Menu

Mode Gelap
Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja 1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI

Pendidikan

Kabar Gembira..! Kemenag Perjuangkan Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren


					Pondok pesantren tradisional. Perbesar

Pondok pesantren tradisional.

Teropongistana.com Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa saat ini Kementerian Agama tengah memperjuangkan pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren. Komitmen ini disampaikan Menag Nasaruddin Umar saat menghadiri perayaan Harlah ke-42, Pondok Pesantren Islam lslam Miftachussunnah ll, lstighosah Kebangsaan, dan Peringatan Hari Pahlawan di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya, Jawa Timur.

“Kementerian Agama segera membentuk suatu Direktorat Jenderal khusus yang akan mengurus sekaligus untuk mengayomi pondok pesantren,” kata Menag Nasaruddin di hadapan ribuan peserta istighosah, di Surabaya, Kamis (14/11/2024).

Turut hadir, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf, Pimpinan Pondok Pesantren lslam Miftachussunnah ll KH Miftachul Akhyar, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Muzakki, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Ahmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya Muhammad Muslim, dan para santri

Menag Nasaruddin Umar mengatakan bahwa pesantren adalah lembaga yang murni lahir dari rahim Nusantara. Ia menambahkan fakta menunjukkan perintis dunia kependidikan yang sistematis dalam sejarah bangsa Indonesia adalah pondok pesantren. Hal ini terjadi bahkan sebelum Belanda datang ke Indonesia.

Mengutip Nurcholish Madjid, ia menyatakan bahwa seandainya Indonesia tidak dijajah Belanda, maka perguruan tinggi yang berkembang saat ini adalah Universitas Termas, Universitas Lirboyo, Universitas Tebu Ireng, dan universitas dari pesantren-pesantren lainnya. “Bukan UI, ITB, IPB, atau kampus-kampus lainnya,” ujarnya

“Maka sudah saatnya sekarang ini pondok pesantren merebut masa jayanya seperti yang pernah terjadi di masa lampau. Sudah waktunya pondok pesantren ini menjadi tuan rumah di dalam rumahnya sendiri, di negeri ini,” tutur Menag.

Di hadapan ribuan warga pesantren yang hadir, Menag Nasaruddin menjelaskan bahwa terbitnya undang-undang tentang pesantren adalah bentuk dari kehadiran Kementerian Agama memberikan eksistensi dan legitimasi terhadap pondok pesantren.

“Tugas kami selanjutnya adalah bagaimana melanjutkan keberadaan pondok pesantren,” ujar Menag.

Menurut Menag, penanaman karakter di pesantren sangat efektif. Sistem pemondokan (boarding) yang ada di pesantren memungkinkan para santri mendapat pengawasan selama 24 jam.

“Dan ini adalah di antara keunggulan pesantren. Sebab waktu yang sering rawan menimbulkan masalah adalah setelah pulang dari sekolah,” terangnya.

“Sebab itu sistem pemondokan yang diterapkan di pesantren diadopsi oleh sekolah-sekolah di Inggris dan Australia,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Hari Amal Bakti ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

3 Januari 2026 - 19:28 WIB

Hari Amal Bakti

Kemenag Longgarkan Perkuliahan PTKI Terdampak Bencana: Belajar Jalan Terus, Meski Kampusnya Ikut Mengalir

5 Desember 2025 - 15:11 WIB

Kemenag Longgarkan Perkuliahan Ptki Terdampak Bencana: Belajar Jalan Terus, Meski Kampusnya Ikut Mengalir

MPLS SMPN1 Kemang pada tahun ajaran 2025/2026

19 Juli 2025 - 16:19 WIB

Setelah Melaksanakan Proses Spmb Tingkat Smp, Smp Satu Negri Kemang Menyambut Kehadiran Murid Baru Dengan Melaksanakan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Mpls) Pada Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan Mpls Ini, Berlangsung Selama 5 Hari, Terhitung Mulai Hari Ini Senin Kemarin, Dengan Menampilkan Kegiatan Demontrasi Salah Satunya Eskul Paskibraka Yang Ada Di Smpn 1 Kemang. Nurul Rahayu Priatna Kelas 8,6 Salah Satu Anggota Paskibraka Menambahkan Dengan Antusias Smpn1 Nekem  Ini Sering Mengikuti Kegiatan Lomba Dan Berhasil Mendapat Juara Dalam Beberapa Kategori. Begitu Juga Ibu Nini Suherti  Salah Satu Guru Wali Kelas 8,6 Menjelaskan Kegiatan Mpls Untuk Murid Baru Ini Menjadi Sarana Untuk Mengenal Lebih Jauh Sekolah Mereka. Pelaksanaan Mpls Disesuaikan Dengan Berbagai Kegiatan Positif, Yang Diawali Dengan Doa Bersama Dan Wawasan Wiatamandala Ibu Nini Suherti Juga Mengungkapkan Kegiatan Ini Rutin Di Laksanakan Setiap Tahun Yang Diselenggarakan Di Lingkungan Sekolah Smpn 1 Kemang Dan Mpls Mulai Dari Tanggal 14-18 Juli Dengan Diawali Pembukaan, Doa Bersama, Penyampaian Wawasan Wiatamandala, Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selain Itu Juga Kegiatan Mpls Ini Juga Disertai Dengan Berbagai Sosialisasi Mulai Dari Sosialisasi Dari Bapak Ibu Guru Mengenai Beberapa Kegiatan Yang Eskul Yang Ada Di Lingkungan Smpn1 Kemang Dan Tentang Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembelajaran Untuk Menjadi Lingkungan Yang Aman Dan Nyaman Serta Bahaya Judi Online. Dan Memberikan Materi Pencegahan Bullyng Dilingkungan Sekolah Dan Pentingnya Pendidikan Tinggi. Harapan Dengan Adanya Mpls Ini Dapat Membantu Para Murid Baru Untuk Bisa Beradaptasi Dan Mengenal Satu Sama Lain Serta Para Guru Selama Mpls. Selain Itu Mereka Juga Perlu Mengetahui Aturan-Aturan Yg Berlaku Di Sekolah, Sehingga Tercipta Lingkungan Belajar Yang Disiplin, Dan Nyaman. Kepala Sekolah Berharap Untuk Kedepannya Smpn 1 Kemang  Bisa Lebih Maju Dalam Memberikan Pelajaran Dan Ilmu Yg Terbaik Bagi Murid-Murid Sehingga Bisa Menjadi Pribadi Yg Berkarakter Dan Berbudi Pekerti Yang Luhur Sehingga Menghasilkan Murid-Murid Yang Berprestasi Walaupun Masih Dalam Keterbatasan Dari Pihak Guru Pengajar.
Trending di Pendidikan