Menu

Mode Gelap
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

Daerah

Pertahankan WBK dan WBBM, Lapas Kelas I Cirebon Gelar Rapat Evaluasi


					Keterangan foto : Lapas Kelas I Cirebon mengikuti Exit Meeting Monitoring dan Evaluasi Zona Integritas Pada Kanim Cirebon dan Lapas Cirebon, Sabtu (8/7/2023) Perbesar

Keterangan foto : Lapas Kelas I Cirebon mengikuti Exit Meeting Monitoring dan Evaluasi Zona Integritas Pada Kanim Cirebon dan Lapas Cirebon, Sabtu (8/7/2023)

Teropongistana.com Cirebon – Lapas Kelas I Cirebon mengikuti Exit Meeting Monitoring dan Evaluasi Zona Integritas Pada Kanim Cirebon dan Lapas Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bapak Inspektur Wilayah II Serta Tim Penilai Inspektorat Wilayah II dan Tim Penilai Inspektorat Wilayah VI Kementerian Hukum dan HAM RI.

Acraa tersbeut bertempat di Kanim Cirebon dan diikuti oleh Kalapas Cirebon, Ketua ZI, beserta dengan masing-masing ketua pokja dan angggotanya.

Tim Penilai Inspektorat Wilayah II dan Tim Penilai Inspektorat Wilayah VI sampaikan Hasil Evaluasi Kanim Cirebon dan Lapas Cirebon apakah masih layak mendapatkan WBBM atau tidak.

Hasilnya adalah bahwa Kanim Cirebon dan Lapas Cirebon masih layak untuk mempertahankan WBBM dengan dilihat dari aspek-aspek dan indikator ZI.

Tim Penilai memberikan amanat bahwa terus lakukan dan kembangkan inovasi-inovasi baru, serta tetap melakukan pelaporan data dukung RB. Serta tetap jaga citra positif UPT,

Selanjutnya dilakukan secara simbolis penyerahan hasil evaluasi ZI WBBM kepada Kalapas Cirebon dan Kepala Kanim Cirebon. Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kemenkumham Lilik Sujandi berikan amanatnya.

“Begitu kita mengetahui jenis resiko dan tentang pengendaliannya, harus disiapkan dokumennya, serta informasi harus sampai ke bawah dan masyarakat, Kejelasan mengenai SOP, semua harus terstruktur dan jelas, harus bisa membuktikan bahwa inovasi dapat bermanfaat, inovasi tersebut harus bisa menjadi nilai tambah bagi organisasi.” Ujar Lilik Sujandi.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama

12 Januari 2026 - 01:18 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai Di Banten Lama

Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar

11 Januari 2026 - 23:15 WIB

Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, Gmbi Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar

Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang

11 Januari 2026 - 21:19 WIB

Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang
Trending di Daerah