Menu

Mode Gelap
PT Modern Beritikad Baik Dikorbankan, Matahukum Sebut Buruknya Administrasi Aset Daerah Banten Dave Laksono: Indonesia Harus Perkuat Kedaulatan di Tengah Geopolitik Global LPI Dukung Pemerintah Segera Eksekusi Pajak Kapal Asing di Selat Malaka Kasus Sri Rahayu Buktikan Perlindungan Pekerja MBG Masih Diabaikan Pengelola CBA Bongkar Bisnis “Centeng” Pejabat: Honor Pengawal Gubernur Maluku Utara Capai Rp660 Juta Mata Hukum Desak Rudy Susmanto Tindak Tegas Dugaan Jual Beli Jabatan di Daerah

Megapolitan

SIKAT…!Kejagung Naikan Kasus Waskita ke Penyidikan


					SIKAT…!Kejagung Naikan Kasus Waskita ke Penyidikan Perbesar

TEROPONGISTANA.COM –  Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menaikan perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Waskita Beton Precast dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana di Kejagung, Jakarta, Selasa (31/5).

“Tim menyampaikan bahwa tim penyidik Kejagung telah mendapatkan alat bukti yang cukup dan fakta hukum untuk menaikan perkara korupsi itu ke tahap penyidikan. Sudah dinaikan ke tahap penyidikan dengan nilai dugaan kerugian negara sementara Rp1,2 triliun,” ucap Ketut.

Terkait perkara korupsi tersebut, Ketut menjelaskan bahwa penyidik juga telah menggeledah tiga lokasi yaitu di Kantor Pusat Waskita Beton Precast Tbk pada 18 Mei 2022, Plant Karawang dan Plant Bojonegoro Serang pada Kamis 19 Mei 2022.

Mantan Wakajati Bali tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya belum menetapkan satu tersangka dalam kasus ini meskipun Kejagung sudah mendapatkan alat bukti yang cukup dan menetapkan saksi sehingga menaikan perkara ini ke tahap penyidikan.

“Penyidik telah melakukan penyitaan berupa dokumen-dokumen dan telah juga dilakuan pemeriksaan terhadap 17 orang sebagai saksi,”kata Ketut.

Baca juga : SEGERA…!FORMASI Desak Kejagung Periksa Airlangga Hartanto

Ketut juga menuturkan tentang penyimpangan dana di beberapa kegiatan Waskita Beton Precast. Berikut ini dugaan penyimpangan dana yang dilakukan: Proyek pembangunan Tol Kriyan Legundi Bunder dan Manyar (KLBM), Pekerjaan untuk memproduksi Tetrapod dari PT Semutama, Terdapat pengadaan batu split dengan penyedia PT Misi Mulia Metrical (PT MMM), Pengadaan pasir oleh rekanan atas nama PT Mitra Usaha Rakyat (PT MUR), Bahwa terdapat permasalahan atas transaksi jual beli tanah plant Bojanegara, Serang. (Red)

Baca Lainnya

PT Modern Beritikad Baik Dikorbankan, Matahukum Sebut Buruknya Administrasi Aset Daerah Banten

23 April 2026 - 01:10 WIB

Pt Modern Beritikad Baik Dikorbankan, Matahukum Sebut Buruknya Administrasi Aset Daerah Banten

Dave Laksono: Indonesia Harus Perkuat Kedaulatan di Tengah Geopolitik Global

22 April 2026 - 21:58 WIB

Dave Laksono: Indonesia Harus Perkuat Kedaulatan Di Tengah Geopolitik Global

LPI Dukung Pemerintah Segera Eksekusi Pajak Kapal Asing di Selat Malaka

22 April 2026 - 17:46 WIB

Lpi Dukung Pemerintah Segera Eksekusi Pajak Kapal Asing Di Selat Malaka
Trending di Nasional