Menu

Mode Gelap
Pemuda Katolik Komda Bali Serukan Generasi Muda Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi Buntut Kematian Driver Ojol, Sahabat Presisi Desak Puan Maharani Mundur dari Jabatan Bentuk Peduli, Kejari Lebak dan Yayasan Uswah Hasanah Perwira Gelar Bakti Sosial Waspada..! Banyak Warga Asing Terlihat di Tengah Aksi Demo Depan Gedung DPR Senayan Ribuan Pengemudi Ojek Online Gelar Demo di Depan DPR RI, Ricuh hingga Masuk ke Gedung Dapur Sekolah Bisa Membentuk Karakter Anak Mandiri dan Budaya Antri

Politik

Sumber Internal: Pengusaha Golkar Nilai Prabowo Tak Akan Gantikan Bahlil, Dianggap Tak Punya Keberanian


Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Jakarta — Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang kembali mengemuka di tubuh Partai Golkar menuai respons keras dari sejumlah pengurus internal, khususnya kalangan pengusaha. Berdasarkan sumber internal yang enggan disebutkan namanya, wacana penggantian Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum dinilai tidak realistis dan tidak akan direalisasikan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

Menurut sumber tersebut, Prabowo dianggap tidak memiliki keberanian untuk menggantikan sosok Bahlil yang dinilai memiliki dukungan kuat dari pengusaha, terutama di lingkaran Golkar, (1/8).

“Golkar itu isinya pengusaha semua. Zaman Prabowo, pengusaha justru banyak yang mengeluh. Proyek-proyek mandek, pemain-pemain besar pada pusing. Makanya mereka lebih nyaman dengan Bahlil,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, kekuatan Bahlil di internal Golkar cukup solid, terutama dari kalangan kader muda yang berlatar belakang organisasi seperti HMI. Sementara tokoh-tokoh dari kelompok lain seperti PMII dinilai tak punya cukup ruang jika Bahlil tetap di atas angin.

“HMI di Golkar merapat semua ke Bahlil. Kalau Nusron (Wahid) yang dari PMII maju, kecil kemungkinan akan diberi ruang. Kecuali kalau ada kandidat lain yang lebih kompromistis,” lanjutnya.

Sumber itu juga menyebut bahwa para aktivis dan kelompok sipil yang dulu aktif di sekitar kawasan Cikini kini kehilangan momentum di bawah era Prabowo.

“Tukang-tukang demo saja pada sepi mainan. Apalagi yang biasa main proyek. Sekarang zamannya kaku. Orang Golkar banyak yang puyeng,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai Golkar maupun pihak Istana terkait isu ini. Namun dinamika internal partai berlambang pohon beringin itu dipastikan akan terus bergerak menjelang suksesi kepemimpinan nasional.

Baca Lainnya

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi DPR dan Tunjangan Rp50 Juta

28 Agustus 2025 - 19:38 WIB

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi Dpr Dan Tunjangan Rp50 Juta

Pengamat : Bahlil Bergeser ke Istana, Prabowo Diyakini Tak Mudah Di Olah-olah

28 Agustus 2025 - 14:12 WIB

Pengamat : Bahlil Bergeser Ke Istana, Prabowo Diyakini Tak Mudah Olah-Olah

Akun Facebook Deddy Corbuzier Dibanjiri Komentar Usai Wawancara Mahfud MD Soal Wacana Pembubaran DPR

28 Agustus 2025 - 04:48 WIB

Akun Facebook Deddy Corbuzier Dibanjiri Komentar Usai Wawancara Mahfud Md Soal Wacana Pembubaran Dpr
Trending di Politik