Menu

Mode Gelap
Soal Praktik BBM Ilegal, Wakapolda Tegaskan Itu Bersifat Personal Bukan Institusi Seminar Wawasan Kebangsaan di Nabire Teguhkan Semangat Persatuan Papua Tengah dalam Bingkai NKRI Disperindag Tangerang Hadirkan Warteksi Gemilang, Harga Sembako Disubsidi Besar Jelang May Day 2026, KBBI Soroti Ketimpangan Upah dalam Rantai Produksi Global Gawat, Dugaan Uang 1 Juta Dolar di Tangan ZA Bukti Pansus Haji Terkontaminasi PT KAI Gagal Total: Tragedi Bekasi Bukti Nyata Bobroknya Manajemen

Daerah

Seminar Wawasan Kebangsaan di Nabire Teguhkan Semangat Persatuan Papua Tengah dalam Bingkai NKRI


					Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alantino Wiyai. Perbesar

Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alantino Wiyai.

Teropongistana.com Papua Tengah – Semangat nasionalisme kembali menggema di Nabire melalui kegiatan Seminar Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Provinsi Papua Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Aula LPP RRI Nabire, Jalan Merdeka, pada Rabu (29/4/2026).

Seminar tersebut mengusung tema “Bergabungnya Kembali Papua dalam Bingkai NKRI, Bersatu dalam Keberagaman, Kuat dalam Kebangsaan.” Tema ini menjadi refleksi penting terhadap perjalanan sejarah serta komitmen kebangsaan masyarakat Papua dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan luas terhadap upaya memperkuat wawasan kebangsaan di wilayah Papua Tengah.

Perwakilan Gubernur Papua Tengah melalui Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alantino Wiyai, turut hadir dan membacakan sambutan gubernur. Selain itu, hadir pula Sekretaris Jenderal DPP BMP RI, Kapolda Papua Tengah, serta Dandrem 173 Nabire.

Turut meramaikan kegiatan ini, perwakilan Lanal Nabire, Kepala Satpol PP Papua Tengah, Bupati Nabire, serta Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala. Organisasi kepemudaan seperti KNPI dan GMKI juga ikut ambil bagian dalam seminar tersebut.

Ketua DPD BMP RI Nabire dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus terus ditanamkan, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, Papua Tengah memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI. Oleh karena itu, kesadaran kolektif masyarakat perlu terus dibangun melalui kegiatan edukatif seperti seminar ini.

Dalam sambutan gubernur yang dibacakan, disampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menilai seminar ini sangat relevan, terutama dalam momentum refleksi sejarah 1 Mei 1963.

Tanggal tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Papua sebagai bagian dari Indonesia. Momentum ini, menurutnya, harus dimaknai sebagai awal dari tanggung jawab bersama dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan Papua harus diwujudkan melalui pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini menjadi prioritas dalam mewujudkan keadilan sosial di wilayah timur Indonesia.

Lebih lanjut disampaikan, persatuan yang dirasakan saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang bangsa Indonesia, yang melibatkan diplomasi, konsensus politik, hingga operasi militer.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyoroti tiga poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, meningkatkan kesadaran kolektif agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

Kedua, memberikan edukasi kepada generasi muda agar memahami proses sejarah serta tetap terhubung dengan identitas kebangsaan. Ketiga, memperkuat semangat nasionalisme dalam keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa.

Di akhir kegiatan, generasi muda Papua Tengah diimbau untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan pemahaman geopolitik global. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Papua Tengah yang maju, mandiri, dan bermartabat. (Abdullah)

Baca Lainnya

Soal Praktik BBM Ilegal, Wakapolda Tegaskan Itu Bersifat Personal Bukan Institusi

29 April 2026 - 15:42 WIB

Soal Praktik Bbm Ilegal, Wakapolda Tegaskan Itu Bersifat Personal Bukan Institusi

Disperindag Tangerang Hadirkan Warteksi Gemilang, Harga Sembako Disubsidi Besar

29 April 2026 - 10:45 WIB

Disperindag Tangerang Hadirkan Warteksi Gemilang, Harga Sembako Disubsidi Besar

Sasar Peningkatan Ekonomi Kabupaten Lebak, Kemenkum Banten Sosialisasi Merek dan Perseroan

28 April 2026 - 22:10 WIB

Sasar Peningkatan Ekonomi Kabupaten Lebak, Kemenkum Banten Sosialisasi Merek Dan Perseroan
Trending di Daerah