Menu

Mode Gelap
Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI Jerry Massie Desak KPK Periksa Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ada Indikasi Mark Up Besar David Pajung Apresiasi Prabowo, Lindungi BBM Subsidi di Tengah Krisis Global Alarm Bahaya! Kasus Langkat Buktikan Perlindungan Pekerja MBG Amburadul Sekda Papua Tengah Tegaskan TPP Berbasis Kinerja dan Perkuat Akuntabilitas ASN dalam Apel Pagi Rumah Bintoro Digembok Paksa Kurator, Anak-Istrinya Terkurung sejak April 2025

Nasional

BONGKAR…!Hendrik Lewerissa, Ada Aroma Tak Sehat Terkait Kebakaran Kilang


					BONGKAR…!Hendrik Lewerissa, Ada Aroma Tak Sehat Terkait Kebakaran Kilang Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Kalangan dewan meminta pihak berwenang, dalam hal ini Aparat Kepolisian untuk terbuka dalam menyampaikan hasil penyelidikan terkait penyebab kebakaran kilang minyak milik Pertamina di Cilacap.

Anggota Komisi VI DPR RI, Hendrik Lewerissa mengatakan, transparansi kepada publik sangat dibutuhkan untuk mencegah spekulasi yang simpang siur terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Jika benar penyebab kebakaran adalah karena tindakan sengaja dari manusia maka harus diusut apa motivasi pelakunya? Apakah pelaku bertindak seorang diri ataukah ada aktor intelektual dibalik itu? Dan kepada pelaku harus diproses hukum dan dikenakan sanki hukum yang maksimal,” terang dia kepada wartawan, Rabu (17/11).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara aparat kepolisian diketahui bahwa penyebab kebakaran tersebut adalah sambaran petir.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy juga menjelaskan, pihaknya dibantu Tim Gabungan Mabes Polri dan Polres Cilacap telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 saksi internal maupun eksternal untuk kelengkapan dokumen pendukung. Termasuk di antaranya petugas lead electrical enginering atau petugas rekayasa kelistrikan.

Baca juga 

Kembali ke Hendrik Lewerissa. Kata dia, apabila dari hasil penyelidikan didapatkan ada unsur kelalaian manusia, maka harus diberlakukan hukuman maksimal. Mengapa demikian? Karena tangki atau kilang minyak adalah aset strategis nasional yang terkait langsung dengan kepentingan umum dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Beri sanksi yang maksimal agar ada efek jera (deterent effect),” terang Legislator Dapil Maluku ini.

Di sisi lain, Hendrik Lewerissa juga meminta dilakukan audit teknis menyeluruh atas fasilitas dan aset-aset milik Pertamina. Juga melakukan evaluasi atas seluruh jajaran manajemen baik di kantor pusat Jakarta, maupun Cilacap.

“Saya mencium ada aroma tidak sehat ini, masa tahun ini saja sudah 3 kali terjadi kebakaran. Dimana fungsi manajemen resiko? Kalau karena alasan teknis, mestinya, dengan resiko yang baik maka kecelakaan karena alasan teknis dapat dihindari,” terang Legislator Dapil Maluku ini.

Hendrik Lewerissa juga menekankan, harus ada sanksi korporasi kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan atas pengelolaan dan perawatan tangki-tangki Pertamina tersebut.

“Jangan sampai tidak ada sanksi, enak benar itu. Kalau karena kelalaian (neglegence) ya dicopot, didemosi atau bila perlu diberhentikan agar kedepannya Pertamina tidak diisi oleh orang-orang yang punya resiko moral yang tinggi,” demikian Ketua DPD Gerindra Maluku ini.

Sepanjang 2021 atau tak sampai setahun, kilang-kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) mengalami kebakaran sebanyak tiga kali.

Kejadian terakhir terbakarnya kilang minyak milik Pertamina terjadi pada Sabtu (13/11), yaitu kebakaran di Refinery Unit (RU) IV Cilacap Tangki 36T-102 milik Pertamina, yang berisi komponen Pertalite sebanyak 31.000 kiloliter, di Lomanis, Cilacap Tengah.

Pada lima bulan sebelumnya atau tepatnya Jumat (11/6), kebakaran juga terjadi di kilang Cilacap, yaitu area pertangkian 39 Pertamina RU IV Cilacap pukul 19.45 WIB, di bundwill tangki 39T-205.

Sebelumnya lagi, yaitu pada Senin (29/3), kebakaran juga terjadi di kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada pukul 00.45 WIB dini hari.

Kebakaran yang melanda kilang di Balongan cukup besar sehingga proses pemadaman memakan waktu sampai 2 hari. (Red)

Baca Lainnya

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

20 April 2026 - 13:59 WIB

Direktur P3S : Cari Aman Dalam Tppu, Ahmad Ali Hijrah Ke Psi

Jerry Massie Desak KPK Periksa Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ada Indikasi Mark Up Besar

20 April 2026 - 13:13 WIB

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi Dpr Dan Tunjangan Rp50 Juta

David Pajung Apresiasi Prabowo, Lindungi BBM Subsidi di Tengah Krisis Global

20 April 2026 - 11:42 WIB

David Pajung Apresiasi Prabowo, Lindungi Bbm Subsidi Di Tengah Krisis Global
Trending di Nasional