Menu

Mode Gelap
Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Ditangkap Polda Kaltim Atas Dugaan Kasus Narkotika Ratusan Warga Sorong Antusias Saksikan Pemutaran Film Dokumenter Pesta Babi di Sorpus Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Respon Pemborosan Anggaran Sewa Hotel 2026 Kajari Dr Sulvia: Kami Siap Dampingi Hukum KPU Kota Bekasi Judi Online Ancam Generasi Muda, Dave Laksono: Ruang Digital Harus Tetap Sehat dan Aman Everton Ditinggal Legenda, Seamus Coleman Putuskan Akhiri 17 Tahun Pengabdian

News

Foto Presiden Lama Masih Terpajang di Polsek Siabu, Pengamat Pertahanan Soroti Pentingnya Sinergi Polri dan Pemerintah Baru


					Keterangan Foto : pengamat pertahanan dari Universitas Pertahanan (UNHAN), Ario Seno. Perbesar

Keterangan Foto : pengamat pertahanan dari Universitas Pertahanan (UNHAN), Ario Seno.

Teropongistana.com

Mandailing Natal, Sumatera Utara – Sebuah pemandangan tak biasa muncul di ruang Unit Reskrim Polsek Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Di tengah bergulirnya pemerintahan baru yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin masih terpajang di ruang kerja aparat penegak hukum tersebut pada Rabu (21/5/2025).

Menanggapi hal ini, pengamat pertahanan dari Universitas Pertahanan (UNHAN), Ario Seno, menyampaikan pandangannya terkait pentingnya sinergi antara Presiden dan institusi kepolisian dalam menyongsong era pemerintahan baru.

Foto Presiden Lama Masih Terpajang Di Polsek Siabu, Pengamat Pertahanan Soroti Pentingnya Sinergi Polri Dan Pemerintah Baru

“Pada intinya, saya berpendapat Presiden perlu menggandeng institusi Polri lebih erat. Sesuai dengan visi Astacita beliau untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, Polri merupakan komponen utama penegakan hukum sebagaimana amanat UUD 1945,” jelas Ario.

Ia menekankan bahwa keterlibatan aktif Presiden dalam membina institusi Polri merupakan langkah penting dalam mendorong reformasi kelembagaan yang lebih mendalam dan berkelanjutan.

Selain itu, Ario juga menyampaikan harapannya agar personel Polri mendapat lebih banyak kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi di Universitas Pertahanan. Menurutnya, UNHAN memiliki berbagai program studi yang relevan dengan tugas dan fungsi kepolisian.

“UNHAN yang berkembang pesat saat ini juga menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi bahwa Polri juga bagian dari komponen pertahanan. Jurusan-jurusan seperti manajemen pertahanan, manajemen bencana, keamanan maritim, serta damai dan resolusi konflik sangat erat kaitannya dengan peran Polri di lapangan,” ujarnya.

Ario menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM Polri melalui jalur pendidikan tinggi merupakan salah satu cara efektif untuk memperkuat institusi tersebut dalam mendukung agenda nasional di bidang hukum dan keamanan.

Baca Lainnya

Kajari Dr Sulvia: Kami Siap Dampingi Hukum KPU Kota Bekasi

15 Mei 2026 - 20:34 WIB

Kajari Dr Sulvia: Kami Siap Dampingi Hukum Kpu Kota Bekasi

Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat

14 Mei 2026 - 21:20 WIB

Kunjungan Kajati Jabar Ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil Dan Dekat Masyarakat

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan

14 Mei 2026 - 12:10 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan
Trending di Hukum