Menu

Mode Gelap
Lurah Muara Ciujung Barat Dukung Perbaikan Jalan dan Drainase Kaum Lebak Forkopimda Kota Serang Perkuat Sinergi Jelang Agenda Januari 2026 Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi Oknum Kuasa Hukum Diduga Ambil Dompet Petugas Security di PN Rangkasbitung KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat

Pendidikan

Bupati Zaki Raih Gelar Doktor Sangat Memuaskan


					Keterangan foto : Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat menerima gelar doktor, Selasa (20/6/2023) Perbesar

Keterangan foto : Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat menerima gelar doktor, Selasa (20/6/2023)

Teropongistana.com JAKARTA – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar resmi bergelar doktor setelah melakukan sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Pemerintahan di Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akhir 3,81 atau Sangat Memuaskan.

Disertasi yang diteliti berjudul Inovasi Pelayanan Publik di Era Pandemi Covid-19 di Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Ia pun mengungkap alasan meneliti judul tersebut, yakni pelayanan publik terganggu yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Penelitian ini dibuat sebagai salah satu solusi pelayanan publik ketika masa pandemi.

Adapun, penelitian ini dilaksanakan pada 23 Desember 2020 hingga 27 Februari 2021 di ruang lingkup Pemkab Tangerang, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan publik. Zaki menyelesaikan pendidikan doktor dalam waktu 4 tahun.

“Pandemi Covid-19 tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak memberikan layanan kepada masyarakat, justru pemerintah daerah (pemda) harus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya melakukan inovasi di berbagai pelayanan publik,” terangnya.

Adapun bentuk inovasi yang dilakukan adalah dengan pembuatan website atau aplikasi pelayanan publik. Di antaranya adalah Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan (SIPENDUK) dan Sistem Informasi Pelayanan Pelayanan Terpadu (SIPINTER).

Inovasi anyar yang lain adalah Sistem Informasi Cetak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Online Terpadu (SICEPOT). Program ini memungkinkan pelayanan pembayaran PBB dengan proses pembayaran cashless tanpa harus datang ke Badan Pendapatan Daerah (BPD).

Dirinya menyebutkan, dengan inovasi tersebut tentu dapat meminimalisir adanya praktik pungli yang menjadi penyakit akut di lingkungan pemerintahan. Sebab, berkurangnya pertemuan tatap muka dan transaksi cashless dinilai membantu masyarakat terhindar dari praktik tersebut.

“Lalu ada inovasi Sistem Informasi Booking Online Medical Check-up (SIBOMCU). Dengan aplikasi ini, masyarakat yang mau mendapatkan pelayanan medis bisa tanpa hadir langsung ke rumah sakit dan menyesuaikan dengan waktu yang dapat disesuaikan,” tambah dia.

Dalam kesempatan itu, Tim Penguji berharap semoga penelitian ini bisa menjadi bahan dasar penelitian dan rujukan penelitian-penelitian lain. Diharapkan ini juga dapat mengembangkan dan memperkaya keilmuan di bidang ilmu pemerintahan.

Salah satu penguji pun menyebut Ahmed Zaki Iskandar sebagai doktor kearifan lokal. Hal itu dinilai dari upaya pengabdiannya kepada masyarakat dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang.

“Pendidikan ini diharapkan dapat memperkaya dan menjadi rujukan mahasiswa pada bidang yang sama. Hasil ini bisa menjadi masukan disertasi untuk kebutuhan penelitian, ini juga diharapkan dapat menjadi acuan oleh penelitian selanjutnya,” ucapnya.

Baca Lainnya

Hari Amal Bakti ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

3 Januari 2026 - 19:28 WIB

Hari Amal Bakti

Kemenag Longgarkan Perkuliahan PTKI Terdampak Bencana: Belajar Jalan Terus, Meski Kampusnya Ikut Mengalir

5 Desember 2025 - 15:11 WIB

Kemenag Longgarkan Perkuliahan Ptki Terdampak Bencana: Belajar Jalan Terus, Meski Kampusnya Ikut Mengalir

MPLS SMPN1 Kemang pada tahun ajaran 2025/2026

19 Juli 2025 - 16:19 WIB

Setelah Melaksanakan Proses Spmb Tingkat Smp, Smp Satu Negri Kemang Menyambut Kehadiran Murid Baru Dengan Melaksanakan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Mpls) Pada Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan Mpls Ini, Berlangsung Selama 5 Hari, Terhitung Mulai Hari Ini Senin Kemarin, Dengan Menampilkan Kegiatan Demontrasi Salah Satunya Eskul Paskibraka Yang Ada Di Smpn 1 Kemang. Nurul Rahayu Priatna Kelas 8,6 Salah Satu Anggota Paskibraka Menambahkan Dengan Antusias Smpn1 Nekem  Ini Sering Mengikuti Kegiatan Lomba Dan Berhasil Mendapat Juara Dalam Beberapa Kategori. Begitu Juga Ibu Nini Suherti  Salah Satu Guru Wali Kelas 8,6 Menjelaskan Kegiatan Mpls Untuk Murid Baru Ini Menjadi Sarana Untuk Mengenal Lebih Jauh Sekolah Mereka. Pelaksanaan Mpls Disesuaikan Dengan Berbagai Kegiatan Positif, Yang Diawali Dengan Doa Bersama Dan Wawasan Wiatamandala Ibu Nini Suherti Juga Mengungkapkan Kegiatan Ini Rutin Di Laksanakan Setiap Tahun Yang Diselenggarakan Di Lingkungan Sekolah Smpn 1 Kemang Dan Mpls Mulai Dari Tanggal 14-18 Juli Dengan Diawali Pembukaan, Doa Bersama, Penyampaian Wawasan Wiatamandala, Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selain Itu Juga Kegiatan Mpls Ini Juga Disertai Dengan Berbagai Sosialisasi Mulai Dari Sosialisasi Dari Bapak Ibu Guru Mengenai Beberapa Kegiatan Yang Eskul Yang Ada Di Lingkungan Smpn1 Kemang Dan Tentang Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembelajaran Untuk Menjadi Lingkungan Yang Aman Dan Nyaman Serta Bahaya Judi Online. Dan Memberikan Materi Pencegahan Bullyng Dilingkungan Sekolah Dan Pentingnya Pendidikan Tinggi. Harapan Dengan Adanya Mpls Ini Dapat Membantu Para Murid Baru Untuk Bisa Beradaptasi Dan Mengenal Satu Sama Lain Serta Para Guru Selama Mpls. Selain Itu Mereka Juga Perlu Mengetahui Aturan-Aturan Yg Berlaku Di Sekolah, Sehingga Tercipta Lingkungan Belajar Yang Disiplin, Dan Nyaman. Kepala Sekolah Berharap Untuk Kedepannya Smpn 1 Kemang  Bisa Lebih Maju Dalam Memberikan Pelajaran Dan Ilmu Yg Terbaik Bagi Murid-Murid Sehingga Bisa Menjadi Pribadi Yg Berkarakter Dan Berbudi Pekerti Yang Luhur Sehingga Menghasilkan Murid-Murid Yang Berprestasi Walaupun Masih Dalam Keterbatasan Dari Pihak Guru Pengajar.
Trending di Pendidikan