Menu

Mode Gelap
Harga Satuan Rp2,2 Miliar per Unit, Kesesuaian Mobil Derek Dishub DKI Dipertanyakan Kasus Penyekapan Bandung Ditangkap, Wakil Ketua Komisi III DPR: Hukum Seberat-beratnya Diduga Dimobilisasi, BaraNusa Minta Usut Sumber Dana Aksi Pro MBG di Depok Jamin Kualitas, Tim Kodam III Siliwangi Periksa Program Pembangunan di Pandeglang ​ Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis

Politik

BMI : Revitalisasi Perubahan Untuk Keadilan dan Keberpihakan Kaum Lemah


					BMI : Revitalisasi Perubahan Untuk Keadilan dan Keberpihakan Kaum lemah Perbesar

BMI : Revitalisasi Perubahan Untuk Keadilan dan Keberpihakan Kaum lemah

Teropongistana.com Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi mengatakan, ada makna mendalam di balik peringatan sumpah pemuda bertepatan tangal 28 Oktober saat ini. Farkhan mengatakan, ruh sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928 atau ratusan tahun lalu itu tak hanya bernilai kebangsaan, kenegaraan dalam jiwa bertumpah darah Indonesia.

“Namun dalam kontek sekarang perlu dimaknai revitaliasi semangat kempemudaan,” ujar Farkhan, dalam pernyataan resmi peringatan hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025.10.28

Menurut Farkhan, semangat revitalisasi jiwa kepemudaan dapat dijabarkan dalam mendukung perubahan lebih baik dan keberpihakan kaum lemah. “Karena kontek saat ini sudah meraih kemederkaan, tinggal mengubah pola pikir berpihak yang jelas, salah satunya berpihak kepada kaum lemah dan margial atau musta’afin,” ujar Farkhan menambahkan.

Ia menegaskan keperpihakan pemuda dalam kontek sekarang itu dinilai perlu, ketika kemerdekan secara dejure masih menyisakan pekerjaan rumah atau PR. Di antaranya masih ada ketimpangan kemiskinan, dikriminasi minoritas dan nilai keadilan berbasis gender.

Sejumlah masalah itu, kata Farkhan, menjadi tanggungjawab pemuda sekarang melakukan langkah nyata dengan prorgram dan kegiatan yang dijiwai prinsip menegakakn keadilan serta menolong kelompok rentan.

“Baik rentan ekonomi, rentan diskrimansi maupun kerentanan lain,” ujar Farkhan.

Selain itu Farkhan mengingatkan pentingnya menjaga identitas pemuda yang selalu hadir sebagai pendobrak ketika menemukan tatanan sistem maupun nilai-nilai yang merugikan publik dan bangsa. “Selalu hadir dalam kepeloporan di semua sektor. Termasuk mendobrak paradigma atau pola pikir dan peran menata sistem yang lebih baik,” kata Farkhan menjelaskan.

Dyt

Baca Lainnya

PKB Banten Matangkan Struktur DPC, Fokus pada Keterwakilan Wilayah dan Kader Perempuan

18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pkb Banten Matangkan Struktur Dpc, Fokus Pada Keterwakilan Wilayah Dan Kader Perempuan

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai PKB Lebak

11 Juni 2026 - 15:16 WIB

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai Pkb Lebak

Adde Rosi: Lebih dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin

10 Juni 2026 - 15:38 WIB

Adde Rosi: Lebih Dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin
Trending di Politik