Menu

Mode Gelap
Mata Hukum Desak Rudy Susmanto Tindak Tegas Dugaan Jual Beli Jabatan di Daerah Pastikan Transparan dan Adil, Dindikbud Lebak Matangkan Tahapan SPMB City Diterpa Cedera, Rodri Terancam Absen Saat Perburuan Gelar Memanas Bank BJB dan Bank Banten Pererat Silaturahmi dan Kerja Sama Antar Bank Daerah Kapal Pertamina Dikuasai WNA: Matahukum Sebut Langgar Asa Cabotage dan Ancaman Kedaulatan Bupati Tangerang Tinjau Normalisasi Kali Cirarab, Fokus Tekan Risiko Banjir

News

LaNyalla Sebut Kawasan Industri Halal Tumbuhkan Investasi dan Ekonomi


					LaNyalla Sebut Kawasan Industri Halal Tumbuhkan Investasi dan Ekonomi Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai Kawasan Industri Halal (KIH) sukses menarik investasi dan menumbuhkan ekonomi sekaligus merupakan wujud komitmen pemerintah mewujudkan industrialisasi produk halal.

“Produk halal kini sedang menjadi primadona masyarakat internasional. Kehadiran Kawasan Industri Nasional mampu menarik investasi. Pada saat yang sama, perekonomian pun bergerak,” kata LaNyalla dalam kunjungan ke Subang, Jawa Barat, Selasa (30/11), sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Indonesia sendiri memiliki beberapa sentra Kawasan Industri Halal di antaranya Modern Halal Valley di Cikande Banten, Halal Industrial Park di Sidoarjo dan Bintan Inti Halal. Belasan potensi kawasan lainnya juga tengah berproses menjadi Kawasan Industri Halal.

“Semakin banyak zona industri halal akan semakin menumbuhkan berbagai produk halal,” tutur LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menilai, Kawasan Industri Halal merupakan titik awal untuk memicu pertumbuhan ekonomi lantaran pasar produksi halal nasional sangat besar.

Ia pun mendorong agar potensi tersebut bisa ditangkap oleh para pelaku UKM dan UMKM.

Ketua Dewan Penasehat KADIN Jatim itu juga menilai Kawasan Industri Halal menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi, baik produk jadi maupun produksi penunjang seperti pertumbuhan sumber daya alam serta pendukung seperti pelayanan dan jasa.

LaNyalla pun mengatakan Kawasan Industri Halal perlu untuk terus dikembangkan karena permintaan produk halal dari masyarakat internasional semakin tinggi.

“Hal ini juga menjadi upaya penting pemerintah yang berharap Indonesia menjadi sentra produk halal,” katanya.

Menurut LaNyalla, Indonesia memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang begitu besar. Untuk itu, sudah sepatutnya produk halal mendapat dukungan luas pemerintah.

“Sudah sepatutnya kita memberi dukungan, karena produk halal memiliki potensi yang begitu besar di pasar internasional,” ujarnya

Baca Lainnya

Kapal Pertamina Dikuasai WNA: Matahukum Sebut Langgar Asa Cabotage dan Ancaman Kedaulatan

21 April 2026 - 21:42 WIB

Kapal Pertamina Dikuasai Wna: Matahukum Sebut Langgar Asa Cabotage Dan Ancaman Kedaulatan

Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi dan Infrastruktur Diapresiasi

21 April 2026 - 17:50 WIB

Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi Dan Infrastruktur Diapresiasi

Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan CMNP VS Hary Tanoe dan MNC KPK Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar

21 April 2026 - 16:40 WIB

Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan Cmnp Vs Hary Tanoe Dan Mnc Kpk Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar
Trending di Hukum