Menu

Mode Gelap
Komite Pemantau MBG Apresiasi Perombakan BGN, Soroti Kasus Kecelakaan Kerja yang Belum Tuntas Gugatan Batas Usia KPU dan Bawaslu RI, Kuasa Hukum Minta Tambahkan Syarat Alternatif Gerindra: Perombakan Pimpinan BGN Bukti Prabowo Perbaiki Tata Kelola MBG Dadan Dicopot dan Ditahan, Dugaan Markup Printer HP BGN Kembali Terungkap David Pajung: Prabowo Lebih Utamakan Rakyat Daripada Lindungi Pejabat Korup ​ Kejagung Tetapkan 3 Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi, Terkait Penyimpangan MBG

Politik

Sumber Internal: Pengusaha Golkar Nilai Prabowo Tak Akan Gantikan Bahlil, Dianggap Tak Punya Keberanian


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Jakarta — Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang kembali mengemuka di tubuh Partai Golkar menuai respons keras dari sejumlah pengurus internal, khususnya kalangan pengusaha. Berdasarkan sumber internal yang enggan disebutkan namanya, wacana penggantian Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum dinilai tidak realistis dan tidak akan direalisasikan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

Menurut sumber tersebut, Prabowo dianggap tidak memiliki keberanian untuk menggantikan sosok Bahlil yang dinilai memiliki dukungan kuat dari pengusaha, terutama di lingkaran Golkar, (1/8).

“Golkar itu isinya pengusaha semua. Zaman Prabowo, pengusaha justru banyak yang mengeluh. Proyek-proyek mandek, pemain-pemain besar pada pusing. Makanya mereka lebih nyaman dengan Bahlil,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, kekuatan Bahlil di internal Golkar cukup solid, terutama dari kalangan kader muda yang berlatar belakang organisasi seperti HMI. Sementara tokoh-tokoh dari kelompok lain seperti PMII dinilai tak punya cukup ruang jika Bahlil tetap di atas angin.

“HMI di Golkar merapat semua ke Bahlil. Kalau Nusron (Wahid) yang dari PMII maju, kecil kemungkinan akan diberi ruang. Kecuali kalau ada kandidat lain yang lebih kompromistis,” lanjutnya.

Sumber itu juga menyebut bahwa para aktivis dan kelompok sipil yang dulu aktif di sekitar kawasan Cikini kini kehilangan momentum di bawah era Prabowo.

“Tukang-tukang demo saja pada sepi mainan. Apalagi yang biasa main proyek. Sekarang zamannya kaku. Orang Golkar banyak yang puyeng,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai Golkar maupun pihak Istana terkait isu ini. Namun dinamika internal partai berlambang pohon beringin itu dipastikan akan terus bergerak menjelang suksesi kepemimpinan nasional.

Baca Lainnya

Firman Soebagyo Apresiasi Kebangkitan Program P2KB SOKSI

17 Mei 2026 - 17:41 WIB

Firman Soebagyo Apresiasi Kebangkitan Program P2Kb Soksi

Sinyal GPS Pesawat Sering Terganggu, DPR Desak Investigasi Total AirNav dan Bandara

13 Mei 2026 - 22:23 WIB

Sinyal Gps Pesawat Sering Terganggu, Dpr Desak Investigasi Total Airnav Dan Bandara

Usulan Daftar Hitam Pelaku Politik Uang, Golkar: Butuh Pembenahan Sistem Menyeluruh

13 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pendaftaran Capres-Cawapres Dibuka, Cek Selengkapnya
Trending di Politik