Teropongistana.com Jakarta – Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, mengungkapkan bahwa klubnya pernah menerima tawaran fantastis dari Paris Saint-Germain (PSG) untuk memboyong Lamine Yamal. Nilainya mencapai 250 juta euro atau hampir Rp 5 triliun, namun proposal tersebut langsung ditolak manajemen Blaugrana, Selasa (24/2/2026).
Pengakuan itu disampaikan Laporta dalam bukunya berjudul Així hem salvat el Barça (Begini Cara Kami Menyelamatkan Barca), yang diluncurkan di tengah agenda kampanyenya untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden klub.
Dalam buku tersebut, Laporta menegaskan komitmennya menjaga filosofi Barcelona sebagai klub yang membina dan melahirkan talenta muda kelas dunia. Ia menyebut Yamal sebagai simbol era baru Barcelona.
“Ketika tawaran itu datang, kami menolaknya. Ada yang menganggap keputusan itu gila,” ungkap Laporta.
Yamal, yang menjalani debut di tim utama pada usia 15 tahun, kini berkembang menjadi salah satu pemain muda paling bersinar di Eropa. Dalam dua musim terakhir, PSG disebut-sebut terus memantau perkembangannya.
Barcelona sendiri telah mengamankan masa depan sang winger dengan kontrak jangka panjang hingga musim panas 2031. Saat ini, nilai pasar Yamal ditaksir mencapai 200 juta euro atau sekitar Rp 3,9 triliun, menegaskan statusnya sebagai aset berharga klub Catalan tersebut.








