Menu

Mode Gelap
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Tersangka Kasus MBG Ikhyar Velayati : MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja LHKPN Dua Pejabat Kemendag Disorot, Muncul Nama Mereka di Kasus Suap Blueray Cargo Disekap dan Dianiaya 3 Tahun, Matahukum: Negara Wajib Lindungi Korban, Tangkap Pelaku Sekarang CBA Sebut Penyidikan KPK di Bea Cukai Janggal, Diduga Lindungi Jaringan Mafia Semakin Kencang Wacana Dua Periode, Ruang Bersaing Figur Koalisi Menuju 2029 Makin Sempit

Daerah

GAMMA Bongkar Setoran dan Kartel Proyek di Bina Marga Banten


					GAMMA Bongkar Setoran dan Kartel Proyek di Bina Marga Banten Perbesar

Teropongistana.com Jakarta – Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) Kabupaten Lebak, Banten, menggelar demonstrasi di depan Kantor Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026). Aksi ini menyoroti dugaan adanya praktik komisi atau “setoran” dalam proyek-proyek konstruksi APBN di wilayah Banten.

Koordinator Aksi, Ade Pahrul, menjelaskan bahwa dugaan ini didasari oleh informasi yang saling melengkapi. Bermula dari pemberitaan media daring pada 2025 yang memuat keterangan seorang kontraktor nasional, indikasi ini semakin kuat dengan adanya laporan langsung dari pelaksana proyek tahun anggaran yang sama.

“Berdasarkan data yang kami himpun, indikasi ini sangat kuat terutama di lingkungan Satker PJN Wilayah II dan PPK 2.3 BPJN Banten,” tegas Ade.

Soroti Pola Monopoli dan Persekongkolan

Selain dugaan komisi yang disebut mencapai 5% hingga 7% dari nilai kontrak, GAMMA juga menyoroti iklim pengadaan yang dinilai tidak sehat. Terlihat adanya pola di mana paket pekerjaan cenderung dikerjakan oleh kelompok atau pihak yang sama dari tahun ke tahun.

Kondisi ini dinilai menyimpang dari prinsip pengadaan yang seharusnya terbuka dan kompetitif, serta menjadi indikasi kuat adanya potensi persekongkolan atau pengaturan tender.

GAMMA juga menegaskan bahwa jika praktik ini benar terjadi, diduga cakupannya tidak hanya terjadi di satu atau dua satuan kerja saja, namun berpotensi meluas secara sistemik di lingkungan BPJN Banten.

Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

Meskipun demikian, pihaknya menegaskan bahwa temuan ini masih berupa indikasi yang harus diverifikasi secara hukum. Namun, tuntutan untuk ditindaklanjuti harus segera dipenuhi.

Ade menambahkan, jika tidak ada respons konkret dari pimpinan, GAMMA siap kembali turun ke jalan dengan aksi yang jauh lebih besar.

“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan kembali turun dengan tekanan yang lebih masif, hingga Dirjen Bina Marga dan Menteri PUPR turun tangan langsung menemui kami,” pungkasnya.

Baca Lainnya

MTsN 9 Ciamis Tutup Tahun Ajaran dengan Pelepasan Siswa dan Pengukuhan Kenaikan Kelas

18 Juni 2026 - 21:46 WIB

Mtsn 9 Ciamis Tutup Tahun Ajaran Dengan Pelepasan Siswa Dan Pengukuhan Kenaikan Kelas

Berbekal Latihan Matang, Kontingen Pramuka Karang Pamitran Bidik Prestasi di Ciamis

18 Juni 2026 - 21:42 WIB

Berbekal Latihan Matang, Kontingen Pramuka Karang Pamitran Bidik Prestasi Di Ciamis

Kapolda Cup II Resmi Bergulir, Perkuat Soliditas Personel Polri di Papua Barat Daya

17 Juni 2026 - 19:35 WIB

Kapolda Cup Ii Resmi Bergulir, Perkuat Soliditas Personel Polri Di Papua Barat Daya
Trending di Daerah