Menu

Mode Gelap
Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU Dana Haji Khusus Tertahan, Komisi VIII: Jangan Sampai Rugikan Jamaah Kasus Dugaan SARA Mandek, Fam Fuk Tjhong Desak Kapolres Lebak Bertindak PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung HAB ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

News

Isu Reshuffle: Bahlil Lahadalia Dinilai Jadi Beban Berat Presiden Prabowo, Bersama Dua Menteri Lain


					Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia Perbesar

Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia

Teropongistana.com Jakarta – Isu reshuffle kembali mengguncang kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran. Spekulasi semakin menguat setelah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengunggah foto dirinya mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat menandatangani sejumlah surat keputusan. Dalam foto tersebut, Dasco terlihat bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai langkah reshuffle sudah mendesak untuk dilakukan. Ia menyebut, setidaknya ada tiga menteri yang dinilai layak diganti karena kerap memicu kontroversi dan hanya menjadi beban bagi Presiden Prabowo.

“Setidaknya ada tiga, yaitu Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Mereka hanya menjadi beban presiden,” ujar Jamiluddin.

Menurutnya, keberadaan ketiga menteri tersebut justru menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Ia menyoroti dugaan keterlibatan Budi Arie dalam kasus judi online yang disebut dalam persidangan, yang menurutnya merusak citra Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi.

Mengenai Menteri Kesehatan, Jamiluddin mengatakan bahwa pernyataan-pernyataan Budi Gunadi Sadikin kerap memicu polemik yang membuat citranya di mata publik, khususnya para akademisi dan tenaga kesehatan, semakin negatif.

“Mayoritas guru besar dan asosiasi kesehatan sudah kehilangan kepercayaan kepada Budi Gunadi,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga tak luput dari sorotan. Jamiluddin menyebut, berbagai kontroversi yang menyertai Bahlil selama ini lebih banyak membawa dampak negatif bagi pemerintah.

“Bahlil lebih banyak dinilai negatif ketimbang positif. Ini menjadi beban tambahan bagi Presiden,” tegasnya.

Jika ketiga menteri tersebut tidak segera diganti, lanjut Jamiluddin, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo bisa terus menurun. Hal ini tentu bertentangan dengan misi Prabowo yang ingin membangun pemerintahan yang kuat dan dipercaya publik.

“Presiden Prabowo tak perlu ragu untuk mereshuffle menteri-menteri bermasalah. Rakyat pasti mendukung penuh bila itu dilakukan demi kebaikan bangsa,” pungkas Jamiluddin.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News