Menu

Mode Gelap
Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU Dana Haji Khusus Tertahan, Komisi VIII: Jangan Sampai Rugikan Jamaah Kasus Dugaan SARA Mandek, Fam Fuk Tjhong Desak Kapolres Lebak Bertindak PROJO Setujui Kompromi Pilkada: Gubernur Dipilih DPRD, Bupati dan Wali Kota Tetap Dipilih Langsung HAB ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

News

Bahlil Dinilai Beban Berat, AMPGI Mohamad Desak Presiden Prabowo Segera Lakukan Reshuffle Kabinet


					Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia ketua umum partai Golkar dan sekaligus mentri ESDM. Perbesar

Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia ketua umum partai Golkar dan sekaligus mentri ESDM.

Teropongistana.com Jakarta — Aliansi Muda Penggerak Garuda Indonesia (AMPGI) Mohamad menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah saatnya mengambil langkah tegas dengan melakukan reshuffle kabinet. Menurut mereka, sejumlah menteri di kabinet saat ini justru menjadi penghambat jalannya pemerintahan yang efektif dan berintegritas, (22/5).

“Presiden harus berani melepaskan diri dari bayang-bayang pemerintahan sebelumnya. Kabinet saat ini perlu dibersihkan dari tokoh-tokoh yang lebih sering membuat kegaduhan ketimbang bekerja untuk rakyat,” tegas perwakilan AMPGI Mohamad dalam pernyataan resminya, Rabu (22/5).

AMPGI menyoroti beberapa nama yang dinilai tidak menunjukkan kinerja optimal dan justru lebih menonjolkan kepentingan pribadi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia.

“Bahlil kerap menciptakan panggung untuk dirinya sendiri, terkesan lebih sibuk membangun citra pribadi ketimbang fokus menjalankan tugas negara. Ini menjadi beban bagi Presiden Prabowo,” lanjutnya.

AMPGI juga menyatakan bahwa reshuffle bukan hanya menjadi kebutuhan politik, tetapi juga menjadi sinyal penting bahwa Presiden Prabowo adalah pemimpin yang mandiri dan bukan sekadar penerus kebijakan pemerintahan sebelumnya.

“Kami mendesak agar menteri-menteri yang terlalu lekat dengan kepentingan masa lalu segera digantikan oleh profesional yang kompeten dan paham terhadap tugas pokoknya. Jangan sampai publik menganggap Presiden Prabowo hanya sekadar simbol atau ‘boneka politik’,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News