Teropongistana.com Jakarta — Isu pergantian Ketua Umum Partai Golkar kembali memanas setelah akun Facebook Mans Kreasi mengunggah status kontroversial bertajuk “Golkar Bergejolak! Istana Disebut Restui Munaslub Ganti Bahlil, Nusron Menguat Jadi Calon Ketua Umum”. Status ini langsung ramai diserbu komentar dari netizen yang mendesak agar Bahlil Lahadalia segera dicopot dari kursi ketua umum, (1/8).
Salah satu komentar dari akun Nier Purwanto menyebut, “Segera dilengserkan Bahlil dari Ketum Golkar supaya kepercayaan rakyat kepada Golkar tidak surut.” Komentar ini disambut dukungan serupa dari warganet lain seperti Pramono Boedy Bambang yang menulis, “Aamiin. Buruan ganti ketua Golkar…!! Kayak kurang kader TOP aja nih partai.”
Kekecewaan juga disuarakan oleh Agusman yang mengaku dulunya pendukung Golkar. “Dulu saya pemilih Golkar. Setelah pemimpinnya tidak lagi punya bobot dan kualitas, apalagi sekarang dipimpin Bahlil, minat untuk milih Golkar turun drastis,” ujarnya.
Sentimen ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Bahlil juga datang dari Halia Halma yang menulis singkat, “Ganti Bahlil, cari yang pintar kata Prabowo.” Sedangkan Johannes Sawarnajaya Sinaga menyoroti latar belakang Bahlil sebagai kader baru: “Kader karbitan… makin cepat presiden menjaga jarak dengan masa lalu akan makin dicintai rakyat.”
Kritik tajam datang dari Anthon Tandungan yang menyebut, “Kalau diperhatikan, ketua umum Golkar ini cuma bisa omon-omon saja, pola pikirnya tidak jelas. Baiknya segera diganti demi Golkar dan masyarakat.”
Tak sedikit juga yang menyuarakan dukungan terhadap Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). “Mantappp… saya kader Golkar, sangat setuju dengan ada munaslub,” tulis Supianto Gelban. Sementara Bino Saputro menyindir, “Ganti aja, Bahlil ini yang buat peraturan aneh.”
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari DPP Partai Golkar, kabar bahwa Istana turut merestui Munaslub makin menambah spekulasi bahwa perubahan pucuk pimpinan partai beringin tersebut tinggal menunggu waktu.