Menu

Mode Gelap
Peredaran Vape Narkoba Terbongkar di Batam, Ratusan Liquid Etomidate Disita BNN Korcam BGN Curugbitung Diduga Rangkap Jabatan sebagai Kepala SPPG, Picu Sorotan Tata Kelola Program MBG SPPG Cijoro Lebak 4 Diduga Distribusikan MBG Tidak Sesuai Standar Anggaran Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran Ajak Jaga Optimisme Program Pemerintah Copot dan Periksa Dirjen Planologi, MataHukum: Bersihkan Mafia Hutan GAMMA: PUPR Lebak Lemah Awasi Proyek Jalan Senilai Rp10,6 Miliar

Olahraga

Yunus Nusi Ingatkan Suporter Jaga Sportivitas, Sepak Bola Indonesia Masih Dalam Pengawasan FIFA


					Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi Perbesar

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi

Teropongistana.com Jakarta – Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengingatkan bahwa sepak bola Indonesia hingga kini masih berada dalam pengawasan FIFA pasca tragedi Tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022.

Pernyataan itu disampaikan Yunus usai laga final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu, yang diwarnai aksi penyalaan flare oleh suporter setelah pertandingan berakhir.

Dalam laga tersebut, Garudayaksa keluar sebagai juara usai menaklukkan PSS Sleman melalui adu penalti dengan skor 4-3, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu.

Yunus berharap insiden serupa tidak kembali terulang dan meminta seluruh suporter dapat lebih dewasa dalam menyikapi kemenangan maupun kekalahan tim kesayangannya.

“Kita berharap suporter selalu dewasa dalam menerima kemenangan maupun kekalahan, serta tetap menjaga sportivitas dan elegansi dalam mendukung sepak bola Indonesia,” ujarnya kepada awak media.

Ia menegaskan, situasi sepak bola nasional saat ini masih menjadi perhatian FIFA sehingga seluruh pihak, termasuk suporter, diminta menjaga kondusivitas kompetisi.

Sebelumnya, kericuhan juga terjadi di Stadion Lukas Enembe, Jumat, setelah Persipura Jayapura gagal promosi ke Super League usai kalah 0-1 dari Adhyaksa.

Kekecewaan suporter Persipura memicu aksi turun ke lapangan, perusakan fasilitas stadion, hingga pembakaran sejumlah kendaraan.

Menanggapi situasi tersebut, Yunus menegaskan bahwa hingga kini PSSI belum mencabut larangan suporter tandang. Menurutnya, keputusan terkait sistem home dan away bagi suporter masih akan dibahas bersama operator liga dan jajaran Komite Eksekutif PSSI.

“Kami akan melihat perkembangan dan melakukan evaluasi bersama apakah suporter tandang sudah layak dibuka kembali atau belum,” katanya.

Meski diwarnai sejumlah insiden, Yunus tetap bersyukur kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim ini dapat berjalan hingga selesai.

“Secara keseluruhan Championship berjalan lancar meski ada beberapa kejadian yang menjadi bahan evaluasi bersama. Ke depan, kompetisi ini harus terus dijaga dan dirawat agar semakin baik,” tutupnya.

Baca Lainnya

Duel Panas Brasil vs Maroko di Grup C Piala Dunia 2026, Mohamed Ouahbi: Kami Mau Menang!

9 Juni 2026 - 22:16 WIB

Duel Panas Brasil Vs Maroko Di Grup C Piala Dunia 2026, Mohamed Ouahbi: Kami Mau Menang!

Sambut Musim Baru, Persija Luncurkan Bus Listrik Mewah Legacy SR3 Neo Panorama

21 Mei 2026 - 22:08 WIB

Sambut Musim Baru, Persija Luncurkan Bus Listrik Mewah Legacy Sr3 Neo Panorama

Manuel Neuer, Kiper Revolusioner yang Mengubah Wajah Sepak Bola Modern

16 Mei 2026 - 18:35 WIB

Manuel Neuer, Kiper Revolusioner Yang Mengubah Wajah Sepak Bola Modern
Trending di Olahraga