Menu

Mode Gelap
Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK BPA Fair 2026: Lewat CFD, BPA Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan BNN Tegas Larang Vape, Ombudsman Jakarta Raya : Ini Jalan Selamatkan Generasi Menanti Nyawa Melayang, FTMB Ultimatum Pemerintah Segel Tambang Curugbitung

News

Sachrudin Berharap PMR Ikut Andil Dalam Penanggulangan Kebencanaan


					Pelantikan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) se - Kota Tangerang yang bertempat di Lapangan Ahmad Yani Alun-alun Kota Tangerang, Sabtu (4/3/2023). Perbesar

Pelantikan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) se - Kota Tangerang yang bertempat di Lapangan Ahmad Yani Alun-alun Kota Tangerang, Sabtu (4/3/2023).

Teropongistana.com, TANGERANG| Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin berharap PMR Kota Tangerang ikut andil dalam penanggulangan kebencanaan. Terlebih di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, yang berpotensi menyebabkan bencana banjir.

“Kebencanaan bisa terjadi kapan saja, adik – adik dengan pengetahuan dan kemampuannya masing – masing diharapkan bisa membantu mengatasi maupun mengantisipasi jika terjadi bencana,” ucap Sachrudin saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) se – Kota Tangerang yang bertempat di Lapangan Ahmad Yani Alun-alun Kota Tangerang, Sabtu (4/3/2023).

Baca juga: Band Kotak dan Ari Lasso Tutup Kemeriahan Malam Puncak HUT Kota Tangerang

Sachrudin juga mengucapkan apresiasi kepada seluruh pelajar yang telah ikut dalam organisasi kemanusiaan tersebut dan berharap bisa mengikuti dengan sungguh – sungguh pelatihan – pelatihan yang diberikan oleh PMI Kota Tangerang.

“Semoga para pelajar yang hari ini dilantik sebagai anggota PMR yang mengemban misi kemanusian ini, sikap dan perilakunya dapat dicontoh para pemuda lainnya,” ujar Sachrudin.

Senada dengan Wakil Wali Kota Tangerang, Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, juga berharap para PMR yang dilantik dapat meningkatkan keahliannya dengan mengikuti pelatihan – pelatihan pertolongan pertama terkait kebencanaan.

“Mudah – mudahan, kita semua bisa bersinergi menolong sesama bersama PMI Kota Tangerang, sehingga bermanfaat untuk masyarakat Kota Tangerang,” tutur Oman.

Sebagai informasi, kegiatan pelantikan gabungan ini merupakan pengesahan anggota-anggota PMR yang telah melakukan pengukuhan di masing – masing sekolah. Sebanyak  1.277 orang yang dilantik, terdiri dari tingkatan MULA sebanyak 14 orang, MADYA 473 orang, WIRA 790 orang.

Baca Lainnya

Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan

11 Mei 2026 - 18:56 WIB

Jakarta – Penerapan Sistem Pengelompokan Jamaah Model Syarikah Dalam Penyelenggaraan Haji Tahun 2025 Memicu Kebingungan Di Kalangan Jamaah. Anggota Komisi Viii Dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Pkb) Maman Imanul Haq Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi Agar Tidak Menganggu Kenyamanan Ibadah Jamaah Haji Indonesia. “Penerapan Sistem Syarikah Yang Terkesan Mendadak Ini Telah Mengacaukan Pengelompokan Kloter Yang Sebelumnya Sudah Terencana Dengan Baik Dari Tanah Air. Akibatnya, Banyak Jemaah Suami Istri Yang Terpisah, Serta Jemaah Lanjut Usia Yang Terpisah Dari Pendamping Yang Sangat Mereka Butuhkan. Kami Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi&Quot; Ujar Kiai Maman Imanulhaq, Selasa (13/5/2025). Pria Yang Akrab Disapa Kiai Maman Ini Mengungkapkan Sebelumnya, Jemaah Haji Indonesia Hanya Dilayani Oleh Satu Syarikah, Yaitu Mashariq. Namun, Pada Tahun Ini, Terdapat Delapan Syarikah Yang Bertugas Melayani Jemaah Haji Indonesia. Syarikah Sendiri Merupakan Perusahaan Arab Saudi Yang Memiliki Kewenangan Dalam Mengatur Pelaksanaan Ibadah Haji Di Indonesia. &Quot;Mengapa Harus Delapan Syarikah Yang Dilibatkan, Dan Apa Dasar Pertimbangannya? Seharusnya Kementerian Agama Telah Melakukan Identifikasi Masalah Dan Langkah-Langkah Mitigasi Sebelum Menerapkan Kebijakan Ini. Apakah Kekacauan Yang Terjadi Saat Ini Sudah Diketahui Dan Diantisipasi Oleh Kemenag?&Quot; Tanya Kiai Maman. Lebih Lanjut, Kiai Maman Mengusulkan Agar Jika Kemenag Tetap Menggunakan Delapan Syarikah, Pembagian Tanggung Jawab Hendaknya Didasarkan Pada Wilayah Di Indonesia. Misalnya, Syarikah A Bertanggung Jawab Atas Jemaah Dari Wilayah Tertentu Di Jawa Barat, Syarikah B Untuk Kota Tertentu Di Jawa Timur, Dan Seterusnya. “Jangan Seperti Kondisi Saat Ini Di Mana Lebih Dari Satu Syarikah Menangani Jemaah Dari Satu Daerah. Hal Ini Membingungkan Jemaah Dan Juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Dan Umrah (Kbihu). Bayangkan Saja, Ada Jemaah Yang Belum Siap Berangkat Namun Tiba-Tiba Harus Berangkat Keesokan Harinya, Atau Sebaliknya, Jemaah Yang Seharusnya Berangkat Beberapa Pekan Lagi Di Kloter Lain, Mendadak Harus Segera Berangkat. Sistem Seperti Apa Ini Jika Hasilnya Justru Menimbulkan Kekacauan?&Quot; Tegasnya. Komisi Viii Dpr Ri, Kata Kiai Maman Mendesak Kementerian Agama Untuk Segera Melakukan Negosiasi Dengan Pihak Berwenang Di Arab Saudi Guna Mencari Solusi Atas Permasalahan Ini. Menurutnya Indonesia Saat Ini Membutuhkan Negosiator Yang Handal Dan Mampu Menyampaikan Keluhan Serta Mencari Solusi Konstruktif Atas Kekacauan Dalam Pelaksanaan Ibadah Haji 2024 Ini. &Quot;Kami Memberikan Kesempatan Kepada Kemenag Dan Dirjen Penyelenggara Haji Dan Umrah Untuk Bertindak Cepat Menangani Masalah Ini. Kami Tidak Dapat Menerima Jika Penggunaan Delapan Syarikah Ini Justru Menyengsarakan Jemaah Haji Indonesia,&Quot; Imbuh Kiai Maman.

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK

11 Mei 2026 - 18:24 WIB

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional Dan Langgar Putusan Mk

Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan

11 Mei 2026 - 17:26 WIB

Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan
Trending di Nasional