Menu

Mode Gelap
Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Bulu: BEM Persatuan Indonesia Minta Lembaga Negara Sinergi Bukan Bertikai di Kasus Batu Bara Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan Bukan Amplop Biasa, MataHukum Ungkap Uang Suap Kuansing Diduga Melalui Tangan Dirjen Planologi Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir Prof Abdul Fickar Hadjar Dukung Tindakan Polri, Dalami Kasus Korupsi dan TPPU Terkait Febrie Adriansyah IPSM Kabupaten Lebak Peringati HUT ke-51, Wabup Dorong Dukungan Anggaran untuk Pekerja Sosial

Nasional

Kasus Korupsi Minyak Bikin Erick Thohir Terancam di Kabinet


					Keterangan Foto : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.  Perbesar

Keterangan Foto : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. 

Teropongistana.com Jakarta – Isu reshuffle jilid 2 Kabinet Merah Putih (KMP) oleh Presiden Prabowo Subianto, disinyalir turut menarget Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan mengamati, pos BUMN punya persoalan yang tidak kecil karena berkaitan dengan tata kelola uang negara yang diusahakan.

Menurut dia, menyeruaknya kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023 adalah salah satu contoh persoalannya.

“Kasus Pertamina sebetulnya bisa menjadi pintu masuk untuk me-reshuffle Erick dari menteri BUMN,” ujar Yusak kepada wartawan pada Senin, 17 Maret 2025.

Lebih dari itu, kandidat doktor politik Universitas Nasional (UNAS) itu memprediksi, kepemimpinan Erick Thohir di BUMN selama dua periode tak kunjung menunjukkan prestasi.

Justru, ia mendapati sejumlah persoalan yang muncul, tak terkecuali terkait dugaan korupsi hingga kerugian negara. Sehingga wajar menurutnya apabila ada isu Erick Thohir akan terkena reshuffle Presiden Prabowo jilid 2.

“Tata kelola BUMN bukan hanya buruk di era Erick, tapi juga tidak berkontribusi maksimal terhadap penerimaan pendapatan negara,” demikian Yusak menambahkan.

Baca Lainnya

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan

9 Juli 2026 - 21:01 WIB

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan

Tragedi Bekasi Timur: BUMN Harus Utamakan Keselamatan & Pelayanan, Bukan Sekadar Keuntungan

8 Juli 2026 - 13:31 WIB

Tragedi Bekasi Timur: Bumn Harus Utamakan Keselamatan &Amp; Pelayanan, Bukan Sekadar Keuntungan

Peradi Profesional Jalin Kerjasama Strategis dengan Singapore Probono dan NYC Bar, Kembangkan Budaya Probono di Indonesia

8 Juli 2026 - 07:52 WIB

Peradi Profesional Jalin Kerjasama Strategis Dengan Singapore Probono Dan Nyc Bar, Kembangkan Budaya Probono Di Indonesia
Trending di Nasional