Menu

Mode Gelap
Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia Luruskan Isu, Budi Arie Tegaskan: Pak Jokowi Milik Bangsa dan Rakyat Anggaran Sekwan DPRD Kabupaten Tangerang Melonjak, Hikmah Ibrahim Realisasi Firaun Rutin Setiap Tahun, Nasir Djamil Tebar Solidaritas Lewat Hewan Kurban di Aceh Api Semangat Berkobar! Projo Banten Dukung Konferda Jabar: Jadilah Pelita dan Tameng Rakyat Firman Soebagyo Dorong DPR Lebih Kritis Awasi Pemerintah

News

Ini Baru Bener, Masyarakat dan Relawan Jokowi Puji Pemkab Lebak Hentikan Galian di Warunggunung


					Keterangan foto : Respon cepat Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak mendapat pujian dari sejumlah masyarakat yang ada di Kampung Kanaga, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggung, Selasa (16/5/2023) Perbesar

Keterangan foto : Respon cepat Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak mendapat pujian dari sejumlah masyarakat yang ada di Kampung Kanaga, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggung, Selasa (16/5/2023)

Teropongistana.com Lebak – Respon cepat Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak mendapat pujian dari sejumlah masyarakat yang ada di Kampung Kanaga, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggung, Kabupaten Lebak. Pasalnya, tidak kurang dari 24 jam mereka mengerahkan personilnya untuk menijau langsung aktifitas galian tanah merah yang dikeluhkan masyarakat Kanaga tapi tidak berani berkomentar lantaran takut diduga ada beking.

“Salut kepada Stpol PP Lebak yang sigap dan peka terhadap keluhan masyarakat terkait perusakan infrastruktur jalan di desa warunngunung oleh aktivitas Dum truk penggalian tanah,” kata salah seorang masyarakat Kampung Kanaga, Udi Rusdi, Selasa (16/5/2023).

Lebih lanjut, Udi berharap aktifitas galian yang memang dikeluhkan masyarakat tersebut tak beroperasi lagi. Mengingat, kata Udi, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat Kanaga dan sekitarnya.

“Akses jalan Kampung Kanaga sarana utama untuk masyarakat yang memang mayoritas menjadi petani. Mereka membawa hasil taninya melintasi jalan tersebut. Harapanya kalau ada yang rusak bisa diberbaiki dan ke depan tak ada alat berat beroperasi,” ucap Udi.

Hal sama juga dikatakan tokoh masyarakat Kampung Kanaga, Ki Muhamad yang kerap disapa Abah Mamad. Menurut Abah Mamad, warga Kanaga hanya memiliki satu akses jalan utama yang kondisinya bisa dilalui. Tapi karena adanya aktifitas galian, masyarakat juga tergannggu.

“Semoga dengan hadirnya Polres Lebak, Satpol PP dan Perwakilan Istana bisa memberikan solusi agar tak ada lagi aktifitas galian tanah merah di jalan Kampung Kanaga,” tutur Muhamad.

Pujian juga datang dari Sekertaris Pospera Lebak, Dede Jaelani terhadap Pemda Lebak melalui Satpol PP. Kata Dede, kita dari relawan pendukung Jokowi dua periode siap mengawal galian tanah di Kanga agar tak sembarangan.

“Intinya kita siap laporkan jika memang terus beraktifitas galian tanah merah tersebut dan siap melaporkan siapa saja oknum yang terlibat menjadi beking dibelakangnya. Sudah kita investifasi untuk nama-namanya,'” tutup Dede. (Ronanda)

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Dokumen, Naskah Perjuangan PABPDSI Jadi Awal Perubahan Nasib Desa Indonesia

30 Mei 2026 - 11:12 WIB

Bukan Sekadar Dokumen, Naskah Perjuangan Pabpdsi Jadi Awal Perubahan Nasib Desa Indonesia

Kontainer Berisi Mineral Diduga Rare Earth Disita di Batam, Kejagung: Lindungi Kekayaan Negara

29 Mei 2026 - 19:53 WIB

Kontainer Berisi Mineral Diduga Rare Earth Disita Di Batam, Kejagung: Lindungi Kekayaan Negara

Siap Ramaikan Industri Musik, Syahla Ayu Rilis “Kurang Ngena”

29 Mei 2026 - 11:02 WIB

Siap Ramaikan Industri Musik, Syahla Ayu Rilis “Kurang Ngena”
Trending di News