Teropongistana.com Bandung — Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa politik sejati harus hadir lewat pelayanan, pemberdayaan, dan kerja kemanusiaan. Pesan ini menjadi jiwa utama dalam gelaran PKB Jabar Fest sekaligus pengukuhan DPAC PKB se-Jawa Barat yang digelar di Youth Centre Arcamanik, Bandung, Minggu (15/6).
Gus Muhaimin menekankan: partai politik tidak cukup hanya muncul saat menjelang pemilu. Kehadirannya harus terasa dalam keseharian masyarakat — saat menghadapi kesulitan ekonomi, butuh akses pendidikan dan kesehatan, maupun tantangan sosial lainnya.
“PKB harus menjadi tempat bergantung rakyat. Hadir saat mereka butuh pertolongan, butuh solusi, dan butuh harapan,” ujarnya.
Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda menambahkan, kegiatan ini adalah jembatan mempererat hubungan partai dengan masyarakat serta memperkuat tradisi pengabdian yang sudah menjadi ciri khas PKB. “Kerja politik harus beriringan dengan kerja sosial dan kemanusiaan, agar hasilnya bisa langsung dirasakan rakyat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB KH Maman Imanulhaq menegaskan bahwa tema “Padamu Jawa Barat, PKB Berkhidmat” bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus diwujudkan lewat tindakan nyata. Sebagai partai yang lahir dari tradisi pesantren, keberhasilan PKB tidak diukur dari banyaknya kursi, melainkan dari manfaat yang diberikan bagi masyarakat.
“Kader harus menjadi pelayan dan pendamping rakyat. Saat ada kesulitan, kader PKB harus jadi yang pertama datang dan terakhir pergi,” ujarnya seraya mengapresiasi layanan ambulans siaga serta program sosial yang ditampilkan dalam acara tersebut.
Lewat pengukuhan struktur di tingkat akar rumput ini, PKB menargetkan pelayanan yang lebih cepat dan tepat sasaran. Bagi partai ini, konsolidasi organisasi adalah sarana memperkuat pengabdian demi mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan bermartabat.









