Menu

Mode Gelap
Lurah Muara Ciujung Barat Dukung Perbaikan Jalan dan Drainase Kaum Lebak Forkopimda Kota Serang Perkuat Sinergi Jelang Agenda Januari 2026 Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi Oknum Kuasa Hukum Diduga Ambil Dompet Petugas Security di PN Rangkasbitung KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat

Nasional

Ratusan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Jalani Skrining TB-HIV dan TCM


					Keterangan foto;  Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Jalani Skrining TB-HIV dan TCM, Senin (11/09/2023). Perbesar

Keterangan foto; Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Jalani Skrining TB-HIV dan TCM, Senin (11/09/2023).

Teropongistana.com Bandung – Narkotika Kelas IIA Bandung baru-baru ini telah melakukan skrining TB-HIV (Tuberculosis-Human Immunodeficiency Virus) dan TCM (Tes Cepat Molekular) bagi 515 orang warga binaan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular di dalam lembaga pemasyarakatan, Bandung (11/09/2023).

Skrining TB-HIV yang dilakukan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung melibatkan pemeriksaan medis menyeluruh terhadap para warga binaan. Tes TB dilakukan dengan mengukur gejala-gejala seperti batuk kronis, demam, dan penurunan berat badan yang tidak wajar. Sementara itu, tes HIV dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi virus dan memberikan perawatan yang diperlukan jika ada yang terinfeksi.

Bekerjasama dengan tim skrining Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Puskesmas Jelekong serta Puskesmas Wanasari program TCM juga diterapkan untuk mengidentifikasi dan mengawasi individu yang mungkin telah terpapar TB dari kontak erat dengan penderita TB. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap, untuk tahap pertama merupakan skrining gejala TBC-HIV pada tanggal 11-12 September dan dilanjutkan dengan skrining TBC Chest X-Ray (Mobile Rontgen) dan TCM (Tes Cepat Molekular) pada tanggal 13-15 September.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Gumilar Budirahayu, mengungkapkan bahwa langkah ini sangat penting dalam menjaga kesehatan warga binaan dan mengurangi risiko penyebaran penyakit di dalam lembaga pemasyarakatan. Dia juga menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran tentang TB-HIV di kalangan warga binaan untuk meminimalkan risiko penularan.

(David)

Baca Lainnya

Smelter Harita Group di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

12 Januari 2026 - 17:25 WIB

Smelter Harita Group Di Pulau Obi Diduga Lakukan Genosida Emisi

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945
Trending di Nasional