggaran Ham Ke Komnas Ham
Trending di Nasional