Menu

Mode Gelap
GHS Ditahan, Diduga Atur Titik Dapur SPPG dan Beri Uang ke Pimpinan BGN Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba, DPR Setujui Tambahan Dana BNN Rp5,05 Triliun Evaluasi MBG, Irma Dorong Insentif SPPG Disesuaikan dan Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Sasaran Messi Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Ronaldo Nazario: Pemain Terhebat Sepanjang Masa MTsN 9 Ciamis Tutup Tahun Ajaran dengan Pelepasan Siswa dan Pengukuhan Kenaikan Kelas Berbekal Latihan Matang, Kontingen Pramuka Karang Pamitran Bidik Prestasi di Ciamis

News

SEGERA…!DPRD Banten Berikan Edukasi Warga Terkait Wisata di Tangerang


					SEGERA…!DPRD Banten Berikan Edukasi Warga Terkait Wisata di Tangerang Perbesar

TEROPONGISTANA.COM TANGERANG – DPRD Provinsi Banten terus menggencarkan Gerakan Sadar Wisata yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat terhadap potensi wisata yang ada di sekitar mereka, sehingga ikut aktif serta mendapatkan manfaat ekonomi. Sabtu (30/10/2021).

“Gerakan Sadar Wisata juga untuk mendorong partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mewujudkan iklim yang baik bagi tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan di Provinsi Banten sehingga masyarakat ikut menikmati manfaatnya,”kata Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi 3 dari Fraksi Partai Demokrat, Dedi Sutardi.

Dedi Sutardi mengatakan, Bahwa Gerakan Sadar Wisata merupakan program berkelanjutan dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten sejalan dengan semangat dari pemerintah pusat melalui tagline Sapta Pesona.

Baca juga

Dirinya menambahkan, bahwa banyak keunggulan wisata di wilayah Banten. Tentu karena Banten sebagai masyarakat religius maka keunggulan wisata Telaga Biru Cigaru Cisoka juga sangat menarik untuk dikunjungi.

Dia berharap dengan berkembangnya wisata di Tangerang dan Banten, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menggeliat setelah sempat terganggu selama pandemi COVID-19.

Baca juga : Paripurna DPRD Setujui Hibah Gedung dan Lahan PMI Banten

Selain itu, diharapkan akan tumbuh pusat-pusat perekonomian baru dari mulai kerajinan tangan (craft), kuliner, penginapan, dan lainnya.

“Mengingat masa pandemi belum berakhir tentu keseluruhan kegiatan wisata harus mengutamakan protokol kesehatan,” kata Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tangerang yang pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang.

H.Dedi Sutardi juga menegaskan bahwa pihaknya bersama dengan anggota DPRD lainnya, terutama dari beberapa Fraksi sangat mendukung upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam mengembangkan pariwisata, terutama desa wisata sehingga masyarakat di perdesaan mendapatkan manfaat ekonomi melalui kuliner maupun kerajinan tangan.

“Kami dari Legislatif akan men-support anggaran, mendukung program-program Dinas Pariwisata dengan terjun langsung mengedukasi masyarakat dalam berbagai event yang digelar oleh Dinas Pariwisata. Melalui Gerakan Sadar Wisata, Banten menjadi lebih sehat, pariwisata menggeliat, dan ekonomi masyarakat semakin kuat,” ujar Putra Daerah Asli Cisoka Ini.

Sementara itu, Pengelola Sekaligus Pemilik Telaga Biru Cigaru Prianto Indra menyambut baik Gerakan Sadar Wisata ini bertujuan untuk menanamkan rasa percaya diri dan rasa aman, baik bagi masyarakat, pelaku usaha pariwisata maupun wisatawan, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Telaga Biru Cigaru Cisoka.

Disampaikannya, dalam memajukan dan mengembangkan sebuah potensi wisata yang ada di desa, yang pertama adalah masyarakat harus mengenal tren yang sedang terjadi pada saat ini.

“Bahwa orang jalan-jalan lebih senang kompak rombongan, bersama keluarga. Para anak muda yang disebut generasi milenial kebanyakan datang untuk berbagi. Jadi selaku pelaku kegiatan pariwisata harus lebih mandiri dan tidak harus dibantu oleh pemerintah. Dan kita juga harus menjadi pemilik, pelaku, dan penikmat perkembangan yang ada di desa,” ungkapnya.

Prianto Indra juga menuturkan bahwa desa harus menjunjung kearifan lokal, serta ada kesepakatan yang tidak merusak nilai-nilai desa. Karena menurutnya, pariwisata bukan sebagai tujuan ekonomi sesaat, akan tetapi untuk keberlanjutan dengan menggunakan konsep 3C (clear, champion, commitment).

“Yang mahal dalam pengembangan destinasi wisata adalah pengalaman, cerita, pengetahuan baru dan behavior,” tuturnya.

Adapun gerakan sadar wisata ini diikuti oleh partisipan dari Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis), HPI, Genpi se-Provinsi Banten, dan masyarakat umum.

Acara tersebut berisi kegiatan-kegiatan menarik, di antaranya sosialisasi sadar wisata, Jambore pelaku pariwisata Provinsi Banten, lomba memancing tradisional, story telling, dan festival kuliner. (Red)

Baca Lainnya

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang

Setahun Berdiri Belum Terbuka, FPHI Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Setahun Berdiri Belum Terbuka, Fphi Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​
Trending di News