Menu

Mode Gelap
Uchok Sky Khadafi: Punya Harta Triliunan, Trenggono Jadi Penantang Terkuat Zulhas di PAN Dave Laksono Harap Gencatan Senjata Iran-AS Jaga Stabilitas Ekonomi Global dan Indonesia Gawat, Diduga Tak Berizin Lengkap, Kandang Ayam Broiler di Ciomas Serang Disorot Mahasiswa Matahukum Desak BPK dan KPK Telusuri Penggunaan Fasilitas Negara untuk Partai Politik Ketua DPRD Kota Serang: SiLPA APBD 2025 Rp73,1 Miliar Belum Cukup Tutupi Defisit Anggaran 2026 12 Advokat Baru Resmi Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Papua Barat, La Ode Ghondohi Dorong Penegakan Hukum Berintegritas

News

IMM Gelar Lokakarya Kepenulisan Bertajuk Inklusi Sosial Kota Tangerang


					IMM Gelar Lokakarya Kepenulisan Bertajuk Inklusi Sosial Kota Tangerang Perbesar

TEROPONGISTANA.COM, TANGERANG – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tangerang gelar Lokakarya Kepenulisan bertajuk inklusi sosial Kota Tangerang di Aula Palapa Kodim 0506 Tangerang, Sabtu (21/1/2023).

Dalam kesempatan itu, turut hadir Irvansyah Asmat Anggota DPR RI periode 2009-2014, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kota Tangerang Feriyansyah menjadi pemateri ratusan kader IMM.

Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan PC IMM Kota Tangerang Akrim Lahasbi mengatakan Lokakarya Kepenulisan ini merupakan salah satu langkah maju yang Inklusif dalam melihat potensi kader-kader yang semakin sadar akan literasi menulis.

“Tentu sebagai bidang yang diharuskan dan diwajibkan mengakomodir kebutuhan keilmuan tentu ini langkah cukup baik diambil dengan mengadakan Lokakarya Kepenulisan ini. Semoga kedepan IMM Kota Tangerang melahirkan banyak penulis yang hebat” ujar Akrim Lahasbi kepada wartawan, Sabtu (21/1/2023).

BACA JUGA30 Mahasiswa UPN Ikuti Program Magang di Kejari Kota Malang

Senada, Ketua Umum IMM Kota Tangerang Mohammad Robby mengungkap dalam tema besar inklusi, upaya berbicara solusi dan literasi untuk kemajuan Kota Tangerang aspek sosial. Berkarya dalam kehidupan sosial harus nyata dengan segala ketulusan islami.

“IMM siap mengakomodir kebutuhan keilmuan kader dan melahirkan penulis hebat. Karna membaca kita akan mengenal dunia dan ketika kita menulis maka kita dikenal dunia,” kata Robby.

Sementara itu, Irvansyah Asmat legislator periode 2009-2014 menyampaikan bahwa anak muda generasi milenial dan Z penting untuk berdampingan bersama kaum marjinal.

Tentu saja dengan akses politik yang baik dapat memberikan kebijakan yang bersifat aspiratif apalagi berkaitan dengan inklusi sosial.

“Karena secara sosial juga sering ditemukan di sekitar banyak kaum marjinal dan dimarjinalkan secara hukum norma undang-undang, karena undang-undangnya tidak ramah terhadap kelompok-kelompok minoritas,” ujar Irvansyah.

BACA JUGA: DPP IMM Kritik Keras UU PPSK, Ternyata Ini Dosanya

Ketua DPC PDI Perjuangan Tangerang ini berpendapat bahwa fenomena orang perkotaan juga menjadi penyebab adanya inklusi sosial, dimana kecenderungan hidup yang indvidual sehingga ada kelompok termarjinalkan oleh ketidakpedulian.

“Hal tersebut dipicuh oleh rendahnya aktivitas sosial yang bermuara pada marjinalisasi kelompok rentan di lingkungan perkotaan tersebut. Dalam hal partisipasi kebijakan, kita berhak dan wajib dalam mengikuti proses itu,” papar Bang Jivan sapaan akrabnya.(4r).

Baca Lainnya

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang

Setahun Berdiri Belum Terbuka, FPHI Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Setahun Berdiri Belum Terbuka, Fphi Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​
Trending di News