Teropongistana.com JAKARTA – Potensi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan tajam di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah. Menilai perbandingan kekuatan militer kedua negara, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Dr. Jerry Massie, PhD, menegaskan bahwa kekuatan militer Amerika Serikat jauh di atas Iran.
Jerry Massie menyoroti bahwa Amerika Serikat merupakan negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia, baik di darat, laut, maupun udara.
“Perang antara Amerika dan Iran, dari segi kekuatan militer, sebetulnya tak berimbang. Amerika memiliki Delta Force sebagai pasukan darat terbaik dunia, Navy Seals sebagai pasukan laut terkuat, dan armada udara tercanggih seperti pembom B2 Spirit, B21, F-22 Raptor, F-35, dan F-111,” ujar Dr. Jerry Massie, PhD, dalam keterangannya, Senin.
Ia menambahkan, Iran hanya mengandalkan modal nekat dan semangat juang. Sejak kematian pemimpin mereka Ali Khamenei, sudah tercatat 55 pemimpin Supreme Leader dan para jenderal militer Iran tewas akibat serangan Israel-AS, menunjukkan betapa rentannya Iran di hadapan kekuatan gabungan tersebut.
“Iran masih kalah kelas dengan Amerika. Dalam potensi perang ini, Amerika telah menunjukkan taringnya pada dunia bahwa mereka memiliki kekuatan militer terbaik di jagat ini,” tegas Jerry.
Kekuatan Militer AS yang Menggentarkan
Jerry Massie menjabarkan keunggulan militer AS secara rinci:
– Siber: Amerika Serikat adalah pemimpin nomor 1 di dunia siber.
– Pasukan Elit: Pasukan elit Delta Force merupakan yang terbaik di dunia.
– Angkatan Udara: Pembom seperti B-2 Spirit tak bisa terdeteksi radar musuh. B-2 Spirit mampu terbang 11 ribu KM dan membawa 16 bom nuklir, dengan nilai satu pesawat mencapai Rp 35 triliun. Selain itu, ada juga pesawat pembawa bom Doomsday yang sangat ditakuti.
– Angkatan Laut: Memiliki pasukan terbaik dunia Navy Seals, serta dua kapal induk terbesar dan tercanggih, Gerald R. Ford dan Abraham Lincoln.
– Rudal dan Pertahanan: AS memiliki sistem penghalau rudal canggih seperti Helios, serta berbagai rudal presisi tinggi untuk kebutuhan pertahanan dan ofensif, meliputi anti-tank (Javelin), pertahanan udara (Patriot, THAAD, RIM-174 SM-6, FIM-92 Stinger), rudal jelajah (Tomahawk), dan rudal balistik (Minuteman III, PrSM).
“Amerika juga punya alat penghalau rudal Iran yakni Helios dan memproduksi berbagai rudal canggih yang terkenal dengan presisi tinggi,” tambahnya.
Perbandingan dengan Militer Iran
Menurut Global Firepower Index, kekuatan militer Iran menempati peringkat ke-14 dunia, dengan Artesh, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan Komando Penegakan Hukum (LEC) sebagai tiga cabang utama. Iran memiliki sekitar 610.000 personel aktif dan 350.000 cadangan.
Namun, Jerry menyoroti bahwa kekuatan laut Iran sudah sangat melemah. “Sekitar 160 kapal perang Iran telah dihancurkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Kekuatan militer Iran sudah berkurang 60-70 persen, jadi mereka sekarang pincang dan lumpuh,” jelas Jerry.
Meskipun Angkatan Udara Iran memiliki 551 pesawat tempur, helikopter, dan Angkatan Darat memiliki ribuan tank serta artileri, Angkatan Laut Iran tidak memiliki kapal induk atau kapal perusak, hanya mengandalkan kapal selam, korvet, dan kapal patroli.
Jerry Massie memprediksi Amerika Serikat akan segera menguasai Selat Hormuz. “Saya kira Amerika akan menguasai dan merebut Selat Hormuz pekan ini atau pekan depan. Ada 50 ribu pasukan sudah disiapkan di pangkalan militer Amerika di Qatar, Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, dan Oman,” kata Jerry.
Serangan tersebut, lanjutnya, akan dikawal oleh pesawat tempur Israel dan drone, serta pasukan Navy Seals yang diluncurkan dari kapal induk Gerald Ford, George Bush, dan Abraham Lincoln.









